Pola Kebutuhan sehari-hari.

Pola Kebutuhan sehari-hari.

v  Nutrisi.

Adanya his berpengaruh terhadapkeinginan atau selera makan yang menurun. (Sharon J Reeder Et all, 1987: 405).

v  Istirahat tidur.

Klien dapat tidur terlentang,miring ke kanan / kiri tergantung pada letak punggung anak,klien sulit tidur terutama kala I – IV. (Sarwono Prawirohardjo, 1999,192).

v  Aktivitas.

Klien dapat melakukan aktivitas seperti biasanya, terbatas pada aktivitas ringan, tidak membutuhkan tenaga banyak, tidak mebuat klien cepat lelah, capai, lesu. Pada kala I apabila kepala janin telah masuk sbagian ke dalam PAP serta ketuban pecah, klien dianjurkan duduk / berjalan-jalan disekitar ruangan / kamar bersalin. (Sarwono Prawirohardjo, 1999,192). Pada kala II kepala janin sudah masuk rongga PAP klien dalam posisi miring ke kanan / kiri . (Sarwono Prawirohardjo, 1999,195).

v  Eliminasi.

Adanya perasaan sering / susah kencing selama kehamilan dan proses persalinan (Chritina”s Ibrahim, 1993:7). Pada akhir trimester III dapat terjadi konstipasi. (Sharon J Reeder Et all, 1987: 406).

v  Personal Hygiene.

Kebersihan tubuih senantiasa dijaga kebersihannya. Baju hendaknya yang longgar dan mudah dipakai, sepatu / alas kaki dengan tumit tinggi agar tidak dipakai lagi. (Sarwono Prawirohardjo, 1999,160).

v  Seksual.

Terjadi disfungsi seksual yaitu perubahan dalam hubungan seksual / fungsi dari sek yang tidak adekuat karena adanya proses persalinan dan nifas. (Sharon J Reeder Et all, 1987: 285).

Pemeriksaan.

v  Pemeriksaan umum meliputi:

  • Tinggi badan dan berat badan.

Ibu hamil yang tinggi badanya kurang dari 145 cm terlebih pada kehamilan pertama, tergolong resiko tinggi karena kemungkinan besar memiliki panggul yang sempit. Berat badan ibu perlu dikontrol secara teratur dengan peningkatan berat badan selama hamil antara 10–12 kg. ( Depkes RI, 19993: 67).

  • Tekanan Darah.

Tekanan darah diukur pada akhir kala II yaitu setelah anak dilahirkan biasanya tekanan darah akan naik kira-kira 10 mmHg (Cristina’s Ibrahim, 1993,:45).

  • Suhu badan nadi dan pernafasan.

Pada penderita dalam keadaan biasa suhu badan anatara 360-37C, bila suhu lebih dari 375C dianggap ada kelainan. Kecuali bagi klien setelah melahirkan suhu badan 375C- 378C masih dianggap normal karena kelelahan. (Cristina’s Ibrahim, 1993,:46). Keadaan nadi biasanya mengikuti keadaan suhu, Biola suhuu naik keadaan nadi akan bertambah pula dapat disebabkan karena adanya perdarahan. (Cristina’s Ibrahim, 1993,:46).

Pada klien yang akan bersalin / bersalin pernafasanannya agak pendek karena kelelahan, kesakitan dan karena membesarnya perut (Cristina’s Ibrahim, 1993,:45), pernafasan normal antara 80 – 100 X / menit, kadang meningkat menjadi normal kembali setelah persalinan, dan diperiksa tiap 4 jam.

 

Sumber: https://officialjimbreuer.com/

You might be interested in …

downward counterfactuals

Umum

Pemikiran Konterfaktual Misalnya Anda melaksanakan ujian penting; ketika Anda menerima hasilnya, nilainya adalah C —jauh lebih rendah dari yang Anda harapkan. Apa yang ada di benak Anda mengenai nilai Anda itu? Jika Anda seperti kebanyakan orang, Anda mungkin dengan cepat mulai membayangkan “apa yang akan terjadi seandainya…” yaitu mendapat nilai yang lebih tinggi —selain pemikiran […]

Read More

nabi dan rasul mengajarkan akhlak mulia untuk manusia agar

Umum

Membangun Manusia yang Mulia dan Bermanfaat. Nabi Muhammad saw. mengajarkan tentang persamaan derajat manusia. Nabi Muhammad saw. jugamengajarkan agar penyelesaianmasalah tidak boleh dilakukan dengan cara kekerasan, namun harus dilakukan dengan cara-cara yang damai dan beradab. Hal ini tercermin dalam tindakan Nabi Muhammad Saw. ketika mendamaikan masyarakat Mekah saat akan meletakkan Hajar Aswad pada tempatnya. Nabi […]

Read More
Isolasi Minyak Atsiri Secara umum

Isolasi Minyak Atsiri Secara umum

Umum

Isolasi Minyak Atsiri Secara umum Minyak atisiri merupakan suatu minyak yang mudah mengalami penguapan dan berbau aromatik. Adapun cara pengambilan minyak dari berbagai tumbuhan penghasil minyak atsiri diantaranya : Destilasi, Pengepresan, Meserasi, dan Enfleurasi 1. Destilasi Destilasi adalah proses pemisahan zat-zat cair dari campurannya dengan berdasarkan perbedaan titik didih. Pada proses destilasi sederhana, suatu campuran […]

Read More