Tim Peneliti Fakultas Farmasi Unpad Luncurkan Produk ‘Teh Dia’

Tim Peneliti Fakultas Farmasi Unpad Luncurkan Produk 'Teh Dia'

Tim Peneliti Fakultas Farmasi Unpad Luncurkan Produk ‘Teh Dia’

Tim Peneliti Fakultas Farmasi Unpad Luncurkan Produk 'Teh Dia'
Tim Peneliti Fakultas Farmasi Unpad Luncurkan Produk ‘Teh Dia’

Tim Peneliti Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran (FFUP) melakukan soft launching produk ‘TEHDIA’

pada Bandung International Conference on Collaborative Pharmacy Research 2018 di Hotel Grand Preanger, Bandung.

Dengan bertemakan ‘Unlocking The Potential for Innovation and Collaboration: Industry Meets Academia’ yang bertujuan untuk penguatan kolaborasi riset serta kerjasama dengan industri dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta peningkatan peran dalam pengabdian masyarakat.

Ketua tim peneliti, Dr. Keri Lestari Dandan, mengatakan Teh Dia merupakan minuman

teh fungsional (nutrasetikal) yang mempunyai khasiat untuk membantu mengendalikan kadar gula darah, dengan nilai LD50 yang menunjukan keamanan penggunaan.

“Keistimewaan produk teh stevia yang dikembangkan ini berhasil menyajikan rasa teh tanpa after taste ketar yang biasanya melekat pada herbal stevia,” ungkapnya, Kamis (05/04).

Ia pun menambahkan, Teh Dia merupakan ramuan eksklusif teh terbaik dan daun stevia yang mengandung senyawa stevosida. Makanan yang mengandung stevia sebagai pemanis tidak memungkinkan pertumbuhan bakteri dan ragi.

“Dalam tubuh stevosida akan mengalami hidrolisis menjadi steviolbiosida yang dengan segera

akan diubah menjadi steviol. Steviol ini yang akan meningkatkan aktivitas insulin di dalam tubuh sehingga kadar gula dalam darah akan menurun sehingga stevia berpotensi untuk antidiabetes dan dapat mencegah penyakit diabetes melitus,” terangnya.

Daun stevia sendiri memiliki rasa manis sekitar 200 hingga 300 kali gula biasa, namun memiliki nol kalori. Sehingga Teh Dia menjadi satu-satunya teh manis alami yang diseduh tanpa gula tambahan.

“Daun stevia dapat digunakan sebagai gula pengganti alami yang lebih sehat dan tidak menyebabkan kenaikan gula darah, bahkan membantu mengendalikan kadar gula darah,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://egriechen.info/nilai-dari-proses-pembuatan-pinisi/

You might be interested in …

Tiga Ruang Nyaris Amburuk, Puluhan Siswa SDN Sukaluyu Dihantui Ketakutan

Tiga Ruang Nyaris Amburuk, Puluhan Siswa SDN Sukaluyu Dihantui Ketakutan

Pendidikan

Tiga Ruang Nyaris Amburuk, Puluhan Siswa SDN Sukaluyu Dihantui Ketakutan Memprihatinkan. Itulah yang kini dialami puluhan siswa SDN Sukaluyu , Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Kini, mereka dihantui ketakutan lantaran bangunan sekolah tempat mereka belajar, nyaris ambruk. Dari pantauan Radar Bogor, tiga ruang kelas kondisinya sangat memprihatinkan. Tidak sedikit eternit ruang kelas berlubang. Bahkan, […]

Read More
KEHIDUPAN MASYARAKAT KERAJAAN KUTAI

KEHIDUPAN MASYARAKAT KERAJAAN KUTAI

Pendidikan

KEHIDUPAN MASYARAKAT KERAJAAN KUTAI   1. Kehidupan Sosial Kehidupan sosial di Kerajaan Kutai merupakan terjemahan dari prasasti-prasasti yang ditemukan oleh para ahli. Diantara terjemahan tersebut ialah sebagai berikut: Masyarakat di Kerajaan Kutai tertata, tertib dan teratur. Masyarakat di Kerajaan Kutai mempunyai kemampuan menyesuaikan diri dengan budaya luar (India), mengikuti rujukan perubahan zaman dengan tetap memelihara […]

Read More
SMK Kesehatan Mandala Bhakti Gelar Kemah Ambalan Baru

SMK Kesehatan Mandala Bhakti Gelar Kemah Ambalan Baru

Pendidikan

SMK Kesehatan Mandala Bhakti Gelar Kemah Ambalan Baru Dalam rangkaian penerimaan tamu Ambalan Baru dan pelantikan Bantara , SMK Kesehatan Mandala Bhakti Surakarta melaksanakan kemah untuk siswa kelas X dan XI di Bumi Perkemahan Delingan Karanganyar. Kamis (8/8/2019). Baca Juga : Serunya Siswa SD Marsudirini Solo Dalam Aneka Lomba HUT RI Diikuti oleh sebanyak 367 […]

Read More