Pengertian Simple Past Tense

Pengertian Simple Past Tense

Pengertian Simple Past Tense

Pengertian Simple Past Tense

Simple Past Tense adalah

perubahan bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan suatu kejadian, peristiwa yang sudah terjadi. Inti dari Past Tense adalah untuk menyatakan peristiwa yang telah “Lampau”. Lampau disini tak harus sudah lama-lama amat juga, pokoknya sudah berlalu, sudah lewat. Itulah penekanannya. Mungkin kemarin, satu jam lalu, 2 tahun lalu, 2 abad yang lalu, dan sebagainya. Semua itu sudah “Past”.
Rumus Past Tense: 
Positif: S + V2 
Negatif: S + did not + V1 
Tanya: Did + S + V1 
Ingat, V2 maksud saya adalah Kata Kerja atau Verb bentuk ke-2. Tentang kata kerja dapat Anda baca di Kata Kerja
Anda resepkan dulu bahwa kata kerja bantu “DO” bentuk present DO, bentuk keduanya (Bentuk Past) adalah DID. Kalau Present kan: I do not… maka Past nya: I did not….
Yang barusan saya terangkan diatas tadi akan memudahkan Anda mempelajari Past Tense ini untuk Kalimat yang Negatif dan Kalimat Tanya. Ingat saja DO jadi DID.
Contoh Kalimat Past Tense: 
-I launched this blog on july 14th 2009 
Artinya: 
Saya meluncurkan atau launching blog ini tanggal 14 juli 2009.
Sudah lewat kan?
Kata kerjanya bentuk kedua “launched”, ini tergolong kata kerja beraturan, tinggal tambahkan ED di belakang launch.
Anda ingin punya blog sendiri seperti milik saya ini? Do you want to have your own blog like this? Wah mudah, petunjuk lengkapnya, eh kursusnya bisa Anda ikuti disini:
Ok kita lanjutkan tentang Paste Tense ini ya.
Contoh lagi: 
Kita akan pakai kata kerja bentuk 1-2-3 berikut:
see – saw – seen (melihat)
buy – bought- bought (membeli)
go – went – gone (pergi)
-I saw she standing there (Saya lihat dia berdiri disana).
-My Father bought this car last year
-They went to Tokyo last month
-She went home two minutes ago
Semua itu sudah terjadi, sudah melihat, membeli mobilnya juga tahun lalu, ke Tokyonya bulan lalu, pulangnya (went home) juga 2 menit yang lalu. Kita gunakan Past Tense.
Kalimat Negatif Past Tense 
Sesuai rumusnya: S + did + not + V1
Perhatikan dengan seksama, Kata kerjanya berubah lagi menjadi bentuk pertama (V1). Lalu kata kerja bentuk past-nya kemana? Pindah ke DID nya itu. Tadi kan diatas sudah saya bilang:
V1 -V2 – V3: Do – Did – Done
Jadi kita pakai “Did”. Karena negatif maka tambah “Not”. Jadi Did Not!
Kalimat positif tadi, kita jadikan negatif: 
-I saw her standing there
-Menjadi: I did not see she standing there
-Lihatlah saw jadi see lagi. See-saw-seen kan bentuk kata kerjanya?
Berurusan dengan Past Tense maka Anda perlu mempunyai banyak perbendaharaan Kata Kerja.
Positif: My Father bought this car last year
Negatif: My Father did not BUY this car last year
Anda coba yang dua ini ya: 
-They went to Tokyo last month. Jadi ….mereka pergi ke Tokyo bulan lalu.
-She went home two minutes ago. Jadi ….dia pulang ke rumahnya 2 menit lalu.
Kalimat Tanya Past Tense 
Kalau Anda sudah tau kalimat negatif Past Tense maka kalimat tanya tinggal dibalik mawon, DID nya di depan Subject.
Positif: My Father bought this car last year
Tanya: Did My Father BUY this car last year
Anda coba yang dua ini ya: 
-They went to Tokyo last month.
-She went home two minutes ago.
Boleh saja Anda tambahkan dengan Where, When, Why dan sebagainya seperti ini:
-When did my father buy this car?
-Why did they go to tokyo?

Baca Juga:

You might be interested in …

Teori Penawaran (Supply)

Teori Penawaran (Supply)

Pendidikan

Teori Penawaran (Supply) Hukum penawaran berasumsi bahwa dengan menganggap hal lainnya tetap, kuantitas barang yang ditawarkan akan meningkat ketika harga barang tersebut terus meningkat. (Mankow, 2002). Hubungan antara harga produk dengan kuantitas yang ditawarkan dapat dilihat dalam skedul penawaran (supply schedule). (Mankiw, 2002) Kurva penawaran memperlihatkan perubahankuantitas barang yang ditawarkan ketika harganya berubah. Karena harga […]

Read More
Tahapan operasional konkrit

Tahapan operasional konkrit

Pendidikan

Tahapan operasional konkrit Tahapan ini adalah tahapan ketiga dari empat tahapan. Muncul antara usia enam sampai duabelas tahun dan mempunyai ciri berupa penggunaan logika yang memadai. Proses-proses penting selama tahapan ini adalah: Pengurutan—kemampuan untuk mengurutan objek menurut ukuran, bentuk, atau ciri lainnya. Contohnya, bila diberi benda berbeda ukuran, mereka dapat mengurutkannya dari benda yang paling besar ke […]

Read More
Tahap Siklus Daur Air

Tahap Siklus Daur Air

Pendidikan

Tahap Siklus Daur Air Proses 1: Penguapan / Evaporasi Siklus air dimulai dari proses penguapan. Penguapan yaitu proses penguapan air yang ada di permukaan bumi alasannya energi panas dari matahari. Air dalam bentuk cair dari aneka macam sumber air (seperti laut, danau, sungai, tanah, dll) berkembang menjadi uap air dan naik di atas lapisan atmosfer. Semakin […]

Read More