Struktur Birokrasi

 Struktur Birokrasi

Kerajaan Sriwijaya menerapkan struktur birokrasi yang bersifat langsung, karena raja berperan penting dalam pengawasan terhadap tempat-tempat yang dianggap strategis. Raja dapat memberikan penghargaan terhadap penguasa daerah yang setia dan sebaliknya dapat menjatuhi hukumanterhadap penguasa daerah yang tidak setia kepada kerajaan.

Dalam beberapa prasasti disebutkan tentang pelaksanaan suatu keputusan raja, lengkap dengan perincian hadiah atau sanksi yang dapat diterima dalam suatu peristiwa. Selain itu, ditemukan prasasti-prasasti yang mencatat masalah-masalah penyelesaian hokum sengketa antarwarga. Hal yang menarik bahwa sebagian prasasti memuat ancaman-ancaman atau kutukan-kutukan yang ditujukan kepada keluarga raja itu sendiri. Walaupun kedengarannya aneh, namun ada pendapat yang menganggap bahwa hal itu sangat mungkin terjadi, karena keluarga-keluarga raja yang menjadi ancaman itu, kekuasaannya berada di luar pengawasan langsung dari raja yang berkuasa.

2.8 Kehidupan Ekonomi

Penguasaan Kerajaan Sriwijaya di urat nadi perhubungan pelayaran dan perdagangan Asia Tenggara yaitu di Selat Malaka, mempunyai arti penting bagi perekonomian kerajaan. Karena banyak kapal-kapal asing yang singgah untuk menambah air minum, perbekalan makanan, istirahat, atau melakukan aktivitas perdagangan. Karena bertambah ramainya kegiatan perdagangan di Selat Malaka, Sriwijaya membangun ibukota baru di Semenanjung Malaka, yaitu di Ligor yang dibuktikan dengan Parasasti Ligor (755 M). Pendirian ibukota Ligor tersebut bukan berarti meninggalkan ibukota di Sumatera Selatan, melainkan hanya untuk melakukan pengawasan lebih dekat terhadap aktivitas perdagangan di Selat Malaka atau menghindari penyeberangan yang dilakukan oleh para pedagang melalui Tanah Genting Kra.

Menurut catatan asing, bumi Sriwijaya menghasilkan cengkeh, kapulaga, pala, lada, pinang, kayu gaharu, kayu cendana, kapur barus, gading, timah, emas, perak, kayu hitam, kayu sapan, rempah-rempah dan penyu. Barang-barang tersebut dijual atau dibarter dengan kain katu, sutera dan porselen melalui relasi dagang dengan Cina, India, Arab dan Madagaskar.

sumber :

 

https://icanhasmotivation.com/cara-beli-mobil-bekas-online/

You might be interested in …

Teori Tentang Perbedaan Karangan

Teori Tentang Perbedaan Karangan

Pendidikan

Teori Tentang Perbedaan Karangan Definisi Karangan Definisi karangan menurut ahli : Lamudin Finoza (2009:234), karangan adalah suatu gagasan secara resmi dan teratur tentang suatu topik atau pokok bahasan. E. Kosasih (2003:26), karangan adalah bentuk tulisan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan pengarang dalam satu kesatuan tema yang utuh. Gie (1995:17), karangan adalah suatu bentuk pengertian yang memiliki hasil perwujudan […]

Read More
Ajak Seniman Turun ke Bawah

Ajak Seniman Turun ke Bawah

Pendidikan

Ajak Seniman Turun ke Bawah Dalam menghidupkan pelaku seni diperlukan kerangka hukum yang jelas, sehingga hadirnya negara hanya sebagai fasilitator. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan, instrumen seni tidak diperlukan, namun rakyat bisa merasakan kehadirannya di ruang publik. Dengan dasar itu Anies mengajak seniman turun ke lapisan masyarakat paling bawah. Salah satunya membagikan pengalaman […]

Read More
SMPN 6 Ambon Gelar MPLS

SMPN 6 Ambon Gelar MPLS

Pendidikan

SMPN 6 Ambon Gelar MPLS SMP Negeri 6 Ambon akan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kepada calon siswa selama tiga hari terhitung tanggal 13-15 Juli 2016. Demikian penjelasan Kepala SMPN 6 Ambon Drs. Jan Mahulette, M.M.Pd kepada wartawan di ruang kerjanya Senin (11/7). Menurutnya, pelaksanaan MPLS itu sangat penting bagi calon siswa, karena mereka […]

Read More