Penerapan Standar Internasional

Penerapan Standar Internasional

Penerapan Standar Internasional Standar akuntansi internasional digunakan sebagai hasil dari : 1. Perjanjian internasional atau politis 2. Kepatuhan secara sukarela (atau yang didorong secara professional) 3. Keputusan oleh badan pembuat standar akuntansi internasional   Beberapa Peristiwa penting Dalam Sejarah Penentuan Standar Akuntansi Internasional 1959- Jacob Kraayenhof, mitra pendiri sebuah firma akuntan independen Eropa yang utama, […]

Read More
Kritik Atas Standar Internasional

Kritik Atas Standar Internasional

Kritik Atas Standar Internasional   Internasionalisasi standar akuntansi juga menuai kritik. Pada awal tahun 1971 (sebelum pembentukan IASC), beberapa pihak mengatakan bahwa penentuan standar internasional merupakan solusi yang terlalu sederhana atas masalah yang rumit. Dinyatakan pula bahwa akuntansi, sebagai ilmu sosial, telah memiliki flesibilitas yang terbangun dengan sendiri di dalamnya dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan […]

Read More

Masa Keemasan

Masa Keemasan Pada paruh pertama abad ke-10 yaitu antara masa jatuhnya Dinasti Tang dan naiknya dinasti Song, perdagangan dengan luar negeri cukup marak, terutama Fujian, Kerajaan Min dan negeri kaya Guangdong, Kerajaan Nan Han. Tak diragukan lagi Sriwijaya mendapatkan keuntungan dari perdagangan ini. Pada tahun 903, penulis Muslim Ibn Batutah sangat terkesan dengan kemakmuran Sriwijaya. […]

Read More

 Kehidupan Sosial dan Budaya

 Kehidupan Sosial dan Budaya Sriwijaya yang merupakan kerajaan besar penganut agama Budha, serta merupakan pusat agama Budha yang penting di Asia Tenggara dan Asia Timur. Agama Budha yang berkembang di Kerajaan Sriwijaya adalah agama Budha Mahayana. Menurut berita dari Tibet, seorang pendeta bernama Atica datang dan tinggal di Sriwijaya (1011-1023 M) untuk belajar agama Budha […]

Read More

 Struktur Birokrasi

 Struktur Birokrasi Kerajaan Sriwijaya menerapkan struktur birokrasi yang bersifat langsung, karena raja berperan penting dalam pengawasan terhadap tempat-tempat yang dianggap strategis. Raja dapat memberikan penghargaan terhadap penguasa daerah yang setia dan sebaliknya dapat menjatuhi hukumanterhadap penguasa daerah yang tidak setia kepada kerajaan. Dalam beberapa prasasti disebutkan tentang pelaksanaan suatu keputusan raja, lengkap dengan perincian hadiah […]

Read More

Pentingnya Pelayanan Prima

Pentingnya Pelayanan Prima Pelayanan prima kesehatan, adalah salah satu pelayanan yang dirindukan oleh masyarakat pada saat ini, adalah pelayanan kesehatan yang dapat memperhatikan kebutuhan dari masyarakat, yakni jika unit pelayanan masyarakat yg ingin maju dan mengharapkan pelanggannya untuk memakai atau memanfaatkan jasa pelayanannya, maka unit pelayanan tersebut harus dan tetap mengajak (baca: melalui promosi ) kepada […]

Read More

Proses Implementasi Nusantara Sehat

Proses Implementasi Nusantara Sehat Penempatan  1170 orang tenaga kesehatan akan dilakukan secara berkesinambungan ke 130 Puskesmas dan mereka akan bertugas di masing-masing Puskesmas selama 2 (dua) tahun. Seluruh peserta diberikan pembekalan materi bela negara, keahlian medis dan non-medis serta pengetahuan tentang program – program kesehatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan . Mereka juga diberikan pemahaman […]

Read More

Model Nusantara Sehat

Model Nusantara Sehat Program Nusantara Sehat mengadopsi model Pencerah Nusantara (PN), sebuah inisiatif lintas sektoral yang diprakarsai oleh Kantor Urusan Khusus Presiden RI untuk Millennium Development Goals (KUKP-RI MDGs) dan menggabungkan tenaga kesehatan, masyarakat, sukarelawan, pemerintah, swasta, lembaga swadaya masyarakat dan pemuda dalam upaya bersama memperkuat sistem pelayanan kesehatan primer di Indonesia, terutama di daerah […]

Read More
Variabel Sistemik (Systemic Sources) Hubungan Internasional

Variabel Sistemik (Systemic Sources) Hubungan Internasional

Variabel Sistemik (Systemic Sources) Hubungan Internasional Variabel sistemik memperhatikan kondisi eksternal yang dijadikan pengaruh dalam pembentukan politik luar negari dalam suatu negara. Variabel sistemik meliputi kebijaksanaan-kebijaksanaan dantindakan negra lain yang bisa merangsanga respon politik negara lain (Rossenau, 1976:18). Rosenau memilah beberapa bagian yanga akan dipaparkan sebagai sumber sistemik, diantaranya : a)Size (Ukuran) Secara konseptual maupun […]

Read More
Variabel Individual Hubungan Internasional

Variabel Individual Hubungan Internasional

Variabel Individual Hubungan Internasional Variabel ini mencangkup beberapa aspek nilai, bakat, pengalaman, dan personalitas dari elit politik yang mempengaruhi persepsi dan perilaku terhadap politik luar negeri. Rosenau menyebutkan beberapa ketentuan yang mempengaruhi proses pembentukan politik luar negeri yang berasal dari proses idiosinkratik, yaitu : a)Personality b)Experience (pengalaman) c)Leadership Style (Gaya Kepemimpinan) Sehingga tindakan luar negeri mengacu pada perilaku […]

Read More