PRINSIP KETUHANAN

PRINSIP KETUHANAN


  1. Cita Ketuhanan dan Demokrasi

Sejarah ketatanegaraan dimasa lalu telah mengajarkan kepada kita bahwa umat manusia tidak pernah berhenti memikirkan hubungan antara prinsip ketuhanan dengan persoalan kenegaraan. Seperti dalam sejarah bangsa-bangsa Eropa yang beranggapan bahwa tuhan diwujudkan dalam diri raja, sehingga pengertian kedaulatan raja dam kedaulatan tuhan berhimpit satu sama lain, yang kemudian dikenal sebagai konsep teokrasi. Raja berkuasa sangat absolut.

Dalam sistem teokrasi yang absolut demikian, akal dan kebebasan manusia terkungkung secara ketat. Oleh karena itu dengan berkembangnya ilmu pengetahuan yang terus meningkat dari waktu ke waktu muncul reaksi untuk mengatasi dominasi penguasa yang mengatasnamakan tuhan yang absolut tersebut. Reaksi masyarakat absolut itulah yang kemudian melahirkan gerakan sekulerisme.[3]

Salah satu kesimpulan yang dapat dicatat dari pengalaman sejarah ialah bahwa wilayah kehidupan keagamaan dan wilayah kenegaraan memang dapat dan mudah dibedakan satu sama lain, tetapi tidak bgitu mudah dipisahkan satu sama lain secara ketat dan kaku. Dalam sejarah dunia Islam, termasuk juga Islam di indonesia, konsep raja-raja atau raja pendeta juga ada yaitu ketika konsep khalifah ar Rasul yang rasional dan demokratis dimanipulasikan maknanya sehingga tunduk pada warisan sistem feodal tradisi kerajaan yang bersifat turun menurun.

Ketika perkataan khalifah Ar Rasul sebagai konsep politik disalah pahami dan dicampur  adukan pengertiannya dengan perkataan khalifah Allah sebagai khalifah filosofis. Khalifah ar rasul adalah pengganti rasul setelah nabi meninggal dunia. Sedangkan khalifah Allah artinya konsep yang berkenaan dengan kedudukan setiap individu manusia sebagai pengganti atau bayangan tuhan di muka bumi, karena diidentikan dengan khalifah Allah, maka para penguasa yang menyandang predikat sebagai khalifah menganggap dirinya sebagai wakil tuhan untuk memimpin negara. Padahal konsep-konsep kemaha esaan tuhan (tuhan sebagai pemegang kedaulatan/kekuasaan tertinggi), konsep kemufakatan dan konsep musyawarah merupakan prinsip-prinsip pokok yang sangat penting dalam sistem moral dan sosial seperti yang sudah dicontohkan oleh empat khalifah pertama (Al Khulafau Rasyidin) yang diselewengkan menjadi sistem keturunan.[4]

Dalam dinamika kekuasaan dengan konsep-konsep kepemimpinan raja-dewa, raja-pendeta, raja-nabi dan khalifah ar rasul ataupun khalifatullah yang disalah artikan tersebut diatas kurang lebih sama saja pada hakikatnya sama-sama bersifat teokratis seperti yang pernah dialami  oleh bangsa Eropa yang pernah diatasi dengan konsep sekulerisme dalam sejarah Barat, namun terlepas dari perdebatan mengenai soal sekularisme itu, bangsa Indonesia justru menganut paham kedaulatan Tuhan Yang Maha Esa sekaligus dengan paham kedaulatan rakyat dan kedaulatan hukum dalam satu kesatuan sistem konstitusional yang moderen. Bangsa indonesia mewujudkan paham kedaulatan itu dalam konsep kedaulatan rakyat dan kedaulatan hukum.

sumbe r:

You might be interested in …

Tiga Layanan Publik Kota Bogor Diganjar Penghargaan Menpan-RB

Tiga Layanan Publik Kota Bogor Diganjar Penghargaan Menpan-RB

Pendidikan

Tiga Layanan Publik Kota Bogor Diganjar Penghargaan Menpan-RB   Tiga lembaga pelayanan publik Tiga lembaga pelayanan publik di lingkungan pemerintah Kota Bogor mendapatkan penghargaan dari Menteri Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin dalam acara penyerahan penghargaan hasil evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik 2018 di di Rafflesia Grand Ballroom, Balai Kartini, Jakarta, Selasa (27/11/2018). […]

Read More
Jokowi dan Ratusan Siswa Lesehan di Halaman Istana

Jokowi dan Ratusan Siswa Lesehan di Halaman Istana

Pendidikan

Jokowi dan Ratusan Siswa Lesehan di Halaman Istana Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama ratusan siswa sekolah dasar (SD) dan siswa sekolah menengah pertama (SMP) memperingati Hari Buku Nasional di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/5/2017). Kegiatan yang mengangkat tema Gemar Membaca ‎ dalam rangka Hari Buku Nasional bersama Presiden itu dilaksanakan di halaman Istana Merdeka. […]

Read More
Hari Pertama Masuk Sekolah, ASN Diberi Waktu Antar Buah Hati

Hari Pertama Masuk Sekolah, ASN Diberi Waktu Antar Buah Hati

Pendidikan

Hari Pertama Masuk Sekolah, ASN Diberi Waktu Antar Buah Hati Tahun ajaran baru 2017/2018 di Kota Depok akan dimulai perdana pada Senin (17/7/2017). Untuk menyambut momen istimewa tersebut, Bunda PAUD Kota Depok, Elly Farida mengimbau orangtua dapat sejenak meluangkan waktunya mengantarkan sang buah hati pada hari pertama masuk sekolah. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di […]

Read More