Pendidikan Jasmani Buahkan Prestasi

Pendidikan Jasmani Buahkan Prestasi

Pendidikan Jasmani Buahkan Prestasi

Pendidikan Jasmani Buahkan Prestasi
Pendidikan Jasmani Buahkan Prestasi

Mens sana in corpore sano, di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat,

” ungkapan tersebut menyiratkan pentingnya olahraga di mata Wakil Kepala Sekolah SMAN 13 Bandung, Hari Wibisono. Bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke 35 yang jatuh pada tanggal 9 September, ia yang merupakan salah seorang wasit pencaksilat di Asean Games 2018 tersebut mengungkapkan betapa pentingnya pendidikan jasmani bagi para siswa.

“Dengan berolahraga, badan kita bergerak, seluruh organ tubuh dan otot juga bergerak, itu akan membawa dampak baik bagi tubuh. Peredaraan darah akan lebih lancar dan panca indera pun akan lebih cekatan,” tuturnya saat ditemui di SMAN 13 Bandung, Jalan Raya Cibeureum No. 52, Cempaka, Andir, Kota Bandung, Senin, 10 September 2018.

Kemudian Hari menuturkan, setelah membiasakan diri untuk berolahraga,

itu akan sangat menunjang bakat dan minat siswa di bidang olahraga yang lebih spesifik. “Dengan membiasakan olahraga, ini akan menunjang prestasi di cabang olahraga yang mereka minati, seperti sepakbola, silat, basket dan olahraga lainnya,” ungkap guru kelahiran 17 Januari 1960 tersebut.

Pun, aktivitas olahraga dapat membuat daya tangkap siswa di kelas menjadi lebih cekatan karena kondisi fisik mereka yang lebih siap untuk berkonsentrasi. “Aktivas olahraga dapat membuat tenaga menjadi lebih besar dan lebih konsentrasi. Ini berbeda jika kita setiap harinya terpaku duduk kurang lebih 8 jam, itu akan membuat tubuh kita lelah,” katanya.

Berpestasi lewat olahraga

Ada banyak jalur untuk menjadi siswa berprestasi, salah satunya lewat jalur olahraga

. Bahkan atlet kelas dunia saat ini, tak sedikit yang mengawali karirnya saat sedang mengikuti olimpiade olahraga saat di bangku Sekolah. Jonathan Crhistie, peraih emas bulu tangkis tunggal putra di asean games 2018 tersebut tercium potensinya saat ia memenangi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2008 silam. Maka, memfokuskan diri dalam  bidang olahraga menjadi hal penting untuk mengembangkan potensi. “Itu menjadi penting buat siswa, karena lewat olahraga mereka bisa berprestasi juga,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://icanhasmotivation.com/doa-sebelum-belajar/

You might be interested in …

Teater Klasik

Pendidikan

Teater Klasik Ciri-cirinya sebagai berikut: Ø  Materi berdasarkan motif yunani/romawi, baik dari segi cerita sejarah maupunn cerita klasik. Ø  Ditulis dalam bentuk sajak berirama. Ø  Aktingnya bergaya deklanasi. Ø  Laku statis, monolog sangat panjang untuk memberi kesempatan deklarasi yang berlebih-lebihan, akibatnya laku dramatis terlambat. Ø  Aliran ini tunduk pada trilogi aristoteles. Tokoh-tokohnya: Ø  Piere corneille Ø  jean racine Ø  joost van de vandel […]

Read More

Kutu daun (Macrosiphum rosae Linn., Aphids)

Pendidikan

Kutu daun (Macrosiphum rosae Linn., Aphids) Kutu daun, kecil, panjang ±0,6 mm, berwarna hijau, kadang-kadang tidak bersayap. Menyerang pucuk, sering menempel pada ranting dan kuncup bunga.   Kumbang Tiga jenis kumbang penyerang tanaman mawar: kumbang Chafer (Macrodactylis subspinosus), Fuller (Autoserica castanca) dan Curculio (Rhyncite bicolor). Kumbang Chafer warna coklat kekuning-kuningan panjang tubuh sekitar 12 mm, […]

Read More

Krisis hukum

Pendidikan

Krisis hukum Rekayasa-rekayasa yang dibangun pemerintahan orde baru tidak terbatas pada bidang politik. Dalam bidang hukum pun, pemerintah melakukan intervensi. Artinya, kekuasaan peradilan harus dilaksanakan untuk melayani kepentingan para penguasa dan bukan untuk melayani masyarakat dengan penuh keadilan. Bahkan, hukum sering dijadikan alat pembenaran para penguasa. Kenyataan itu bertentangan dengan ketentuan pasa 24 UUD 1945 […]

Read More