Nadiem: Proses Re-akreditasi Bersifat Sukarela Bagi Perguruan Tinggi

Nadiem Proses Re-akreditasi Bersifat Sukarela Bagi Perguruan Tinggi

Nadiem: Proses Re-akreditasi Bersifat Sukarela Bagi Perguruan Tinggi

Nadiem Proses Re-akreditasi Bersifat Sukarela Bagi Perguruan Tinggi
Nadiem Proses Re-akreditasi Bersifat Sukarela Bagi Perguruan Tinggi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim , menegaskan pendidikan tinggi di Indonesia perlu bergerak lebih cepat agar kita dapat bersaing di tingkat dunia. Karenanya
pendidikan tinggi harus berinovasi dengan cepat dari semua unit pendidikan yang ada.

Namun, inovasi itu sendiri hanya bisa dilakukan jika ruang gerak tidak dibatasi.

Maka dari itu, guna membangun sumber daya manusia unggul dalam tingkat Pendidikan Tinggi di bangku kuliah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim merevolusi beberapa kebijakan agar pendidikan tinggi semakin efektif.
Kebijakan ini kemudian diberi nama ‘Kampus Merdeka’, yang berisi empat penyesuaian kebijakan di lingkup pendidikan tinggi. Hal tersebut disampaikan Nadiem di Kantor Kemendikbud pada Jumat (24/1).
Salah satu kebijakannya adalah dengan melakukan perubahan pada sistem akreditasi di perguruan tinggi. Akreditasi itu sendiri adalah suatu proses penilaian yang dilakukan pemerintah untuk menilai dua hal yaitu perguruan tinggi dan prodi di perguruan tinggi itu sendiri.

Nadiem menjelaskan, kebijakan ini akan dilakukan dengan re-akreditasi

yang bersifat otomatis untuk seluruh peringkat, dan bersifat sukarela bagi perguruan tinggi dan Prodi (Program Studi) yang sudah siap naik peringkat akreditasi.
DSC_1542.JPG
com-Mendikbud Nadiem Makarim. Foto: Dok. kumparan/Angela Wahyudi
Saat ini, semua perguruan tinggi dan prodi diwajibkan untuk melakukan proses akreditasi setiap 5 tahun sekali. Sedangkan, proses akreditasi itu sendiri dapat berjalan sampai dengan 170 hari (Perguruan Tinggi) dan 150 hari (prodi). Hal ini membuat para dosen menerima tambahan beban administrasi terkait proses akreditasi.
Kebijakan baru yang diusung oleh Nadiem dalam Kampus Merdeka terkait akreditasi kampus adalah akreditasi yang sudah ditetapkan oleh BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) tetap berlaku selama 5 tahun dan akan diperbaharui secara otomatis. Perguruan tinggi yang terakreditasi B atau C dapat mengajukan kenaikan akreditasi kapanpun secara sukarela.

“Pengajuan re-akreditasi PT dan prodi dibatasi paling cepat 2 tahun setelah

mendapatkan akreditasi yang terakhir kali. Untuk perguruan tinggi yang berakreditasi B dan C bisa mengajukan peningkatan akreditasi kapanpun,” tutur Mendikbud.
Nadiem menambahkan bahwa nantinya pemberian akreditasi A pun akan diberikan kepada perguruan tinggi yang berhasil mendapatkan akreditasi internasional. Daftar akreditasi internasional yang diakui akan ditetapkan dengan Keputusan Menteri.
Tidak sampai di situ saja, setelah memberikan akreditasi pada perguruan tinggi maupun prodi, pihak BAN-PT akan terus melakukan peninjauan kembali akreditasi jika ada indikasi penurunan mutu. Misalnya, jika adanya pengaduan dari masyarakat yang disertai bukti konkret terhadap jumlah pendaftar dan lulusan dari PT atau prodi tersebut menurun secara drastis lima tahun berturut-turut.

 

Sumber :

https://www.kakakpintar.id/

You might be interested in …

Roh Halus Dari Jepang

Roh Halus Dari Jepang

Pendidikan

Roh Halus Dari Jepang Di Jepang, hantu dikenal sebagai Yurei. Kata “Yu” yang berarti halus atau samar-samar, dan “Rei” yang berarti roh atau arwah. Mereka tidak memanggilnya dengan sebutan setan atau hantu atau jin. Berdasarkan kepercayaan orang Jepang, semua manusia mempunyai roh atau arwah yang disebut sebagai reikon. Setelah seseorang meninggal, reikon akan pergi meninggalkan […]

Read More
Ini Dia Aturan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

Ini Dia Aturan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

Pendidikan

Ini Dia Aturan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya   Baraya Disdik Jabar Ternyata dalam menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya terdapat beberapa aturan yang harus kita patuhi. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 1958 Tentang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Dalam PP tersebut tidak saja dijelaskan tujuan penggunaan Lagu Kebangsaan, akan tetapi mengenai tata […]

Read More
Fungsi Mikroba Penyubur Tanah

Fungsi Mikroba Penyubur Tanah

Pendidikan

Fungsi Mikroba Penyubur Tanah Jenis dan Fungsi Mikroba Penyubur Tanah Mikroba penyubur tanah yang sering digunakan dalam bidang pertanian antara lain adalah: 1. Bakteri Fiksasi Nitrogen   Azotobacter vinelandii Berbagai jenis bakteri fiksasi N2 secara hayati, antara lain terdiri atas rhizobia, sianobakter (ganggang hijau biru), bakteri foto-autotrofik pada air tergenang dan permukaan tanah, dan bakteri […]

Read More