Sumber Hukum Perdata

 Sumber Hukum Perdata

 Sumber Hukum Perdata

 Sumber Hukum Perdata

Sumber hukum adalah segala sesuatu yang menimbulkan aturan-aturan yang mempunyai kekuatan yang bersifat memaksa, yakni aturan-aturan yang kalau dilanggar mengakibatkan timbulnya sanksi yang tegas dan nyataSumber hukum perdata adalah asal mula hukum perdata atau tempat dimana hukum perdata di temukan.

Volamar membagi sumber hukum perdata menjadi empat macam. Yaitu KUHperdata ,traktat, yurisprudensi, dan kebiasaan. Dari keempat sumber tersebut dibagi lagi menjadi dua macam, yaitu sumber hukum perdata tertulis dan tidak tertulis. Yang dimaksud dengan sumber hukum perdata tertulis yaitu tempat ditemukannya kaidah-kaidah hukum perdata yang berasal dari sumber tertulis. Umumnya kaidah hukum perdata tertulis terdapat di dalam peraturan perundang-undangan, traktat, dan yurisprudensi. Sumber hukum perdata tidak tertulis adalah tempat ditemukannya kaidah hukum perdata yang berasal dari sumber tidak tertulis. Seperti terdapat dalam hukum kebiasaan.

Yang menjadi sumber perdata tertulis yaitu:

  1. AB (algemene bepalingen van Wetgeving) ketentuan umum permerintah Hindia Belanda
  2. KUHPerdata (BW)
  3. KUH dagang
  4. UU No 1 Tahun 1974
  5. UU No 5 Tahun 1960 Tentang Agraria.

 

  1. SistematikaHukum Perdata

 

Sistematika, yang di dalam bahasa Inggris, disebut systematics, bahasa Belandanya, yaitu systematiken, yaitu susunan atau struktur dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Di negara-negara yang menganut sistem Common Law tidak mengenal pembagian antara hukum publik dan hukum privat. Sehingga hukum perdatanya tidak dibuat dalam sebuah kodifikasi, tetapi ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan hukum perdata tersebar dalam berbagai act atau undang-undang. Namun, di dalam sistem hukum yang menganut Civil Law, maka sumber hukum utama, yaitu hukum kodifikasi yang tercantum dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Berikut ini, disajikan sistematika Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yang berlaku di Indonesia, Belanda, Rusia, Perancis dan Jerman.

Sistematika KUH Perdata yang berlaku di Indonesia, meliputi :

Buku I                   : tentang orang

Buku II                  : tentang Hukum Perdata

Buku III                 : tentang Perikanan

Buku IV                : tentang Pembuktian dan Daluarsa

Di Belanda, Kitab Undang-Undang Hukum Perdatanya telah dilakukan penyempurnaan. Dengan adanya penyempurnaan itu, maka terjadi perubahan sistematika, yang semula hanya terdiri atas lima buku, yang meliputi :

Buku I   : tentang hukum orang dan keluarga (Personen-en-Familierecht)

Buku II  : tentang Badan Hukum (Rechrspersoon)

Buku III : tentang Hukum Kebendaan (Van Verbindtenissen)

Buku IV : tentang Daluarsa (Van Verjaring)

 

sumber :

https://swiss3awatches.com/iron-curtain-racing-apk/

You might be interested in …

Cara Budidaya Bunga Lily

Cara Budidaya Bunga Lily

Pendidikan

Cara Budidaya Bunga Lily Persiapan Pembudidayaan     a.Tahap Pemilihan Benih Umbi Setelah panen, benih umbi yang akan ditanam dipilih dan segera ditanam dengan memilih umbi yang tidak memiliki lapisan luar yang disebut dengan tunik yang melindungi umbi dari kekeringan. Semakin cepat  umbi lily ditanam maka akan semakin cepat pertumbuhannya.   Media Tanam Tanaman lily menyukai sinar matahari, tapi umbinya […]

Read More

Marfologi Jenis Ikan Cakalang

Pendidikan

Marfologi Jenis Ikan Cakalang Morfologi pada ikan cakalang (K. pelamis). Cakalang termasuk jenis ikan tuna dalam famili Scombridae, species Katsuwonus pelamis. Collete (1983) menjelaskan ciri-ciri morfologi cakalang yaitu tubuh berbentuk fusiform, memanjang dan agak bulat, tapis insang (gill rakers) berjumlah 53- 63 pada helai pertama. Mempunyai dua sirip punggung yang terpisah. Pada sirip punggung yang pertama terdapat 14-16 jari-jari keras, jari-jari […]

Read More
Pemerintah Janji Berikan Pendidikan Berkualitas dan Merata

Pemerintah Janji Berikan Pendidikan Berkualitas dan Merata

Pendidikan

Pemerintah Janji Berikan Pendidikan Berkualitas dan Merata     Pemerintah berjanji untuk memberikan pendidikan berkualitas kepada seluruh masyarakat. Pemerintah juga berkomitmen memberikan pendidikan secara merata di seluruh Indonesia. Berkaitan janji tersebut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengunjungi Provinsi Bengkulu. Puan mengawali dengan mengunjungi SD Negeri 61 dan PAUD Melati […]

Read More