Perbanyakan Secara Generatif

Perbanyakan Secara Generatif

perbanyakan tanaman melalui perkawinan sel-sel reproduksi. Untuk tanaman hias yang berbunga, melakukan reproduksi dengan cara membentuk biji yang diperoleh dari penyerbukan benang sari sebagai sel jantan dan kepala putik sebagai sel betinanya.

Penyerbukan  pada tanaman bunga bisa berhasil bila ada perantara (Self incomatible). Umumnya perantaranya adalah serangga seperti lebah. Kaki lebah yang hinggap pada bunga yang sedang berkembang secara tidak sengaja akan menempel pada benang sari. Setelah itu lebah akan terbang lagi ke bunga lain. Pada saat dia hinggap di bunga lain maka benang sari yang menempel pada kaki lebah bisa jatuh pada putik bunga. Benang sari dan putik yang saling menempel ini bisa mengakibatkan terjadinya pembuahan yang menghasilkan biji.

Proses tersebut adalah proses penyerbukan alami. Kelemahannya selain membutuhkan waktu yang lama juga kita tidak tahu sifat dari bunga induknya. Untuk mempercepat proses penyerbukan, bisa menggunakan penyerbukan buatan / manual dengan bantuan tangan manusia.

  1. Pemeliharaan Tanaman Mawar

Penyiangan Kegiatan penyiangan biasanya bersamaan dengan pemupukan agar dapat menghemat  biaya dan tenaga kerja. Rumput liar yang tumbuh pada selokan/parit antar bedengan dibersihkan agar tidak menjadi sarang hama dan penyakit. Penyiangan sebulan sekali (tergantung pertumbuhan gulma), dengan mencabut rumput-rumput liar (gulma) secara hati-hati agar tidak merusak akar tanaman atau membersihkan dengan alat bantu kored/cangkul.

– Pemupukan Jenis dan dosis (takaran)

pupuk yang dianjurkan untuk tanaman mawar adalah pupuk  NPK (5-10-5) sebanyak 5 gram/tanaman. Bila pertumbuhan tunas lambat dipupuk NPK  pada perbandingan 10:10:5, bila tangkainya lemah perbandingan pupuk NPK 5:15:5. Pemberian pupuk sebaiknya pada saat sebelum berbunga, sedang berbunga, dan setelah kuntum bunga layu. Cara pemberian pupuk dengan ditabur dalam paritparit kecil dan dangkal diantara barisan tanaman atau di sekeliling tajuk tanaman, kemudian ditutup dengan tanah tipis dan segera disiram hingga cukup basah. Pengairan dan Penyiraman

– Pengairan dan penyiraman dilakukan:

  1. Pada fase awal pertumbuhan (sekitar umur 1-2 bulan setelah tanam), dilakukan secara kontinu tiap hari 1-2 kali. Pengairan berikutnya berangsur-angsur dikurangi atau tergantung keadaan cuaca dan jenis tanah (media).
  2. Waktu pemberian air yang baik pada pagi dan sore hari, saat suhu udara dan  penguapan air dari tanah tidak terlalu tinggi.
  3. Cara pengairan adalah dengan disiram secara merata menggunakan alat bantu ember (gembor).

sumber :

https://thesrirachacookbook.com/seva-mobil-bekas/

You might be interested in …

Tipe Awan Tinggi

Tipe Awan Tinggi

Pendidikan

Tipe Awan Tinggi Awan tinggi ialah awan yang terbentuk atau berada pada ketinggian> 20.000 kaki di atas permukaan laut. Awan tinggi dibagi menjadi 3 jenis. Jenis tipe awan tinggi dan gambarnya sanggup dilihat pada klarifikasi berikut: a. Awan Cirrus Awan Cirrus ialah awan putih terpisah dengan serat halus atau filamen dan sheen sutra. Awan Cirrus […]

Read More

Mikroorganisme Dalam Penyuburan Tanah

Pendidikan

Mikroorganisme Dalam Penyuburan Tanah Manfaatan Mikroorganisme Dalam Penyuburan Tanah Mikroorganisme tanah merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi kesuburan tanah. Sebagian besar pertumbuhan tanaman tidak lepas dari mikroorganisme tanah. Mikroorganisme dapat hidup jika didalam tanah terdapat asam amino. Asam amino ini berasal dari protein yang diuraikan oleh bakteri dalam tanah. Tanaman bisa tumbuh dengan baik […]

Read More

Hutang Luar Negeri Indonesia.

Pendidikan

Hutang Luar Negeri Indonesia. Hutang luar negeri Indonesia yang sangat besar menjadi penyebab terjadinya krisis ekonomi. Meskipun, hutang itu bukan sepenuhnya hutang negara, tetapi sangat besar pengaruhnya terhadap upaya-upaya untuk mengatasi krisis ekonomi. Sampai bulan Februari 1998, sebagaimana disampaikan Radius Prawiro pada Sidang Pemantapan Ketahanan Ekonomi yang dipim-pin Presiden Suharto di Bina Graha, hutang Indonesia […]

Read More