Pemeliharaan Tanaman Jagung

Pemeliharaan Tanaman Jagung

Pemeliharaan Tanaman Jagung

Pemeliharaan Tanaman Jagung
Pemeliharaan Tanaman Jagung

Pemeliharaan tanaman jagung adalah proses yang penting, karena akan ikut menentukan hasil produksi dari aktivitas kita bercocok tanam jagung.

Kegiatan pemeliharaan tanaman jagung meliputi:

1. Penyiraman

Cara yang paling mudah untuk memenuhi kebutuhan air bagi tanaman jagung adalah dengan membuat saluran air pada sekeliling lahan atau dari turunnya air hujan. Sebab, bila kita harus menyiram lahan yang begitu luas, akan cukup merepotkan.

Air bagi tanaman jagung dibutuhkan untuk:
Saat awal pertumbuhan yaitu untuk perkecambahan
Saat pembentukan tongko

Akibat kekurangan air adalah:
Biji lama/gagal berkecambah
Tongkol jagung menjadi kerdil

Cara penyiraman lahan tanaman jagung adalah sebagai berikut:
Pada daerah yang cukup air, penyiraman dilakukan dengan cara menyalurkan air pada saluran air antara barisan tanamannjagung.. tunggu sampai 3 jam, bila air masih sisa dalam sxaluran tadi, maka air harus dibuang.
Pada lahan yang kering, penyiraman dilakukan dengan menggunakan gembor.
Waktu penyiraman tanaman jagung adalah:
Setelah masa tanam jagung selesai, dengan tujuan agar biji jagung segera berkecambah.
Setiap hari satu kali tanaman jagung disiram selama satu minggu.
Setelah istirahat, penyiraman kembali dilakukan setelah minggu ke-4.
Saat pembentukan tongkol, tanaman jagung disiram sehari sekali agar tumbuh dengan sempurna.

Hal yang perlu diperhatikan dalam penyiraman tanaman jagung adalah:
Jangan menyiram tanaman jagung jika hari sudah hujan. Karena jika terlalu banyak air tanaman jagung bisa membusuk dan akhirnya mati.
Penyiraman hanya dilakukan jika lahan kering saja.

2. Penyiangan

Penyiangan adalah kegiatannmembuang rumput liar/pengganggu yang ikut tumbuh bersama tanamanjagung, yang sering disebut gulma.
Macam-macam rumput liar yang sering tumbuh dalam lahan jagung adalah:
Rumput teki
Alang-alang
Kaki/tapakmkuda
Meniran
Krokot

Cara penanggulanggan rumput liar atau gulma ini adalah dngan cara:
Langsung dicabut dengan tangan secara beramai-ramai.
Dengan menggunakan herbisida yaitu senyawa kimia yang digunakan untuk membasmi gulma.

3. Pembubunan

Pembumbunan adalah penimbunan tanah pada sekeliling tanaman jagung. Caranya adalah sebagai berikut:
Pertama-tama kita bersihkan rumput liar yang tumbuh disekitar tanaman jagung, dengan cara dicabut
Ambil hasil cabutan rumput liar tadi, dan timbun dengan tanah pada sekeliling tanaman jagung.

4. Pemberian pupuk

Pemberian pupuk yanmg dimaksudkan disini adalah pemupukan lanjutan, yaitu setelah tanaman jagung berumur 2 minggu, dengan cara ditaburkan pada larikan tanaman jagung
Pemberian urea juga diberikan setelah tanaman jagung berumur 40 hari, dengan tujuan menungkatkan jumlah dan kualitas tongko, jagung.

5. Pemberian garam inggris

Tujuan pemberian garam inggris pada tanaman jagung adalah untuk:
Menambah kesempurnaan pertumbuhan sruktur daun
Menambah kesempurnaan pertumbuhan tongkol jagung
Memperkuat daya tahan tanaman jagung dari serangan penyakit, seperti bulai
Cara pemberian garam inggris pada tanaman jagung adalah sebagai berikut:
Larutkan garam inggris dalam air dengan perbandingan 4:1
Semprotkan pada bagian daun tanaman
Lakukan penyemprotan setiap semnggu sekali selama 4 minggu berturut-turut.

6. Pembuangan bunga jantan

Pembuangan bunga jantan pada tanaman jagung dilakukan pada saat bunga jantan keluar, tapi sebelum bunga mekar, jadi belum terjadi penyerbukan.
Tujuan pembuangan bunga jantan adalah untuk:
Pengalihan kekuatan/tenaga pada pembuatan tongkol
gar tongkol jagung menjadi lebih besar
Agar tongkol menjadi lebih banyak
Pembuangan bunga jantan dilakukan setelah 40 hari penanaman, untuk tanaman jagung yang ditanam di dataran rendah. Sedangkan untuk tanaman jagung yang ditanam di dataran tinggi, pembungaan bunga jantan dilakukan setelah 50 hari penanaman, karena perbedaan intensitas cahaya matahari yang diterima.

Cara pembuangan bunga jantan adalah sebagai berikut:
Goyang-goyangkan batang secara perlahan, jangan terlalu keras sebab dapat merusak bunga,
Perhatikan pelepah daunnya, tunggu sampai pelepah daunnya melebar.
Jika pelepah daun sudah melebar, maka cavutlah tangkai bunga jantan pada tanman jagung dengan hati-hati.

Sumber: https://www.tanam.co.id/

You might be interested in …

 Kehidupan Ekonomi

 Kehidupan Ekonomi

Pertanian

 Kehidupan Ekonomi               Pada zaman pendudukan Jepang, seluruh potensi ekonomi Indonesia diarahkan kepada kepentingan perang.sehingga wilayah RI mengalami keadaan ekonomi yang sangat kacau. Untuk sementara waktu, Pemerintah mengambil kebijaksanaan mengakui beberapa macam uang sebagai tanda pembayaran yang sah di wilayah RI yakni : uang De Javasche Bank, uang pemerintah […]

Read More
Standar Internasional Tentang Perlindungan Anak

Standar Internasional Tentang Perlindungan Anak

Pertanian

Standar Internasional Tentang Perlindungan Anak Anak-anak memiliki hak-hak untuk diakui dalam hukum internasional semenjak tahun 1924, ketika Deklarasi tentang Hak-hak Anak internasional yang pertama diadopsi oleh Liga Bangsa-Bangsa. Instrumen-instrumen  hak-hak  azasi  manusia  berikutnya  –  dari  Perserikatan  Bangsa-bangsa, seperti  Deklarasi  Universal  Hak–hak  Azasi  Manusia  1948,  dan  instrumen-instrumen  regional seperti  Deklarasi  Amerika  tentang  Hak-hak  dan  Kewajiban  Manusia  […]

Read More
Penyakit Tanaman Bawang Merah

Penyakit Tanaman Bawang Merah

Pertanian

Penyakit Tanaman Bawang Merah Layu Fusarium Layu fusarium menyerang tanaman bawang merah pada bagian dasar umbi lapis, sehingga pertumbuhan akar dan umbi bawang merah terganggu. Gejala serangan dapat diamati secara visual, Yaitu daun menguning cendrung terpelintir, Dan tanaman mudah di cabut karena akarnya membusuk. Pada dasar umbi terlihat cendawan putih, sedangkan pada umbi lapis jika […]

Read More