Pengolahan Lahan

Pengolahan Lahan

  • Bersihkan rumput liar (gulma) dari sekitar kebun – Olah tanah dengan cangkul ataupun bajak sedalam 30-40 cm hingga gembur
  • Buat bedengan selebar 100-120 cm, jarak antar bedengan 40-60 cm, ratakan permukaan bedengan – Jika pH tanah rendah, tambahkan Dolomit
  • Sebarkan pupuk kandang 15-20 ton / ha, campurkan merata dengan tanah. Akan lebih optimal jika ditambah SUPERNASA atau jika tidak ada pupuk kandang dapat diganti SUPERNASA 10-20 botol / ha dengan cara :
  1. Alternatif 1 : satu botol SUPERNASA diencerkan dalam 3 lt air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 50 lt air diberi 200 cc larutan induk untuk menyiram bedengan
  2. Alternatif 2 : setiap 1 gembor volume 10 liter air diberi 1 sendok peres makan SUPERNASA untuk menyiram + 10 m bedengan
  • Sebarkan pupuk dasar dengan campuran ZA atau Urea 150 kg + TSP 250 kg per ha dicampur dengan tanah secara merata atau sekitar 10 gr campuran pupuk per lubang tanam – Sebarkan Natural GLIO 1-2 sachet yang telah dicampur pupuk kandang 25-50 kg merata ke bedengan atau ke lubang tanam
  • Jika pakai Mulsa plastic, tutup bedengan pada siang hari – Biarkan selama seminggu sebelum tanam – Buat lubang tanam dengan jarak 60×70 cm / 70×70 cm
  1. Penanaman
  • Waktu tanam yang baik musim kering
  •  Pilih bibit yang tumbuh subur dan normal
  • Tanam bibit di lubang tanam secara tegak lalu tanah di sekitar batang dipadatkan
  • Siram lubang tanam yang telah ditanami hingga cukup basah (lembab)
  1. Pengairan

  • Dilakukan rutin tiap hari, terutama pada fase awal pertumbuhan dan cuaca kering, dapat di-leb atau disiram dengan gembor
  1. Penyulaman
  2. Sulam tanaman yang pertumbuhannya tidak normal, mati atau terserang hama penyakit
  3. Penyulaman maksimal umur 15 hari
  1. Pemasangan Ajir
  2. Lakukan seawal mungkin agar tidak mengganggu (merusak) sistem perakaran
  3. Turus terbuat dari bilah bambu setinggi 80-100 cm dan lebar 2-4 cm
  4. Tancapkan secara individu dekat batang
  5. Ikat batang atau cabang terong pada turus

sumber :

Pos-pos Terbaru

You might be interested in …

 Sumber Hukum Perdata

 Sumber Hukum Perdata

Pendidikan

 Sumber Hukum Perdata Sumber hukum adalah segala sesuatu yang menimbulkan aturan-aturan yang mempunyai kekuatan yang bersifat memaksa, yakni aturan-aturan yang kalau dilanggar mengakibatkan timbulnya sanksi yang tegas dan nyata. Sumber hukum perdata adalah asal mula hukum perdata atau tempat dimana hukum perdata di temukan. Volamar membagi sumber hukum perdata menjadi empat macam. Yaitu KUHperdata ,traktat, yurisprudensi, […]

Read More
Paman Sam

Lahirnya’ Paman Sam, Julukan Bagi ASSamuel Wilson

Pendidikan

Lahirnya’ Paman Sam, Julukan Bagi ASSamuel Wilson Padai 203 tahun silam, Amerika Serikat Mendapat julukan sebagai negeri “Uncle Sam” (Paman Sam). Nama ini berasal dari Samuel Wilson, seorang pengepak daging dari Troy, New York. Dia menyuplai daging sapi segar untuk Angkatan Darat AS di masa perang saudara pada 1812.   Menurut situs History, Wilson (1766-1854) Bertugas […]

Read More
Candi-Candi di Jawa Tengah Bagian Selatan

Candi-Candi di Jawa Tengah Bagian Selatan

Pendidikan

Candi-Candi di Jawa Tengah Bagian Selatan Candi-candi Jawa Tengah bagian selatan menggambarkan susunan masyarakat yang feodalistik dengan raja sebagai pusat dunia. Candi-candi yang ukurannya lebih kecil mengitari candi utama yang lebih besar. a) Komplek Candi Roro Jonggrang (Prambanan) Di sekitar Candi Prambanan ini banyak terdapat candi-candi kecil dan tiga candi induk. Komplek candi ini didirikan […]

Read More