Perkembangan Islam Di Spanyol 

Table of Contents

Perkembangan Islam Di Spanyol 

Sejarah panjang yang dilalui umat Islam di Spanyol itu dibagi menjadi enam periode yaitu[3] :

1. Periode Pertama (711-755 M)

Pada periode ini, Spanyol berada di bawah pemerintahan para wali yang diangkat oleh Khalifah Bani Umayah yang terpusat di Damaskus. Pada periode ini stabilitas politik negeri Spanyol belum tercapai secara sempurna, gangguan-gangguan masih terjadi, baik dari dalam maupun dari luar. Gangguan dari dalam antara lain berupa perselisihan di antara elite penguasa, terutama akibat perbedaan etnis dan golongan. Di samping itu, terdapat perbedaan pandangan antara Khalifah di Damaskus dan gubernur Afrika Utara yang berpusat di Kairawan. Masing-masing mengaku bahwa merekalah yang paling berhak menguasai daerah Spanyol ini. Oleh karena itu, terjadi dua puluh kali pergantian wali (gubernur) Spanyol dalam jangka waktu yang amat singkat. Perbedaan pandangan politik itu menyebabkan seringnya terjadi perang saudara. Hal ini ada hubungannya dengan perbedaan etnis, terutama antara Barbar asal Afrika Utara dan Arab. Di dalam etnis Arab sendiri terdapat dua golongan yang terus-menerus bersaing yaitu suku Qaisy (Arab Utara) dan Arab Yamani (Arab Selatan). Perbedaan etnis ini sering kali menimbulkan konflik politik, terutama ketika tidak ada figur yang tangguh. Itulah sebabnya di Spanyol pada saat itu tidak ada gubernur yang mampu mempertahankan kekuasaannya untuk jangka waktu yang agak lama. Periode ini berakhir dengan datangnya Abd al-Rahman Al-Dakhil ke Spanyol pada tahun 138 H/755 M.

2. Periode Kedua (755-912 M) 
Pada periode ini, Spanyol berada di bawah pemerintahan seorang yang bergelar amir (panglima atau gubernur) tetapi tidak tunduk kepada pusat pemerintahan Islam, yang ketika itu dipegang oleh Khalifah Abbasiyah di Baghdad. Amir pertama adalah Abdurrahman I yang memasuki Spanyol tahun 138 H/755 M dan diberi gelar Al-Dakhil (yang masuk ke Spanyol). Ia berhasil mendirikan dinasti Bani Umayyah di Spanyol. Penguasa-penguasa Spanyol pada periode ini adalah Abd al-Rahman al-Dakhil, Hisyam I, Hakam I, Abd al-Rahman al-Ausath, Muhammad ibn Abd al-Rahman, Munzir ibn Muhammad, dan Abdullah ibn Muhammad.
Pada periode ini, umat Islam Spanyol mulai memperoleh kemajuan-kemajuan baik dibidang politik maupun bidang peradaban. Abd al-Rahman al-Dakhil mendirikan masjid Cordova dan

sumber :

Seva Mobil Bekas, Solusi Terbaik Para Pencari Mobil Bekas

You might be interested in …

Cara Pembesaran Budidaya Ikan Sidat di Kolam

Cara Pembesaran Budidaya Ikan Sidat di Kolam

Perkebunan

Cara Pembesaran Budidaya Ikan Sidat di Kolam Secara Umum, pembudidayaan ikan sidat ada 3 tahapan, yaitu : 1. Tahap Pendederan I, 2. Tahap Pendederan II 3. Tahap Pembesaran. Adanya tahap budidaya ini dimaksudkan untuk mempercepat laju pertumbuhan ikan sidat. Sampai saat ini belum ada rekayasa teknologi pembenihan ikan sidat. Sehingga stok benih ikan sidat masih […]

Read More
Menanam Jambu Biji dalam Pot atau Tabulampot Jambu

Menanam Jambu Biji dalam Pot atau Tabulampot Jambu

Perkebunan

Menanam Jambu Biji dalam Pot atau Tabulampot Jambu A. Sipat-sipat Jambu Biji Jambu watu (Psidium guava) atau yang biasa disebut jambu biji , jambu siki , atau jambu klutuk sebetulnya berasal dari Brazil. Disebarkan ke Indonesia melalui Thailand. Buahnya berbentuk lingkaran , berwarna hijau , berbiji banyak , dan daging buahnya berwarna putih atau merah […]

Read More

   Persaingan Bukan Harga

Pendidikan, Perkebunan

   Persaingan Bukan Harga Mengandung arti usaha-usaha di luar perubahan harga yang dilakukan oleh perusahaan untuk menarik lebih banyak pembeli ke atas barang yang di produksikannya. Dengan kata lain, menarik lebih banyak pelanggan bukan dengan cara menurunkan harga melainkan dengan promosi yang lain. Persaingan bukan harga dibedakakan kepada dua jenis: 1)      Diferensiasi Produksi Menciptakan barang sejenis tetapi […]

Read More