Sinergi

Sinergi

Table of Contents

Sinergi

Sinergi
Walaupun konsep synergi telah dijelaskan diatas namun, penggunaan konsep synergi di sini digunakan secara lebih luas. Sinergi berasal dari kata Greek ‘synergia’ atau ‘synergos’ yang berarti bekerja sama. Peter Corning ( Synergy and Self-Organization In The Evolution Of Complex Systems – www.complexsystems.org ) yang telah turut memperjelas fenomena, ini yang rata-rata berlaku dalam alam binatang, tumbuhan dan manusia. Pendek kata, fenomena ini berlaku secara meluas dalam berbagai bidang sains seperti kimia, fizika, biologi, dan sebagainya.
Menurut Corning, sinergi adalah kesan yang tidak dapat dicapai oleh individu Corning berbanding dengan Covey. Corning juga menyebut tentang sinergi positif dan negatif. Ini bermakna sinergi juga mampu melipatgandakan kesan-kesan buruk dalam keadaan tertentu.
Dalam hal ini Corning menyebutkan dua prinsip :
Fenomena ‘threshold'(threshold phenomenon) dan
Perkongsian kos dan resiko.
Fenomena ‘threshold’ adalah sinergi atau kesan yang berlaku apabila gabungan bagian-bagian mencapai satu tahap atau peringkat di mana satu kesan keseluruhan baru dapat terwujud. Di peringkat global peralihan dari era perindustrian sampai era informasi adalah satu contoh yang jelas. Penentuan tempat dan resiko juga adalah satu bentuk kerjasama sinergistik yang dapat dilihat dalam dunia hewan dan juga manusia. Dalam dunia hewan fenomena ini terlihat dalam aktivitas memburu secara kelompok dan migrasi secara kelompok. Kecenderungan ini dapat dilihat juga dalam masyarakat kita melalui gabungan seperti koperasi. Bentuk-bentuk sinergi yang terdapat dalam alam ciptaan dapat kita manfaatkan sebagai individu dan kumpulan individu supaya menghasilkan kesan yang berganda. Jika kita fahami bentuk-bentuknya sinergi bisa dibilang sebagai satu pencetus atau penggerak dalam organisasi.

Perubahan Paradigma

Perkataan perubahan paradigma dipopularkan oleh Thomas Kuhn dalam tahun 1963 ( The Structure of Scientific Revolution – www. Taketheleap.com). Menurut Kuhn, kemajuan ilmiah bukanlah satu proses evolusi, tapi satu ciri yang dibentuk oleh revolusi intelektual. Dalam revolusi ini berlaku satu penggantian dalam tassawur atau konsep ‘world view’. Definisi di sini lebih berdasar kepada paradigma sebagai model, pola atau cara kita melihat dan menilai satu realiti atau keadaan – satu set peraturan atau kerangka yang kita pegang. Apabila berlaku perubahan dalam paradigma, maka ini disebut sebagai satu perubahan paradigma. Dalam banyak aspek, kehidupan manusia telah banyak berubah. Perubahan ini telah di pacu oleh berbagai faktor seperti teknologi dan juga kemajuan di bidang sains. Perubahan- perubahan ini akan mencetuskan perubahan- perubahan lain seperti cara kita berkerja dan seterusnya menuntut penilaian kepada aspek-aspek kerja yang lain dan yang berkaitan. Pemikiran kita juga harus berubah agar membolehkan kita tterus berfungsi seiring dengan tuntutan- tuntutan baru ini.
baca juga

You might be interested in …

Pemerintah Luncurkan Pendidikan Vokasi Industri di Jakarta dan Banten

Pemerintah Luncurkan Pendidikan Vokasi Industri di Jakarta dan Banten

Pendidikan

Pemerintah Luncurkan Pendidikan Vokasi Industri di Jakarta dan Banten Kemendikbud — Pemerintah meluncurkan Program Pendidikan Vokasi Industri untuk Wilayah DKI Jakarta dan Banten. Peluncuran dihadiri Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebduayaan (Menko PMK) Puan Maharani, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, di Kota Cilegon, […]

Read More

Penyakit paru

Pendidikan

Penyakit paru Risiko terkena pneumonia, emfisema dan bronkitis kronis meningkat karena merokok. Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Penyakit paru-paru ini dapat berlangsung dan bertambah buruk dari waktu ke waktu sampai orang tersebut akhirnya meninggal karena kondisi tersebut. Orang-orang berumur 40 tahun bisa mendapatkan emfisema atau bronkitis, tapi gejala biasanya akan*jauh […]

Read More
Tolak Full Day School, Pengurus PBNU Ngadu ke Wapres JK

Tolak Full Day School, Pengurus PBNU Ngadu ke Wapres JK

Pendidikan

Tolak Full Day School, Pengurus PBNU Ngadu ke Wapres JK Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj diterima Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk memberikan pandangan terkait kebijakan lima hari sekolah atau full day school. Kebijakan yang dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy ini kini tengah menjadi sorotan dan polemik. Kepada […]

Read More