Pemkot Ambon Belajar Perda KTR

Pemkot Ambon Belajar Perda KTR

Pemkot Ambon Belajar Perda KTR

 

Pemkot Ambon Belajar Perda KTR

Kawasan Tanpa Rokok

Untuk mengetahui bagaimana penerapan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) mulai dari merancang Peraturan Daerah (Perda) hingga pelaksanaannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengunjungi Kota Bogor.

Kepala Dinas Kesehatan

Rombongan dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon Wendy Pelupessy dan diterima Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Bogor Erna Nuraena beserta jajarannya di Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Kamis (28/06/2018).

Kepala Dinkes Kota Ambon Wendy Pelupessy menuturkan, penerapan KTR di Kota Ambon saat ini masih berupa Peraturan Wali Kota (Perwali) yang dikeluarkan pada tahun 2015. Peraturan tersebut akan ditingkatkan menjadi Perda. Oleh kerena itu, Pemkot Ambon perlu belajar dari daerah lain yang penerapan KTR-nya sudah berjalan dengan baik.

Kota Bogor

Dia menyebutkan, dipilihnya Kota Bogor sebagai tujuan kunjungan kerja karena berdasarkan koordinasi dan informasi dari media ternyata Kota Bogor termasuk yang berada di awal dalam penerapan Perda KTR. Bahkan penerapannya sudah berjalan baik sampai kepada penerapan dan pemberian sanksi.

“Oleh karena itu kami ke Kota Bogor untuk belajar bagaimana Pemkot Ambon bisa membuat Perda sampai kepada penerapannya hingga sanksi-sanksinya,” jelas Wendy.

Wendy melanjutkan

Selain KTR pihaknya juga berharap mendapat informasi lebih terkait hal-hal lain yang menonjol di bidang kesehatan di Kota Bogor yang bisa di adopsi Pemkot Kota Ambon, khususnya Dinas Kesehatan.

Dari hasil paparan dan penjelasan yang disampaikan tim KTR Kota Bogor, Wendy mengaku pihaknya tidak salah memilih Kota Bogor sebagai tempat untuk bisa belajar bagaimana membuat Perda sampai kepada penerapan dan sanksi-sanksinya.

”Kami sangat tertarik terutama dengan mobil curhat Kota Bogor yang mungkin bisa diterapkan di Kota Ambon,” ujarnya.

 

Sumber: http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/teks-editorial-dan-contohnya/

You might be interested in …

Teater Klasik

Pendidikan

Teater Klasik Ciri-cirinya sebagai berikut: Ø  Materi berdasarkan motif yunani/romawi, baik dari segi cerita sejarah maupunn cerita klasik. Ø  Ditulis dalam bentuk sajak berirama. Ø  Aktingnya bergaya deklanasi. Ø  Laku statis, monolog sangat panjang untuk memberi kesempatan deklarasi yang berlebih-lebihan, akibatnya laku dramatis terlambat. Ø  Aliran ini tunduk pada trilogi aristoteles. Tokoh-tokohnya: Ø  Piere corneille Ø  jean racine Ø  joost van de vandel […]

Read More
Sarana dan Prasarana Pendidikan di Jabar Sudah Memenuhi Standar

Sarana dan Prasarana Pendidikan di Jabar Sudah Memenuhi Standar

Pendidikan

Sarana dan Prasarana Pendidikan di Jabar Sudah Memenuhi Standar   Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) telah memenuhi 8 standar nasional pendidikan sebesar 100%, termasuk diantaranya sarana dan prasarana. Standar penunjang lain yang sudah dipenuhi pun yakni pembiayaan, pendidik dan tenaga kependidikan, lulusan, isi, proses, penilaian, serta pengelolaan. Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan […]

Read More
Keren, Siswa Birrul Ukir Prestasi di Kejuaraan Pencak Silat Jakarta

Keren, Siswa Birrul Ukir Prestasi di Kejuaraan Pencak Silat Jakarta

Pendidikan

Keren, Siswa Birrul Ukir Prestasi di Kejuaraan Pencak Silat Jakarta Satu lagi prestasi membanggakan ditorehkan siswa SMP IT Birrul Waalidain. Raden Rahayuningati Ridwan Saputra, siswa kelas VIII yang juga Ketua Osis, menduduki peringkat II Kejuaraan Pencak Silat Jakarta Championship 10 di Cibubur, akhir Oktober lalu. Raya memaparkan, dirinya baru kali pertama mengikuti kejuaraan tersebut di […]

Read More