Masa Depan Anak Ditentukan oleh Air dan Sanitasi Bersih

Masa Depan Anak Ditentukan oleh Air dan Sanitasi Bersih

Masa Depan Anak Ditentukan oleh Air dan Sanitasi Bersih

 

Masa Depan Anak Ditentukan oleh Air dan Sanitasi Bersih
Masa Depan Anak Ditentukan oleh Air dan Sanitasi Bersih

Anak anak yang sedang dalam masa usia sekolah membutuhkan tubuh yang sehat supaya

dapat menerima materi pelajaran dan bersekolah dengan baik. Yang terjadi saat ini masih banyak sekolah yang tidak memiliki fasilitas dan akses pada air bersih dan sanitasi bersih.

“Kelangsungan kesehatan dan pendidikan menjadi penting, agar si anak menjadi cerdas dalam belajar dan sehat dalam hidupnya,” jelas Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial saat memberikan sambutan pada acara Wash (Water, Sanitation and Hygiene) In Schools International Learning Exchange (WinS ILE) di Plaza Balai Kota Bandung, Selasa 15 November 2016.

Oded menyampaikan dampak besar pada perkembangan fisik dan mental serta membatasi

anak meraih hasil yang terbaik dalam pendidikan. “Hal ini tentunya akan membuat anak anak menderita penyakit ringan yang dapat berdampak besar pada perkembangan fisik dan mental serta membatasi mereka untuk meraih hasil yang terbaik dalam pendidikan mereka,” ujar Oded.

Oded menambahkan, setiap pendidikan terbaikpun tidak menjamin kemampuan akademik yang tinggi saat anak-anak sering sakit atau menderita. “Untungnya hadir program WinS ILE yang digagas Unicef dan bekerja sama dengan Kemendikbud RI, program yang juga termasuk kedalam program usaha kesehatan sekolah (UKS) yang sudah diimplementasikan sejak tahun 1980,” jelasnya.

Dengan hadirnya program ini dapat dimasukan dalam program usaha kesehatan sekolah UKS yang sudah diimplementasikan sejak tahun 1980, ia juga berharap pertukaran ini dapat menjadi forum advokasi untuk meningkatkan komitmen pengembangan sanitasi sekolah di negara negara asia selatan dan tenggara.

“Bagaimanapun juga pencapaian kualitas kesehatan akan memberi dorongan dan dampak besar

bagi pelaksanaan program pembangunan bangsa. Hal itu menjadi sebuah persiapan untuk menciptakan generasi penerus yang sehat dan dapat diandalkan dalam meneruskan warisan bangsa,” pungkas oded.

Seusai sambutan, dilanjut dengan sesi diskusi bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana, Ketua TP PKK Kota Bandung Atalia Ridwan Kamil serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Agung Tri Wahyunto membahas mengenai pendidikan disertai kesehatan tingkat sekolah.

 

Baca Juga :

You might be interested in …

 Tahap Oral

Pendidikan

 Tahap Oral Tahap ini terjadi pada 18 bulan pertama kehidupan, dimana perkembangan bayi terpusat di sekitar mulut. Mengunyah, mengisap, dan menggigit adalah sumber kesenangan bayi. Bayi terdorong untuk memuaskan nafsu lapar dan dahaga mereka, dan mereka beralih ke payudara ibu atau botol susu untuk dapat memenuhi nafsu ini, begitu juga dengan rasa aman dan kesenangan […]

Read More
M. Al-Fath Husain, Bermusik untuk Menebar Kebaikkan

M. Al-Fath Husain, Bermusik untuk Menebar Kebaikkan

Pendidikan

M. Al-Fath Husain, Bermusik untuk Menebar Kebaikkan BERDAKWAH lewat musik. Tak banyak musisi seperti  ini. Makanya, remaja ini ingin mengenalkan musik sebagai sarana berdakwah. Ia adalah M. Al-Fath Husain. Al-Fath merupakan siswa peraih juara 3 Gitar Solo  pada Festival Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA tingkat nasional di Aceh pada pekan lalu. Ia ingin menyebarkan kebaikkan […]

Read More
Alokasi Anggaran Diprioritaskan untuk Mutu Pendidikan

Alokasi Anggaran Diprioritaskan untuk Mutu Pendidikan

Pendidikan

Alokasi Anggaran Diprioritaskan untuk Mutu Pendidikan Pemerintah pusat menganggarkan Rp 444 triliun untuk sektor pendidikan pada 2018. Dari jumlah tersebut, lebih dari 60 persen anggaran ditujukan untuk transfer daerah. Ini artinya, pemerintah daerah selaku pemangku kebijakan pendidikan mempunyai kewenangan mengatur dana pendidikan yang diterimanya. Seperti dikutip dari Kompas, Jumat 14 September 2018, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan […]

Read More