RANGKUMAN HAK ASASI MANUSIA | RANGKUMAN KU

hak asasi masusia

RANGKUMAN HAK ASASI MANUSIA | RANGKUMAN KU

hak asasi masusia

Sejarah HAM

Hak-hak Asasi Manusia adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta (hak-hak yang bersifat kodrati). Oleh karenanya tidak ada kekuasaan apapun di dunia yang dapat mencabutnya.

Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM)

HAM / Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun.

HAM berlaku secara universal. Dasar-dasar HAM tertuang dalam deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat (Declaration of Independence of USA) dan tercantum dalam UUD 1945 Republik Indonesia.

Seperti pada beberapa pasal dan ayat berikut ini :

  • Pasal 27 ayat 1 “Segala warga negara bersamaan kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya”
  • Pasal 28 “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang”
  • Pasal 29 ayat 2 “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masingmasing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”
  • Pasal 30 ayat 1 “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara”
  • Pasal 31 ayat 1 “Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran”

  1. Hak Asasi Manusia di Indonesia

Hak Asasi Manusia di Indonesia bersumber dan bermuara pada Pancasila, yang artinya Hak Asasi Manusia mendapat jaminan kuat dari falsafah bangsa, yakni Pancasila.

Berbagai instrumen hak asasi manusia yang dimiliki Negara Republik Indonesia,yakni:

  1. Undang – Undang Dasar 1945
  2. Ketetapan MPR Nomor XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia
  3. Undang – Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia

Di Indonesia secara garis besar disimpulkan, hak-hak asasi manusia itu dapat dibeda-bedakan menjadi sebagai berikut :


  1. Hak Asasi Pribadi/Personal Rights

Hak asasi yang berhubungan dengan kehidupan pribadi manusia. Contoh hak-hak asasi pribadi ini sebagai berikut:

  1. Hak kebebasan untuk bergerak, bepergian, dan berpindah-pindah tempat.
  2. Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat.
  3. Hak kebebasan memilih dan aktif dalam organisasi atau perkumpulan.
  4. Hak kebebasan untuk memilih, memeluk, menjalankan agama dan kepercayaan yang diyakini masing-masing.

  1. Hak Asasi Politik/Political Rights

Hak asasi yang berhubungan dengan kehidupan politik. Contoh hak-hak asasi politik ini sebagai berikut:

  1. Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan.
  2. Hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan.
  3. Hak membuat dan mendirikan partai politik serta organisasi politik lainnya.
  4. Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi.

  1. Hak Asasi Hukum/Legal Equality Rights

Hak kesamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan, yaitu hak yang berkaitan dengan kehidupan hukum dan pemerintahan. Contoh hak-hak asasi hukum sebagai berikut:

  1. Hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan.
  2. Hak untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS).
  3. Hak mendapat layanan dan perlindungan hukum.

  1. Hak Asasi Ekonomi/Property Rigths

Hak yang berhubungan dengan kegiatan perekonomian. Contoh hak-hak asasi ekonomi ini sebagai berikut:

  1. Hak kebebasan melakukan kegiatan jual beli.
  2. Hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak.
  3. Hak kebebasan menyelenggarakan sewa-menyewa dan utang piutang.
  4. Hak kebebasan untuk memiliki sesuatu.
  5. Hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak.

  1. Hak Asasi Peradilan/Procedural Rights

Hak untuk diperlakukan sama dalam tata cara pengadilan. Contoh hak-hak asasi peradilan ini sebagai berikut:

  1. Hak mendapat pembelaan hukum di pengadilan.
  2. Hak persamaan atas perlakuan penggeledahan, penangkapan, penahanan, dan penyelidikan di muka hukum.

