Pemikir Ekonomi Islam Ibnu Taimiyah

Pemikir Ekonomi Islam Ibnu Taimiyah

Ibnu Taimiyah
Ibnu Taimiyah

Ibnu Taimiyah

Pemikiran ekonomi Ibnu Taimiyah banyak diambil dari berbagai karya tulisnya, antara lain Majmu’ Fatawa Syaikh al-Islam, as-Siyasah asy-Syar’ayyah fi Ishlah ar-Ra’i wa ar-Ra’iyah dan al-Hisbah fi al-Islam.

a. Harga yang Adil Mekanisme harga dan Regulasi Harga

1) Harga yang adil

Konsep harga yang adil pada hakikatnya telah ada digunakan sejak awal kehadiran islam. Alquran menekankan keadilan dalam setiap aspak kehidupan umat manusia. Oleh kerena itu, adalah hal yang wajar jika keadilan juga diwujudkan dalam aktivitas pasar, khusnya harga. Karena, tujuan utama harga yang adil adalah memelihara keadilan dalam mengadakan transakasi timbal balik dan hubungan-hubungan lain diantara anggota masyarakat. Pada konsep harga yang adil, pihak penjual dan pembeli sama-sama merasakan keadilan.

2) Mekanisme harga

Mekanisme harga adalah proses yang berjalan atas dasar Tarik-menarik anatara produsen dan konsumen baik dari pasar output (barang) ataunpun input (factor-faktor produksi). Menurut Ibnu Taimiyah naik turunnya harga bukan saja dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan tetapi ada factor-faktor lain.

Baca Juga: Doa sebelum belajar

3) Regulasi Harga

Setelah menguraikan secara panjang lebar tentang konsep harga yang adil dam mekanisme harga, Ibnu Taimiyah melanjutkan pembahasan dengan pemaparan secara detail mengenai konsep kebijakan pengendalian harga oleh pemerintah. Ibnu Taimiyah membedakan dua janis penetapan harga, yakni penetapan harga yang tidak adil dan cacat hukum serta penetapan harga yang adil dan sah menurut hukum. Penetapan harga yang tidak adil dan cacat hukum adalah penetapan harga yang yang dilakukan pada saat kenaikan harga-harga terjadi akibat persaingan bebas,yakni kelangkaan supply dan kenaikan demand.
b. Fungsi uang, dan perdagangan uang, percetakan uang sebagai alat tukar resmi, implikasi penerapan lebih dari satu standar mata uang

1) Fungsi uang dan perdagangan uang
Dalam hal uang, Ibnu Taimiyah menyatakan bahwa fungsi utama uang adalah sebagaialat pengukur nilai dan sebagai media untuk memperlancar pertukaran barang. Hal itu sebagaimana yang beliau ungkapkan sebagai berikut:
Terdapat sejumlah alasan mengapa uang dalam Islam dianggap sebagai alat untuk melakukan transaksi, bukan diperlakukan sebagai komoditas: (1) uang tidak mempunyai kepuasaan intrinsik, (2) komoditas mempunyai kualitas yang berbeda-beda, (3) komoditas akan menyertai secara fisik dalam transaksi jual beli.

2) Percetakan uang sebagai alat tukar resmi
Penguasa seharusnya mencetak fulus (mata uang selain perak dan emas) sesuai dengan nilai yang adil tanpa menimbulkan kdzaliman kepada mereka.

3) Implikasi penerapan lebih dari satu standar mata uang
Ibnu Taimiyah menyarankan agar tidak membatalkan masa berlaku mata uang yang sedang berada di tangan masyarakat. Ketika pemerintah menyatakan tidak berlaku lagi atas mata uang yang dipegang masyarakat, yang berarti uang diperlakukan sebagai barang yang tidak mempunyai nilai yang sama dibandingkan dengan ketika berfungsi sebagai uang, maka masyarakat sangat dirugikan dalam hal ini.

You might be interested in …

Dzikir dan Doa Ramadhan

Dzikir dan Doa Ramadhan

Agama

Dzikir dan Doa Ramadhan Bulan Ramadhan Penuh Berkah Bulan Ramadhan tahun 1436 H ini, telah berada di depan mata. Setiap orang beriman tentu senang menantikan kedatangannya. Apalagi dalam hadits dikatakan, “Barang siapa gembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah haramkan jasadnya dari api neraka.” Tak ada kegembiraan menyamai gembiranya menyambut Ramadhan. Namun, kegembiraan ini akan menjadi […]

Read More
Pengertian Ibadah Haji

Pengertian Ibadah Haji

Agama

Pengertian Ibadah Haji Pengertian Ibadah Haji Ibadah haji merupakan rukun islam yang kelima, apabila kita telah melaksanakannya maka sempurnalah islam kita, meskipun demikian banyak sekali saudara-saudara kita yang berhaji masih bingung mengenai pelaksanaan ibadah haji, oleh karena itu saya mengajak para pembaca menilik bagaimana rasulullah melaksanakan haji, siapa tau diantara para pembaca dikemudian hari ada […]

Read More
Keajaiban sedekah dapat mengobati penyakit dan menambah usia

Keajaiban sedekah dapat mengobati penyakit dan menambah usia

Agama

Keajaiban sedekah dapat mengobati penyakit dan menambah usia Keajaiban sedekah diyakini juga mampu mengobati segala penyakit yang diderita seseorang. Rasulullah SAW bersabda, “Peliharalah harta bendamu dengan cara mengeluarkan zakat. Dan obatilah penyakitmu dengan sedekah. Dan hadapilah cobaan yang datang bertubi-tubi dengan do’a dan merendahkan diri kepada Allah.” (HR. Abu Daud). Keajaiban tersebut tentu saja akan […]

Read More