Variabel Sistemik (Systemic Sources) Hubungan Internasional

Variabel Sistemik (Systemic Sources) Hubungan Internasional

Variabel Sistemik (Systemic Sources) Hubungan Internasional

Variabel Sistemik (Systemic Sources) Hubungan Internasional

Variabel sistemik memperhatikan kondisi eksternal yang dijadikan pengaruh dalam pembentukan politik luar negari dalam suatu negara. Variabel sistemik meliputi kebijaksanaan-kebijaksanaan dantindakan negra lain yang bisa merangsanga respon politik negara lain (Rossenau, 1976:18).

Rosenau memilah beberapa bagian yanga akan dipaparkan sebagai sumber sistemik, diantaranya :

  1. a)Size (Ukuran)

Secara konseptual maupun empiris, ukuran suatu negara dan jumlah penduduknya telah menjadi suatu keadaan secara psycological environment ataupun operational environmentyang sebagian besar dipengaruhi oleh penguasa dan rakyatnya.

Besarnya wilayah dan jumlah penduduk mempengaruhi pandangan dari para elit dan rakyat untuk memiliki tanggung jawab khusus dalam hubungan internasional, dan sebagaian besar tingkah laku eksternalnya cenderung mengakibatkan konflik internasional.

  1. b)Letak Geografi

Letak geografi merupakan konfigurasi jalur daratan, kesuburan tanah, iklim, lokasi pemukiman dan jalur air. Faktor geografis merupakan input yang penting bagi kebijakan luar negeri karena faktor ini membentuk persepsi dan pilihan bagi elit masyarakatnya. Ditinjau dari letak geografis terletak adanya perbedaan kondisi suatu negara untuk dikuasai oleh kekuatan eksternal dalam menentukan perkembangan kondisi negaranya.

  1. c)Great Power Structure (Struktur Kedaulatan Tertinggi)

Stuktur kedaulatan tertinggi merupakan pola hubungan yang terjadi diantara negara-negara yang paling berpengaruh dalam era sejarah. Struktur tersebut membentuk pola hubungan yang dapat berubah yang bergantung pada jumlah kekuatan yang terlibat dalam distribusi kapabilitas suatu negara tertentu.

  1. d)Aliansi

Aliansi adalah bagian dari struktur kekuatan adidaya. Aliansi juga merupakan bagian dari variabel sistemik yang cenderung berlangsung terus dan dapat berlaku sebagai input yang penting. Aliansi dapat mencangkup permasalahan yang kuat dengan komitmen untuk melakukan aksi di masa yang akan datang, juga merupakan mekanisme formal dalam pembuat keputusan.


Baca Juga :

You might be interested in …

Jenis-jenis hasil kebijakan

Jenis-jenis hasil kebijakan

Pendidikan

Jenis-jenis hasil kebijakan             Dalam memantau hasil kebijakan, harus dibedakan dua jenis hasil kebijakan, yaitu: keluaran (outputs), dan dampak (impacts). Keluaran kebijakan adalah barang, layanan, atau sumberdaya yang diterima oleh kelompok sasaran atau kelompok penerima (beneficiaries). Sebaliknya dampak kebijakan merupakan perubahan nyata pada tingkah laku atau sikap yang dihasilkan oleh keluaran kebijakan tersebut.             Dalam […]

Read More

PRINSIP KETUHANAN

Pendidikan

PRINSIP KETUHANAN Cita Ketuhanan dan Demokrasi Sejarah ketatanegaraan dimasa lalu telah mengajarkan kepada kita bahwa umat manusia tidak pernah berhenti memikirkan hubungan antara prinsip ketuhanan dengan persoalan kenegaraan. Seperti dalam sejarah bangsa-bangsa Eropa yang beranggapan bahwa tuhan diwujudkan dalam diri raja, sehingga pengertian kedaulatan raja dam kedaulatan tuhan berhimpit satu sama lain, yang kemudian dikenal […]

Read More
SEJARAH PUPUK ANORGANIK DI INDONESIA

SEJARAH PUPUK ANORGANIK DI INDONESIA

Pendidikan

SEJARAH PUPUK ANORGANIK DI INDONESIA sebuah proyek pada masa pemerintahan Orde Baru untuk mendorong produktivitas pertanian dengan menggunakan teknologi modern, yang diadakan sejak tahun 1990-an. Gebrakan revolusi hijau di Indonesia memang terlihat pada decade 1980-an. Waktu itu, pemerintah mengkomando penanaman padi, pemaksaan pemakaian bibit impor, pupuk kimia, dll. Indonesia yang Berjaya saat itu sempat mengalami […]

Read More