Pentingnya Literasi dan Bercerita Pada Anak

Pentingnya Literasi dan Bercerita Pada Anak

Pentingnya Literasi dan Bercerita Pada Anak

Pentingnya Literasi dan Bercerita Pada Anak
Pentingnya Literasi dan Bercerita Pada Anak

Budaya bercerita dan membaca harus diajarkan kepada anak.

Kebiasaan ibu bertutur dan mendongeng kepada anak bahkan sebaiknya dilakukan sejak anak masih di dalam kandungan. Sehingga daya kognitif dan kemampuan anak berbahasa akan lebih cepat.

Hal itu diungkapkan para pendongeng di booth Rabbit Hole, dalam ajang ASEAN Literary Festival (ALF) ke-4 di Kota Tua, Jakarta. Rabbit Hole fokus pada minat baca dan mendongeng bagi anak di dunia parenting. Literasi sangat penting untuk meningkatkan minat baca pada anak.

“Sehingga dengan mendongeng akan menciptakan ikatan (bonding)

anak dengan orang tua,” kata Pendongeng Rabbit Hole, Tania Kathryne kepada JawaPos.com, Minggu (6/8).

Rabbit Hole memiliki 11 judul buku untuk menekankan pentingnya bercerita oleh orang tua kepada anak. Bercerita itu mudah dilakukan sejak mulai anak di dalam kandungan.

“Lalu distimulus sampai usia SD atau SMP masih bisa. Usia anak untuk dilatih bercerita,” jelasnya.

Tentu hal itu berkaitan erat dengan pendidikan orang tua.

Semakin tinggi pendidikan maka pola asuh biasanya akan semakin baik. Begitu pula dalam berkomunikasi dengan anak.

“Mudah meskipun dari kalangan menengah ke bawah, apa salahnya mengajak anak mengobrol. Anak-anak enggak perlu sesuatu yang mahal. Mulailah dengan komunikasi sederhana,” katanya.

Booth Rabbit Hole diramaikan oleh anak-anak dari wilayah Kota Tua yang bersemangat mewarnai. Mereka mewarnai gambar-gambar hewan dan menunjukkan hasilnya dengan suka cita.

 

Sumber :

https://www.buzzfeed.com/danuaji/signs-of-the-cat-infected-with-rabies-6gklbipwse