Pemeriksaan mata

Pemeriksaan mata

Tujuan

  1. a)     Mengetahui bentuk dan fungsi mata
  2. b)     Mengetahui adanya kelainan pada mata.

Persiapan alat

  1. a)     Senter Kecil
  2. b)     Surat kabar atau majalah
  3. c)      Kartu Snellen
  4. d)     Penutup Mata
  5. e)     Sarung tangan

Prosedur Pelaksanaan

  • Inspeksi:  bentuk, kesimestrisan, alis mata, bulu mata, kelopak mata, kesimestrisan, bola mata, warna konjunctiva dan sclera (anemis/ikterik), penggunaan kacamata / lensa kontak, dan respon terhadap cahaya.

Normal: simetris mata kika, simetris bola mata kika, warna konjungtiva pink, dan sclera berwarna putih.

Tes Ketajaman Penglihatan

            Ketajaman penglihatan seseorang mungkin berbeda dengan orang lain. Tajam penglihatan tersebut merupakan derajad persepsi deteil dan kontour beda. Visus tersebut dibagi dua yaitu:

1).  Visus sentralis.

            Visus sentralis ini dibagi dua yaitu visus sentralis jauh dan visus sentralis dekat.

  1. visus centralis jauh merupakan ketajaman penglihatan untuk melihat benda benda yang letaknya jauh. Pada keadaan ini mata tidak melakukan akomodasi. (EM. Sutrisna, dkk, hal 21).
  2. virus centralis dekat yang merupakan ketajaman penglihatan untuk melihat benda benda dekat misalnya membaca, menulis dan lain lain. Pada keadaan ini mata harus akomodasi supaya bayangan benda tepat jatuh di retina. (EM. Sutrisna, dkk, hal 21).

2).  Visus perifer

            Pada visus ini menggambarkan luasnya medan penglihatan dan diperiksa dengan perimeter. Fungsi dari visus perifer adalah untuk mengenal tempat suatu benda terhadap sekitarnya dan pertahanan tubuh dengan reaksi menghindar jika ada bahaya dari samping. Dalam klinis visus sentralis jauh tersebut diukur dengan menggunakan grafik huruf Snellen yang dilihat pada jarak 20 feet atau sekitar 6 meter. Jika hasil pemeriksaan tersebut visusnya e”20/20 maka tajam penglihatannya dikatakan normal dan jika Visus <20 adalah=”” anomaly=”” bermacam=”” dikatakan=”” kelainan=”” kurang=”” macam=”” maka=”” peglihatan=”” pembiasan.=”” penglihatanya=”” penurunan=”” penyebab=”” refraksi=”” salah=”” satunya=”” seseorang=”” span=”” tajam=””>

 prosedur pemeriksaan visus dengan menggunakan peta snellen yaitu:

Memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud tujuan pemeriksaan.

Meminta pasien duduk menghadap kartu Snellen dengan jarak 6 meter.

Memberikan penjelasan apa yang harus dilakukan (pasien diminta mengucapkan apa yang akan ditunjuk di kartu Snellen) dengan menutup salah satu mata dengan tangannya tanpa ditekan (mata kiri ditutup dulu).

Pemeriksaan dilakukan dengan meminta pasien menyebutkan simbol di kartu Snellen dari kiri ke kanan, atas ke bawah.

Jika pasien tidak bisa melihat satu simbol maka diulangi lagi dari barisan atas. Jika tetap maka nilai visus oculi dextra = barisan atas/6.

Jika pasien dari awal tidak dapat membaca simbol di Snellen chart maka pasien diminta untuk membaca hitungan jari dimulai jarak 1 meter kemudian mundur. Nilai visus oculi dextra = jarak pasien masih bisa membaca hitungan/60.

Jika pasien juga tidak bisa membaca hitungan jari maka pasien diminta untuk melihat adanya gerakan tangan pemeriksa pada jarak 1 meter (Nilai visus oculi dextranya 1/300).

Jika pasien juga tetap tidak bisa melihat adanya gerakan tangan, maka pasien diminta untuk menunjukkan ada atau tidaknya sinar dan arah sinar (Nilai visus oculi dextra 1/tidak hingga). Pada keadaan tidak mengetahui cahaya nilai visus oculi dextranya nol.

Pemeriksaan dilanjutkan dengan menilai visus oculi sinistra dengan cara yang sama.

Melaporkan hasil visus oculi sinistra dan dextra. (Pada pasien vos/vodnya “x/y” artinya mata kanan pasien dapat melihat sejauh x meter, sedangkan orang normal dapat melihat sejauh y meter.

 

Sumber :

https://littlehorribles.com/

You might be interested in …

Negara merupakan

Negara merupakan

Pendidikan

Negara merupakan    NEGARA Negara merupakan alat dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan manusia dalam masyarakat. Oleh karena itu, sebagai organisasi, negara dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua kekuasaan golongan kekuasaan serta dapat menetapkan tujuan hidup bersama. Dengan perkataan lain, negara mempunyai 2 tugas utama, yaitu : Mengatur dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam […]

Read More
Berikan Penghargaan Kepada 68 Masyarakat Penyebar SPPT

Berikan Penghargaan Kepada 68 Masyarakat Penyebar SPPT

Pendidikan

Berikan Penghargaan Kepada 68 Masyarakat Penyebar SPPT   Kota Bogor Sebanyak 68 tokoh masyarakat perwakilan dari 68 Kelurahan se-Kota Bogor menerima penghargaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Penghargaan tersebut diberikan atas dasar dedikasi mereka yang secara rutin membantu Kelurahan menyebarkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) kepada masyarakat. Penyerahan penghargaan Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan langsung Plt. […]

Read More
PENGARUH KEDISIPLINAN

PENGARUH KEDISIPLINAN

Pendidikan

PENGARUH KEDISIPLINAN Orang yang memiliki disiplin diri yang baik akan berpengaruh terhadap perilakunya, yaitu tingkah laku, minat, pendirian, dan kemampuan yang positif. Pribadi yang disiplin sangat berhati-hati dalam mengelola pekerjaan dan penuh tanggung jawab dalam memenuhi kewajibannya. Misalnya, seorang yang disiplin tidak akan mau menyontek karena menyontek berarti menipu diri sendiri dan orang lain, tidak […]

Read More