Tugas-tugas perkembangan

Tugas-tugas perkembangan

Tugas-tugas perkembangan

Tugas-tugas perkembangan tersebut oleh Havighurst dikaitkan dengan fungsi belajar, karena pada hakikatnya perkembangan kehidupan manusia dipandang sebagai upaya mempelajari norma kehidupan dan budaya masyarakat agar mereka mampu melakukan penyesuaian diri dengan baik di dalam kehidupan nyata.

Havighurst (Garrison, 1956: 14-15) mengemukakan 10 jenis tugas perkembangan remaja, yaitu:

  1. Mencapai hubungan dengan teman lawan jenisnya secara lebih memuaskan dan matang.
  2. Mencapai perasaan seks dewasa yang diterima secara sosial.
  3. Menerima keadaan badannya dan menggunakannya secara efektif.
  4. Mencapai kebebasan emosional dari orang dewasa.
  5. Mencapai kebebasan ekonomi.
  6. Memilih dan menyiapkan suatu pekerjaan.
  7. Menyiapkan perkawinan dan kehidupan berkeluarga.
  8. Mengembangkan keterampilan dan konsep intelektual yang perlu bagi warga negara yang kompeten.
  9. Menginginkan dan mencapai tingkah laku yang bertanggung jawab secara sosial.
  10. Menggapai suatu perangkat nilai yang digunakan sebagai pedoman tingkah laku.
  1. Hukum-Hukum pertumbuhan dan perkembangan.

Hukum-hukum perkembangan itu antara lain:

  1. Hukum Cephalocoudal.

Hukum ini berlaku pada pertumbuhan fisik yang menyatakan bahwa pertumbuhan fisik dimulai dari kepala ke arah kaki. Bagian-bagian kepala tumbuh lebih dulu daripada bagian lain.

  1. Hukum Proximodistal.

Hukum yang berlaku pada pertumbuhan fisik, dan menurut hukum ini pertumbuhan fisik berpusat pada sumbu dan mengarah ke tepi. Alat-alat tubuh yang terdapat di pusat seperti jantung, hati, dan alat-alat pencernaan lebih dahulu berfungsi daripada anggota tubuh yang ada di tepi.

  1. Perkembangan terjadi dari umum ke khusus.

Pada setiap aspek terjadi proses perkembangan yang dimulai dari hal-hal yang khusus, kemudian secara sedikit demi sedikit meningkat ke hal-hal khusus. Terjadi proses diferensiasi seperti dikemukakan oleh Werner. Anak mampu lebih dulu menggerakan lengan atas, lengan bawah, tepuk tangan terlebih dahulu daripada menggerakan jari tangannya. Anak akan mampu lebih dahulu menggerakan tubuhnya sebelum ia bisa mempergunakan kedua tungkainya untuk menyangga batang tubuhnya, melangkahkan kaki dan berjalan.

  1. Perkembangan berlangsung dalam tahapan-tahapan perkembangan.

Pada setiap masa perkembangan terdapat ciri-ciri perkembangan yang berbeda antara ciri-ciri ang ada pada suatu masa perkembangan dengan ciri-ciri yang ada pada masa perkembangan yang lain.

  1. Hukum Tempo dan Ritme perkembangan.

Tahapan perkembangan berlangsung secara berurutan, terus-menerus dan dalam tempo perkembangan yang relatif tetap serta bisa berlaku umum.


  1. Remaja: Karakteristik pertumbuhan dan perkembangan.

Remaja sulit didefinisikan secara mutlak. Oleh karena itu, dicoba untuk memahami remaja menurut berbagai sudut pandangan, antara lain:

  1. Remaja menurut Hukum.

Dalam hubungan hukum, tampaknya hanya UU perkawinan saja yang mengenal konsep “remaja” walaupun tidak secara terbuka.

  1. Perkembangan fisik.

Masa remaja dikenal sebagai suatu tahap perkembangan fisik di mana alat-alat kelamin manusia mencapai kematangannya.

  1. Batasan remaja menurut WHO.

Remaja adalah suatu masa pertumbuhan di mana:

o  Individu dari pertama kali menunjukan tanda seksual sekundernya hingga mencapai kematangan seksual.

o  Individu mengalami perkembangan psikologi dari kanak-kanak mejadi dewasa.

o  Terjadi peralihan dari ketergantungan sosial-ekonomi yang penuh kepada keadaan yang relatif lebih mandiri.

  1. Remaja dari faktor Sosial Psikologis.

Puncak perkembangan jiwa remaja ditandai dengan adanya proses perubahan dari kondisi ‘entropy’ ke kondisi ‘negen-tropy’.

You might be interested in …

Penerapan Standar Internasional

Penerapan Standar Internasional

Pendidikan

Penerapan Standar Internasional Standar akuntansi internasional digunakan sebagai hasil dari : 1. Perjanjian internasional atau politis 2. Kepatuhan secara sukarela (atau yang didorong secara professional) 3. Keputusan oleh badan pembuat standar akuntansi internasional   Beberapa Peristiwa penting Dalam Sejarah Penentuan Standar Akuntansi Internasional 1959- Jacob Kraayenhof, mitra pendiri sebuah firma akuntan independen Eropa yang utama, […]

Read More
Pentingnya pendidikan tentang HAM

Pentingnya pendidikan tentang HAM

Pendidikan

Pentingnya pendidikan tentang HAM Pentingnya Pendidikan Berbasis Hak Asasi Manusia Oleh Benni Setiawan Penulis Buku Agenda Pendidikan Nasional tinggal di Yogyakarta ISU hak asasi manusia (HAM) di Indonesia mulai mendapat tanggapan yang beragam dari masyarakat pascajatuhnya HM Soeharto dari kursi kepresidenan. Perbincangan mengenai HAM sering kali dikaitkan dengan rezim Orde Baru yang otoriter. Kasus-kasus yang […]

Read More

PENGERTIAN KOLOID

Pendidikan

PENGERTIAN KOLOID Koloid adalah suatu campuran zat heterogen (dua fase) antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid (fase terdispersi/yang dipecah) tersebar secara merata di dalam zat lain (medium pendispersi/ pemecah). Ukuran partikel koloid berkisar antara 1-100 nm. Ukuran yang dimaksud dapat berupa diameter, panjang, lebar, maupun tebal dari suatu partikel. […]

Read More