Usut joki, Panlok SBMPTN DIY bentuk tim investigasi

Usut joki, Panlok SBMPTN DIY bentuk tim investigasi

Usut joki, Panlok SBMPTN DIY bentuk tim investigasi

Usut joki, Panlok SBMPTN DIY bentuk tim investigasi
Usut joki, Panlok SBMPTN DIY bentuk tim investigasi

Panitia Lokal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) DIY

membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi menyusul ditemukan dua pelaku praktik perjokian di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dalam investigasinya, tim itu akan dibantu aparat kepolisian.

Ketua Panlok SBMPTN DIY Prof Dr Rochmat Wahab mengatakan, dalam upaya investigasi kasus perjokian tersebut, Panlok DIY membentuk tim beranggotakan tiga orang dari UNY sebagai Ketua penyelenggara SBMPTN DIY dan tiga orang dari UIN sebagai lokasi ditemukannya kasus perjokian.

“Tim ini akan bekerja selama satu minggu dengan target mengungkap sebanyak-banyaknya

tindak perjokian SBMPTN di DIY,” jelasnya, Rabu (19/6/2013).

Ditemui di ruang kerjanya, Rektor UNY ini juga menegaskan, pihaknya akan melindungi para calon mahasiswa yang terlibat jika mau kooperatif membantu Panlok mengejar dan mengungkap otak dari tindak kecurangan tersebut.

Ia pun mengatakan, tindak perjokian sampai saat ini belum ada landasan hukumnya sehingga susah untuk diperkarakan.

“Kasus perjokian semacam ini baru bisa diperkarakan jika si calon mahasiswa melaporkan

dengan tuduhan penipuan. Kasus seperti ini memang berdasarkan delik aduan. Namun kami sendiri dalam hal ini telah melibatkan kepolisian untuk membantu proses investigasi karena menurut keterangan Mr.X, ia diyakinkan oleh sang joki yang mengaku telah mengerjakan hal tersebut sejak 2003 lalu,” ungkapnya.

Sehari sebelumnya, pengawas di ruangan 314 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memergoki salah satu peserta ujian yang menggunakan alat komunikasi berupa jam tangan kombinasi telepon seluler.

Sindikat perjokian yang melibatkan peserta perempuan berinisial PW tersebut disinyalir berbeda dengan sindikat perjokian yang dihubungi oleh Mr.X yang ditangkap di hari kedua.

Selain itu, pengawas pun mencurigai dua peserta yang turut terlibat perjokian itu. Namun kebenarannya masih akan ditelusuri.

 

Sumber :

http://sitialfiah.blogs.uny.ac.id/ciri-ciri-tumbuhan-paku/

You might be interested in …

Cerpen tentang Politik

Cerpen tentang Politik

Pendidikan

Cerpen tentang Politik Foto-foto yang terselip di tiap halaman album kusam itu seakan menghidupkan sejarah yang telah berlalu. Sejarah yang penuh darah dan api perjuangan. Barangkali foto-foto itu menjadi bukti bahwa sejarah tak mampu dibohongi hanya dengan teriakan dan orasi-orasi semata. Sejarah itu kejam. Sejarah itu perlawanan. Sejarah itu pemerasan dan penindasan. Namun, sejarah juga […]

Read More
Ringkasan Temuan

Ringkasan Temuan

Pendidikan

Ringkasan Temuan Setelah dilakukan pemetaan terhadap kondisi sosial dan ekonomi, maka diperoleh 9 kriteria kondisi sosial ekonomi. Dari masing-masing kriteria tersebut, dipilih masing-masing satu kelurahan yang dianggap mewakili kondisi sosial ekonomi (dengan didasarkan atas pertimbangan tertentu), dimana akhirnya diperoleh 9 kelurahan yang menjadi wilayah studi, meliputi Kelurahan Tandang, Wonosari, Mangunharjo, Bandarharjo, Bendan Dhuwur, Miroto, Candi, […]

Read More
Dampak APBN terhadap Perekonomian

Dampak APBN terhadap Perekonomian

Pendidikan

Dampak APBN terhadap Perekonomian Cara untuk menggolongkan pos-pos penerimaan dan pengeluaran yang masing-masing menghasilkan tolok ukur yang berbeda mengenai dampak APBN nya. Ada empat tolak ukur dampak APBN, yaitu : Ada empat tolok ukur dampak APBN, yaitu : 1. ¬†SALDO ANGGARAN KESELURUHAN Konsep ini ingin mengukur besarnya pinjaman bersih pemerintah dan didefinisikan sebagai : ¬† […]

Read More