Realis

Table of Contents

 Realis

Realisme pada umumnya adalah aliran seni yang berusaha untuk mencapai kenyataan dengan ilusi, tentu saja pengambaran kenyataan dalam sebuah seni belum pasti sama dengan yang nyata, kejadian yang sebenarnya terjadi bertahun-tahun namun digambarkan beberapa jam saja, harus berfantasi dan memilih isi-isi pokok-pokok yang penting, melalui karya seorang yang aliran realis mencapai pokok-pokok pada suatu kenyataan yang terjadi meski tidak terlihat seperti kenyataan, drama realis tidak hanya memberikan hiburan-hiburan melulu, tetapi membebaskan problem-problem suatu masa.

Realisme terbagi atas dua macam seperti:

  1. Realisme Sosial

Biasanya problem social dan phisikologis saling mempengaruhi dan jarang dipisahkan, namun dalam drama realistis masalah social dapat dipisahkan dari masalah phisikologis.

Ciri-cirinya:

1)      Peran utama biasanya rakyat jelata.

2)      aktingnya wajar seperti yang dilihat dalam hidup keseharian tidak patetis.

  1. Realisme Psikologis

Ciri-ciri aliran realisme psikologis yaitu:

1)      Pemain ditekankan pada peristiwa-peristiwa intern/unsur-unsur kejiwaan.

2)      Secara teknis segala perhatian di arahkan pada akting yang wajar dan tekanan intonasi yang tepat.

3)      Suasana digambarkan dengan mengunakan perlambang.

Tokoh :

Ø  Jean Francois, Millet dan Honore Daumier

  1. Mandiri

Teater Mandiri didirikan di Jakarta pada 1971. Kata mandiri berasal dari bahasa Jawa, yang dipopulerkan oleh Professor Djojodigoena dalam kuliah sosiologi di Pagelaran, Yogyakarta, pada tahun 60-an. Artinya orang yang sanggup berdiri sendiri, namun juga bisa bekerjasama dengan orang lain. Kata itu nampak sangat dibutuhkan dalam pembangunan kepribadian/jatidiri bangsa,di era lepas dari penjajahan phisik namun masih digondel banyak hambatan secara mentalitas..

Mula-mula Teater Mandiri membuat pertunjukan untuk televisi (Orang-Orang Mandiri, Apa Boleh Buat, Tidak, Kasak-Kusuk, Aduh). Aduh dan Kasak-Kusuk walaupun sudah d

irekam tetapi tidak disiarkan karena situasi politik saat itu. Selanjutnya dengan lakon ADUH, pada 1974 Teater Mandiri mulai main di TIM. Sejak itu Teater Mandiri setiap tahun muncul di TIM dan Gedung Kesenian Jakarta (GKJ). Naskah yang pernah dipentaskan: Anu, Lho, Entah, Nol, Blong, Hum-Pim-Pah, Awas, Dor, Edan, Aum, Gerr, Los, Tai, Aib, Yel, Bor, Ngeh, Wah, War, Luka, Dar-Der-Dor, Zoom, Jangan Menangis Indonesia, Zetan, Zero, Cipoa) dll.

baca juga :

You might be interested in …

Sekilas Mengenai Organisasi Internasional Utama

Sekilas Mengenai Organisasi Internasional Utama

Pendidikan

Sekilas Mengenai Organisasi Internasional Utama Sekilas Mengenai Organisasi Internasional Utama yang Mendorong Harmonisasi Akuntansi Enam organisasi telah menjadi pemain utama dalam penentuan standar akuntansi internasional dan dalam mempromosikan harmonisasi akuntansi internasional : 1. Badan Standar Akuntansi International (IASB) 2. Komisi Uni Eropa (EU) 3. Organisasi Internasional Komisi Pasar Modal (IOSCO) 4. Federasi Internasional Akuntan (IFAC) […]

Read More
Ketua Ahli K3 Riau Tutup Pelatihan Ahli K3 Muda

Ketua Ahli K3 Riau Tutup Pelatihan Ahli K3 Muda

Pendidikan

Ketua Ahli K3 Riau Tutup Pelatihan Ahli K3 Muda Bulan Bahasa (BB) Universitas Islam Riau (UIR) sukses digelar. BB tahun ini lebih menggaungkan kiprahnya ke tingkat Asia Tenggara. BB 2018 mengangkat tema ‘Cintai Bahasa dan Sastra Indonesia sebagai Benteng Persatuan Bangsa.’ Hal itu, diungkapkan Muhammad Mukhlis, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia […]

Read More
Cerpen Rahasia Tarian Suci

Cerpen Rahasia Tarian Suci

Pendidikan

Cerpen Rahasia Tarian Suci Cerpen Rahasia Tarian Suci Oleh: Arswendo Atmowiloto Baginda raja mengadakan pesta besar. Memperingati ulang tahun menjadi raja. Undangan khusus disebar. Para pembesar Belanda menempati tempat yang istimewa. Sementara para bangsawan, kerabat Keraton berada di lapis kedua. Malam pesta besar itu diadakan dansa-dansi oleh para ‘sinyo’ Belanda dengan istrinya. Pakaian mereka menggambarkan […]

Read More