Tahapan Siklus Daur Nitrogen

Tahapan Siklus Daur Nitrogen

Tahapan Siklus Daur Nitrogen

Tahapan Siklus Daur Nitrogen
Tahapan Siklus Daur Nitrogen

1. Petir

Petir mempunyai energi yang sangat besar yang bisa dipakai untuk memecah N di atmosfer sehingga bisa bereaksi dengan oksigen dan membentuk nitrat (NO3). Nitrat (NO3) jatuh ke tanah dengan air hujan dalam siklus air sehingga menjadi nutrisi penting dalam menunjang kesuburan tanaman.

2. Fiksasi

Ada beberapa basil yang mempunyai kemampuan untuk mengikat nitrogen di udara (N2) ke bentuk ikatan di tanah (NO 3). Bakteri yang mempunyai kemampuan ini menyerupai basil Rhizobium, basil Marsiella crenata, Azotobacter, Rhodospirillum, Clostridium, dan kemoautotrof. Kedua basil ini bersimbiosis dengan tumbuhan Leguminosa (kacang) dan membentuk nodul akar. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-negara/)

3. Penambangan

Nitrogen diperlukan tumbuhan untuk mendapat pertumbuhan maksimal. Petani biasanya memperlihatkan pupuk perhiasan pada tanaman. Pupuk nitrogen menyerupai Urea dan ZA diperoleh melalui proses penambangan nitrogen di udara. Pertambangan jenis ini hanya bisa dilakukan dengan derma teknologi tinggi.