  1. Hak Asasi Sosial Budaya/Social Culture Rights

Hak yang berhubungan dengan kehidupan bermasyarakat. Contoh hak-hak asasi sosial budaya ini sebagai berikut:

  1. Hak menentukan, memilih, dan mendapatkan pendidikan.
  2. Hak mendapatkan pengajaran.
  3. Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat.
  1.  UU yang Mengatur HAM di Indonesia :

  1. Hak untuk hidup (pasal 4)
  2. Hak untuk berkeluarga (pasal 10)
  3. Hak untuk mengembangkan diri (pasal 11,12,13,14,15,16)
  4. Hak untuk memperoleh keadilan (pasal 17,18,19)
  5. Hak untuk kebebasan pribadi (pasal 20-27)
  6. Hak atas rasa aman (pasal 28-35)
  7. Hak atas kesejahteraan (pasal 36-42)
  8. Hak Turut serta dalam pemerintahan (pasal 43-44)
  9. Hak wanita (pasal 45-51)
  10. Hak anak (pasal 52-66)
  1.  Contoh Pelanggaran HAM di Indonesia

  1. Peristiwa Trisakti dan Semanggi (1998)
  2. Kasus Marsinah (1993)
  3. Aksi Bom Bali 2002
  4. Peristiwa Tanjung Priok (1984)
  5. Pembantaian Rawagede
  6. Tragedi Semanggi I dan II
  1.  Upaya Pencegahan Pelanggaran HAM di Indonesia

Upaya Pencegahan Pelanggaran HAM melalui Pemerintah

  1. Menegakkan supremasi hukum dan demokrasi
  2. Meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk mencegah terjadinya berbagai bentuk pelanggaran HAM
  3. Meningkatkan profesionalisme lembaga keamanan dan pertahanan negara
  4. Meningkatkan penyebarluasan prinsip-prinsip HAM kepada masyarakat

Upaya pencegahan pelanggaran HAM melalui Masyarakat

  1. Meningkatkan pengawasan dari masyarakat dan lembaga politik terhadap setiap upaya penegakan HAM yang dilakukan pemerintah
  2. Meningkatkan kerjasama yang harmonis antar kelompok dan golongan dalam masyarakat
  3. Mempelajari, memahami dan menerapkan pentingnya Hak Asasi Manusia dalam kehidupan sehari-hari
  4. Menerapkan pentingnya HAM dalam kehidupan sehari-hari dapat dimulai dari perbuatan yang baik

Sumber : Belajar PKN Online

You might be interested in …

Bahan Baku Produk Getah Nyatu

Bahan Baku Produk Getah Nyatu

Umum

Bahan Baku Produk Getah Nyatu Bahan baku produk getah nyatu ini bersumber dari pohon Nyatoh dan pohon Nyamu yang berasal dari Bukit Tangkiling. Dari hasil survei dan wawancara yang dilakukan, bahwa penebangan atau pengambilan getah nyatu dari pohon tersebut dilakukan pada saat musim kemarau. Pengambilan pohon tersebut diambil dari kawasan hutan bukan dari suatu tanaman. […]

Read More

Dimensi ideologi terbuka

Pendidikan

Dimensi ideologi terbuka Dalam pandangan Dr. Alfian, kekuatan suatu ideologi tergantung pada 3 dimensi yagn terkandung di dalam dirinya, yaitu: a. Dimensi realitas: Bahwa nilai-nilai dasar di dalam suatu ideologi bersumber dari nilai-nilai ril yang hidup dalam masyarakat yang tertanam dan berakar di dalam masyarkaat, terutama pada waktu ideologi itu lahir. Dengan demikian, mereka betul-betul […]

Read More
BI Bantu Petani Pangalengan

BI Bantu Petani Pangalengan

Pendidikan

BI Bantu Petani Pangalengan BANDUNG-Bertempat di Kampampung Cinangsi, Desa Pulosari , Kecamatan Pangalengan telah di serahkan bantuan container sayuran sebanyak 400 buah senilai sekitar Rp 30 juta. Ismet Isnono, Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Mochamad Sofyan, Ketua Gapoktan KATATA sebagai perwakilan kelompok tani. “Bantuan ini merupakan Program Sosial […]

Read More