Teater Klasik

Table of Contents

Teater Klasik

Ciri-cirinya sebagai berikut:

Ø  Materi berdasarkan motif yunani/romawi, baik dari segi cerita sejarah maupunn cerita klasik.

Ø  Ditulis dalam bentuk sajak berirama.

Ø  Aktingnya bergaya deklanasi.

Ø  Laku statis, monolog sangat panjang untuk memberi kesempatan deklarasi yang berlebih-lebihan, akibatnya laku dramatis terlambat.

Ø  Aliran ini tunduk pada trilogi aristoteles.

Tokoh-tokohnya:

Ø  Piere corneille

Ø  jean racine

Ø  joost van de vandel

  1. Romantik

Aliran ini berkembang dan tumbuh pada abad ke-18, aliran ini sukar untuk memberi penjelasan secara umum, namun yang jelas drama romantik juga bertentangan dengan aliran drama klasik, mereka tidak mematuhi hukum-hukum drama yang tetap.

Ciri-ciri aliran romantik ini adalah:

Ø  Kebebasan bentuk

Ø  Isinya yang fantastis namun sering tidak logis.

Ø  Materinya tentang bunuh-membunuh, teriakan-teriakan dalam gelap, korban pembunuhan yang hidup kembali, tokoh-tokohnya sentimental.

Ø  Mementingkan keindahan bahasa atau bisa dikatakan putis-puitis.

Ø  Dalam penyutradaraan segi visual ditonjolkan.

Ø  Akting-aktingnya bernafsu bombastis, mimik wajah yang berlebih-lebihan.

Tokoh-tokoh aliran romantik ini adalah:

Ø  Victor Hugo

Ø  Heindrich von kleist, dramanya “prinz friedrich von hamburg”

Ø  Christian dietriech grabbe , dramanya”hanibal”.

  1. Ekspresionisme

Ekspresionisme adalah seni menyatakan ekspresionisme dalam bentuk drama yang lahir sesudah masa peperangan dunia I, banyak mendapat pengaruh realisme, bersifat ekstrem atau lebih menantang, mementaskan khaos dengan kekosongan, hanya sedikit naskah yang tinggal, sangat berkembang dinegara-negara yang mengalami kehebatan perang dan revolusi seperti jerman dan rusia.

Ciri-cirinya

Ø  Pergantian adegan cepat

Ø  Pengunaan pentas yang ekstrim.

Ø  Fragmen-fragmen yang filis ( meniru gaya dan cara film) misalnya layar diproyeksikan seperti filem.

Pelopornya adalah

Ø  Vincent Van Gogh, Paul Klee, Emile Nolde, W . Kandinsky, dan Edvard Munch

sumber :

https://daftarpaket.co.id/seva-mobil-bekas/

You might be interested in …

 Tahap Oral

Pendidikan

 Tahap Oral Tahap ini terjadi pada 18 bulan pertama kehidupan, dimana perkembangan bayi terpusat di sekitar mulut. Mengunyah, mengisap, dan menggigit adalah sumber kesenangan bayi. Bayi terdorong untuk memuaskan nafsu lapar dan dahaga mereka, dan mereka beralih ke payudara ibu atau botol susu untuk dapat memenuhi nafsu ini, begitu juga dengan rasa aman dan kesenangan […]

Read More
Zonasi PPDB Dikeluhkan

Zonasi PPDB Dikeluhkan

Pendidikan

Zonasi PPDB Dikeluhkan Sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diterapkan oleh pemerintah memicu berbagai masalah disejulah daerah. Sebab, banyak anggapan bawa para siswa tidak leluasa lagi memilih sekolah. Anggota Komisi X DPR yang membidangi pendidikan Ferdiansyah menilai, kuota zonasi yang dipatok minimal 90 persen seharusnya dilakukan secara bertahap. Tahap awal Kemendikbud untuk […]

Read More
Kebijakan dan strategi

Kebijakan dan strategi

Pendidikan

Kebijakan dan strategi Kebijakan (1) : Melembagakan sistem penyelenggaraan perumahan dan permukiman dengan pelibatan masyarakat sebagai pelaku utama. Penyelenggaraan perumahan dan permukiman yang berbasis pada pelibatan masyarakat sebagai pelaku utama harus dapat dilembagakan secara berlanjut sampai pada tingkat komunitas lokal, dan didukung secara efektif oleh sistem wilayah/regional dan sistem pusat/nasional. Untuk mengaktualisasikan pelaksanaan misi pemberdayaan, […]

Read More