Sekolah Ibu Diklaim Bisa Selamatkan Keluarga

Sekolah Ibu Diklaim Bisa Selamatkan Keluarga

Sekolah Ibu Diklaim Bisa Selamatkan Keluarga

Sekolah Ibu Diklaim Bisa Selamatkan Keluarga
Sekolah Ibu Diklaim Bisa Selamatkan Keluarga

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meresmikan Sekolah Ibu di gedung Poetri Ballroom SKI,

Kecamatan Bogor Timur, kemarin. Sekolah ini diklaim bisa menyelamatkan permasalahan keluarga sekaligus dapat meningkatkan kapasitas ibu dalam mengurus rumah tangga dan mendidik anak-anaknya. “Sejauh ini para ibu memiliki peran yang sangat strategis, sangat utama dan sangat luar biasa dalam keluarga. Sekolah Ibu Kota Bogor diciptakan bagi para ibu untuk bersama-sama dengan para bapak guna melahirkan keluarga yang utuh, baik dan bagus,” kata Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Bogor, Yane Ardian.

Menurutnya, Sekolah Ibu ini merupakan sekolah yang pertama di Jawa Barat.

Sekolah ini lahir karena adanya kepedulian sebagai seorang ibu atas fenomena sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. “Kami membutuhkan waktu 2 tahun mempersiapkan segala sesuatunya untuk mendirikan dan meresmikan Sekolah Ibu. Harapan kami dengan adanya Sekolah Ibu bisa menjadi solusi bagi keluarga, khususnya para ibu untuk menuntaskan permasalahan-permasalahan keluarga yang dihadapi para ibu maupun yang ada di tengah masyarakat,” katanya saat menghadiri Peresmian sekolah tersebut.

Yane menjelaskan, sekolah Ibu direncanakan berjalan mulai Kamis (19/7) secara serentak di seluruh kelurahan se-Kota Bogor. Kegiatan pembelajarannya akan dilaksanakan seminggu dua kali, yakni Senin dan Kamis pada 13:00 WIB. “Untuk ruang kelas menggunakan aula di setiap kelurahan. Khusus para pengajar sebelum memberikan materi yang terangkum dalam 19 modul, terlebih dahulu mengikuti training selama lima hari di Sekretariat TP-PKK Kota Bogor yang sudah dilaksanakan saat bulan ramadhan lalu,”

Ia melanjutkan, para pengajar yang jumlahnya kurang lebih mencapai 68, memiliki latar belakang profesi

mengajar tentang ilmu ketahanan keluarga. Diantaranya seperti manajemen keluarga, manajemen keuangan keluarga, mengelola potensi diri, memahami kepribadian anggota keluarga, bahkan tentang bela negara dan cinta tanah air serta materi ketahanan keluarga lainnya. “Modul ini sendiri disusun langsung oleh para pengurus TP-PKK Kota Bogor. Sedangkan untuk para pengajarnya harus memiliki kualifikasi dan syarat tertentu, yang pasti harus sudah menikah dan memiliki anak, pendidikan minimal sarjana (S1), status pernikahannya harus utuh jangan yang sudah bercerai serta usianya tidak lebih dari 50 tahun,” ungkapnya

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/nQDM/history-of-the-statue-of-liberty

You might be interested in …

320 Kepala SD di Kabupaten Mojokerto Terima SK Bupati

320 Kepala SD di Kabupaten Mojokerto Terima SK Bupati

Pendidikan

320 Kepala SD di Kabupaten Mojokerto Terima SK Bupati Sebanyak 320 orang kepala Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Mojokerto menerima Surat Keputusan (SK) Bupati Mojokerto. Mereka yakni penugasan guru sebagai kepala sekolah, mutasi guru dengan penugasan sebagai kepala sekolah dan penunjukan pelaksana tugas kepala sekolah. Jumlah tersebut terdiri dari 216 orang penetapan kepala sekolah definitif, 104 […]

Read More

Kepala Sekolah Dan Kompetensi Kepala Sekolah

Pendidikan

Kepala Sekolah Dan Kompetensi Kepala Sekolah Pengertian Kepala Sekolah Kepala sekolah adalah suatu jabatan fungsional dalam bidang pendidikan, yang memiliki kedudukan strategis dalam penyelenggaraan pendidikan karena maju mundurnya sekolah sangat bergantung pada kepiawaian seorang kepala sekolah dalam memimpin lembaga tersebut. Apakah kepala sekolah itu ? Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 13 Tahun 2005, disebutkan […]

Read More
Persami Tutup MPLS SMAN 6 Bogor

Persami Tutup MPLS SMAN 6 Bogor

Pendidikan

Persami Tutup MPLS SMAN 6 Bogor Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 6 Kota Bogor ditutup dengan acara Perkemahan Sabtu Minggu (Persami). Acara dilakukan di halaman sekolah yang berlokasi di Jalan Walet, Kecamatan Tanahsareal pada Sabtu (21/7). Menurut Pembina Pramuka SMAN 6 Kota Bogor, Laksmi Priatni, kegiatan ini sengaja dilakukan untuk menumbuhkan kekompakan […]

Read More