PAUD TERPADU

PAUD TERPADU

PAUD TERPADU

PAUD TERPADU

Berdasarkan kajian di atas, maka pemerintah menerbitkan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 butir 14 menyatakan bahwa “Pendidikan anaik usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut”.

Pendidikan Formal

Lebih lanjut pada pasal 28 dinyatakan bahwa pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal. PAUD pada jalur pendidikan formal dapat berupa Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudathul Atfhal (RA). Adapun PAUD pada jalur pendidikan nonformal dapat berupa Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), atau bentuk lain yang sederajat.

kebijakan PAUD

Meskipun berbagai kebijakan yang berkenan dengan pembinaan dan pelayanan PAUD telah di tetapkan, namun hingga akhir tahun 2009 menunjukkan dari sekitar 28,8 juta anak usia dini (0-6 tahun) yang terlayani PAUD baru sekitar 53,70%, baik yang terlayani melalui PAUD Formal (TK/RA/BA) maupun PAUD Nonformal (Taman Penitipan Anak, Kelompok Bermain, dan Satuan PAUD Sejenis, seperti PAUD Terintegrasi BKB/Posyandu, Taman Pendidikan Anak Sholeh/TAPAS, Taman Asuh Anak Muslim/TAAM), Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ), dan sejenisnya.

baca juga: https://www.seputarpengetahuan.co.id/2020/03/teks-proklamasi.html

Masih rendahnya akses layanan PAUD tersebut, antara lain disebabkan belum optimalnya pemanfaatan berbagai lembaga PAUD yang ada untuk memberikan layanan bagi anak usia 0 – 6 tahun, dan pada umumnya masih bersifat parsial, antara satu lembaga PAUD dengan lembaga PAUD lainnya.

Koordinasi

Oleh sebab itu pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini perlu dilaksanakan secara terpadu dan terkoordinasi, agar kemampuan anak dapat berkembang sesuai dengan usianya. Peraturan Menteri Pendidikan nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional menetapkan bahwa pembinaan pendidikan anak usia dini, baik yang mencakup PAUD Formal (TK/RA), PAUD Nonformal (TPA, KB dan SPS), dan PAUD Informal, pembinaannya menjadi kewenangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal, yang secara teknis dilakukan Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini.

You might be interested in …

FINANCIAL RISK MANAGEMENT

FINANCIAL RISK MANAGEMENT

Pendidikan

FINANCIAL RISK MANAGEMENT Fundamental The main objective of financial risk management is to minimize the potential loss arising from unexpected changes in currency rates, credit, commodities and equities. The risk of price volatility faced is known as market risk. There is market risk in various forms. Although the focus of the volatility of prices or […]

Read More
Pengertian Sampah

Pengertian Sampah

Pendidikan

Pengertian Sampah 1) Pengertian Sampah Sampah merupakan suatu bahan yang dibuang atau terbuang sebagai hasil dari aktivitas manusia maupun hasil aktivitas alam yang tidak/belum memiliki nilai ekonomis. 2) Jenis-jenis sampah. Sampah yang dihasilkan bermacam-macam bentuk dan jenisnya. Secara garis besar sampah dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu: (a) Sampah kering atau sampah anorganik (b) Sampah basah […]

Read More
SDN Babakanasem Bangun Perpustakaan Rp154 Juta

SDN Babakanasem Bangun Perpustakaan Rp154 Juta

Pendidikan

SDN Babakanasem Bangun Perpustakaan Rp154 Juta SDN Babakana­sem di Jalan Ciburial Indah, RT 03/04, Kelurahan Baranangsiang , Kecamatan Bogor Timur, tengah membangun satu ruang perpustakaan di sekolahnya. Pengerjaan pembangunan yang dila­kukan swakelola itu menghabiskan anggaran Rp154.759.000 melalui dana APBN 2018. “Bantuan pembangunan gedung per­pustakaan ini merupakan amanah pemerintah pusat yang wajib dilaks­anakan sebaik-baiknya demi majunya […]

Read More