Pengertian Alamat IP, Fungsi Dan Contoh-contohnya

Pengertian Alamat IP, Fungsi Dan Contoh-contohnya

Pengertian Alamat IP, Fungsi Dan Contoh-contohnya

 

Pengertian Alamat IP, Fungsi Dan Contoh-contohnya
Pengertian Alamat IP, Fungsi Dan Contoh-contohnya

Hallo Sobat Androbuntu semua, jaman modern seperti sekarang orang bekerja banyak menggunakan komputer yang terakses dengan internet.

Nah pernahkah kamu mengoperasikan sebuah komputer? Tentu kamu pernah menggunakan internet kan?

Pernahkah kamu memerhatikan dengan seksama, bagaimana komputer kamu bisa terhubung dengan internet?

Bagaimana orang dari penjuru dunia bisa menghubungi kamu tanpa mengalamai kesulitan sedikit pun?

Menggunakan internet pasti jawabannya. Nah, perlu komponen apa saja agar bisa terhubung dengan internet? Dengan IP? Apa itu IP? Apa fungsinya? Apa saja kelas pembagian IP? Bagaimana cara mengetahui alamat IP? Contohnya seperti apa?

Tepat sekali jika kamu mengunjungi artikel ini, karna kali ini kita akan membahas tentang alamat IP jadi semua pertanyaan kamu akan dijawab secara detail. Nah, Apa sih Alamat IP itu? Yuuk langsung saja kita simak Pengertian Alamat IP.
Apa itu Alamat IP

IP Address merupakan singkatan dari Internet Protocol Address.

Bagi orang awam yang tidak menyukai dunia teknologi, pasti memahami artinya saja sudah sulit apalagi mempelajari lebih banyak lebih mendalam mengenai alamat IP.

Eitss, sebenarnya Alamat IP ini mudah dipahami, karna ini hanyalah barisan angka biner yang disusun antara 32 bit sampai 128 bit dan fungsinya adalah mengidentifikasi alamat masing-masing komputer.

Biasanya angka 32 bit digunakan untuk Alamat IP versi IPv4 dan 128 bit pula untuk versi IPv6.
Fungsi Alamat IP

Setelah tahu pengertian Alamat IP, tentu saja kamu harus tahu fungsi dari pembuatan Alamat IP ini kan? Yuk simak penjelasan singkat di bawah ini

1. Alamat IP berfungsi sebagai alat mengidentifikasi hosting, sebagai perumpamaannya jika sebuah komputer adalah manusia maka Alamat IP ini adalah identitasnya.

Nah Host di sini adalah semua kegiatan yang ada pada jaringan komputer. Jadi Alamat IP ini akan mengidentifikasi adanya aktifitas hosting.

2. Alamat IP sebagai pendeteksi alamat jaringan, nah untuk fungsi yang kedua ini sangat efektif digunakan saat kamu ingin mengetahui keberadaan Alamat IP atau lokasi dari komputer yang digunakan.

Namun harus menggunakan internet, karena dengan internet barulah Alamat IP mampu mendeteksi keberadaan alamat jaringan.
Advertisement
Kelas Alamat IP

Alamat IP dibagi menjadi lima kelas. Masing-masing memiliki jumlah host yang berbeda. Yuk langsung saja kita lihat perbedaannya.
1. Alamat IP untuk Kelas A

Alamat IP Kelas A ini cocok untuk sistem jaringan dengan skala besar. Bit awal dimulai dengan angka 0. Jumlah maksimal hostnya bisa mencapai 16.777.226 dari seluruh dunia.
2. Alamat IP untuk Kelas B

Alamat IP Kelas B ini cocok untuk sistem jaringan dengan skala besar dan menengah. Bit awal dimulai dengan angka 128.0.0.0. Jumlah maksimal hostnya bisa mencapai 65.536 dari seluruh dunia.
3. Alamat IP untuk Kelas C

Alamat IP Kelas C ini cocok untuk sistem jaringan dengan skala kecil. Bit awal dimulai dengan angka 192.0.0.0. Jumlah maksimal hostnya hanya mencapai 256 saja dari seluruh dunia.
4. Alamat IP untuk Kelas D

Alamat IP Kelas D ini cocok untuk keperluan multicasting saja. Bit awal dimulai dengan angka 224.0.0.0. Tidak ada jumlah maksimal hostnya karena Alamat IP ini tidak mengenal istilah Network ID maupun Host ID.
5. Alamat IP untuk Kelas E

Alamat IP Kelas E ini cocok untuk keperluan eksperimental. Bit awal dimulai dengan angka 240.0.0.0. Tidak ada jumlah maksimal hostnya karena Alamat IP ini tidak mengenal istilah Network ID maupun Host ID.
Cara mengetahui Alamat IP

Bagaimana cara mengetahui Alamat IP melalui komputer atau PC kamu? Jangan lupa untuk melihatnya, komputer harus dalam keadaan terhubung dengan internet ya.

1. Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membuka Network Connection. Caranya klik tombol Start Menu lalu tekan Network Connection atau bisa juga dengan klik Win + R , ketik ncpa.cpl lalu tekan Enter.

2. Langkah kedua, pilih koneksi internet yang sedang kamu gunakan, lalu klik kanan pilih Status.

3. Pada jendela pertama klik Details.. untuk melihat informasi tentang Network Connection Details. Di jendela Details, sudah berisi informasi lengkap tentang Alamat IP, DNS dan informasi lainnya.

Nah, bagaimana? Sekarang kamu sudah tahu kan Pengertian Alamat IP. Semoga setelah berkunjung di web kami, ilmu kamu semakin banyak dan bermanfaat untuk kedepannya. Terima kasih, sampai jumpa di artikel selanjutnya ya.

Sumber:

http://journals.sbmu.ac.ir/en-me/comment/view/20841/15799/102677

You might be interested in …

Resmi Melenggang, Huawei Y6 Pro (2019) Tawarkan Desain Apik nan Elegan

Resmi Melenggang, Huawei Y6 Pro (2019) Tawarkan Desain Apik nan Elegan

Teknologi

Resmi Melenggang, Huawei Y6 Pro (2019) Tawarkan Desain Apik nan Elegan   Huawei belum lama ini meluncurkan smartphone barunya di Sri Lanka, tepatnya ada tiga smartphone yang diluncurkan di sana. Nah, dua dari tiga smartphone tersebut ternyata sudah diluncurkan pada tahun 2018 kemarin, yakni Huawei Y7 Pro (2019) dan Huawei Y9 (2019), sehingga smartphone yang […]

Read More

Apple rilis iPad dan AirPods terbaru bulan depan?

Teknologi

Apple rilis iPad dan AirPods terbaru bulan depan? Situs dari Yunani mengklaim mereka mendapatkan informasi tentang peluncuran produk-produk baru dari Apple yang akan berlangsung pada Maret mendatang, namun, hingga saat ini perusahaan dari Cupertino tersebut belum mengumumkan tanggal rilis tersebut. Informasi tersebut, seperti dilansir Phone Arena, berasal dari seorang sumber pemasok dari China, menyebutkan raksasa […]

Read More
Perkembangan Telematika

Perkembangan Telematika

Teknologi

Perkembangan Telematika Setelah mengetahiu definisi dari telematika, selanjutnya akan dibahas mengenai perkembangan telematika yang sangat cepat di berbagai negara terutama Indonesia.¬†Untuk kasus di Indonesia, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang wktunya […]

Read More