Pisah Sambut Kepala SMAN 1 Pusakanagara Berlangsung Penuh Kekeluargaan

Pisah Sambut Kepala SMAN 1 Pusakanagara Berlangsung Penuh Kekeluargaan

Pisah Sambut Kepala SMAN 1 Pusakanagara Berlangsung Penuh Kekeluargaan

Pisah Sambut Kepala SMAN 1 Pusakanagara Berlangsung Penuh Kekeluargaan
Pisah Sambut Kepala SMAN 1 Pusakanagara Berlangsung Penuh Kekeluargaan

PUSAKANAGARA-Tampuk pimpinan di SMAN 1 Pusakanagara berganti. Kemarin

(2/4), berlangsung acara pisah sambut jabatan Kepala SMAN 1 dilakukan dengan disaksikan seluruh guru. Zulkipli SPd M.MPd digantikan H Ujang Sonjaya. Selanjutnya, Zulkipli akan menduduki jabatan barunya sebagai Kepala SMAN 1 Purwadadi. Sementara H Ujang Sonjaya sebelumnya menjabat Kepala SMAN 1 Ciasem.

Di sela-sela acara, Zulkipli mengungkapkan, selama kurang lebih 2 tahun menjabat Kepala SMAN 1 Pusakanagara, ia merasakan suasana kekeluargaan yang dinilainya begitu baik. Kekeluargaan itu ia rasakan baik dalam suasana kerja ataupun di luar masa kerja.
Saat menyambut kedatangan Ujang Sonjaya, Zulkipli sempat memberikan candaan untuk pembangunan kedepan di SMAN 1 Pusakanagara, khususnya ruangan guru yang belum tersentuh. Sebab, menurut Zulkipli, selama menjabat, pembangunan difokuskan pada siswa.
“Kalau kemarin itu saya ikuti kemauan siswa. Kedepan mungkin ruang guru. Karena guru juga kan melayani siswa,” timpalnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan pada guru dan rekan-rekanya di SMAN 1 Pamanukan.

“Bukan siapa yang terbaik, tapi bagaimana untuk berbuat baik. Jangan saling serang diantara teman, tapi harus saling melengkapi,” ungkapnya.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Ujang Sonjaya mengungkapkan rasa terima kasihnya pada rekan-rekannya yang telah mendukung dan membantu masa jabatanya di SMAN 1 Ciasem selama 6 tahun 5 bulan.
“Tanpa ada dukungan dari rekan-rekan SMAN1 Ciasem, Ujang Sonjaya tidak ada apa-apanya,” katanya.

Ujang mengharapkan dukungan dari seluruh jajaran dan warga SMAN 1 Pusakanagara

untuk bekerjasama dalam memajukan SMAN 1 Pusakanagara. “Kita niatkan, kita bulatkan tekad, SMAN1 Pusakanagara itu bisa maju,” tuturnya.

Dengan kebiasaan yang baik dan sinergitas seluruh pihak, ia berharap kehadirannya bisa memberikan manfaat untuk memajukan SMAN 1 Pusakanagara.
Pada acara tersebut, turut hadir perwakilan Kecamatan Pusakanagara, Kapolsek Pusakanagara, Kepala Desa Pusakaratu, Komite Sekolah kedua sekolah, dan jajaran guru.

 

Sumber :

https://nashatakram.net/

You might be interested in …

Kutu daun (Macrosiphum rosae Linn., Aphids)

Pendidikan

Kutu daun (Macrosiphum rosae Linn., Aphids) Kutu daun, kecil, panjang ±0,6 mm, berwarna hijau, kadang-kadang tidak bersayap. Menyerang pucuk, sering menempel pada ranting dan kuncup bunga.   Kumbang Tiga jenis kumbang penyerang tanaman mawar: kumbang Chafer (Macrodactylis subspinosus), Fuller (Autoserica castanca) dan Curculio (Rhyncite bicolor). Kumbang Chafer warna coklat kekuning-kuningan panjang tubuh sekitar 12 mm, […]

Read More
Persami Tutup MPLS SMAN 6 Bogor

Persami Tutup MPLS SMAN 6 Bogor

Pendidikan

Persami Tutup MPLS SMAN 6 Bogor Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 6 Kota Bogor ditutup dengan acara Perkemahan Sabtu Minggu (Persami). Acara dilakukan di halaman sekolah yang berlokasi di Jalan Walet, Kecamatan Tanahsareal pada Sabtu (21/7). Menurut Pembina Pramuka SMAN 6 Kota Bogor, Laksmi Priatni, kegiatan ini sengaja dilakukan untuk menumbuhkan kekompakan […]

Read More
Variabel Individual Hubungan Internasional

Variabel Individual Hubungan Internasional

Pendidikan

Variabel Individual Hubungan Internasional Variabel ini mencangkup beberapa aspek nilai, bakat, pengalaman, dan personalitas dari elit politik yang mempengaruhi persepsi dan perilaku terhadap politik luar negeri. Rosenau menyebutkan beberapa ketentuan yang mempengaruhi proses pembentukan politik luar negeri yang berasal dari proses idiosinkratik, yaitu : a)Personality b)Experience (pengalaman) c)Leadership Style (Gaya Kepemimpinan) Sehingga tindakan luar negeri mengacu pada perilaku […]

Read More