Magrib Mengaji Cetak Generasi Qurani Jabar

Magrib Mengaji Cetak Generasi Qurani Jabar

Magrib Mengaji Cetak Generasi Qurani Jabar

Magrib Mengaji Cetak Generasi Qurani Jabar
Magrib Mengaji Cetak Generasi Qurani Jabar

Ketua Tim Penggerak Pembinaan Pemberdayaan Keluarga (KT PPK)

Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil mengungkapkan kebanggaannya kepada para finalis lomba azan, tahfiz Alquran (30 juz), dan dai cilik yang diselenggarakan di Masjid Al-Muttaqien Gedung Sate, Jln. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Sabtu (25/5/2019). Menurutnya, ini merupakan salah satu upaya membentuk generasi muda berakhlak Qurani, dengan menjadi juru dakwah dan penghafal Alquran.

“Luar biasa, karena ini terkait dengan program Magrib Mengaji. Tadi saya merinding juga, bagaimana mereka bisa melafalkan ayat-ayat dengan sangat baik dan mereka mampu berhadapan dengan penonton tanpa rasa grogi,” kata Atalia, seperti diwartakan humas.jabarprov.go.id.

Atalia menjelaskan, potensi anak-anak ini tak lepas dari peran orang tua

yang telah mendidik mereka dengan luar biasa sehingga siap menjadi generasi muda berakhlak Qurani.

“Kalau anak-anak ini bisa, artinya anak-anak kita semua juga bisa. Salah satunya dengan mempersiapkan sejak dini,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan ini mampu membentuk karakter anak agar terlahir generasi yang lebih berkualitas, mengingat pentingnya pendidikan agama sejak dini. Tentunya peran orang tua diperlukan guna membiasakan anak-anak mendalami nilai-nilai ajaran Islam.

“Saya lihat anak-anak ini bisa hafiz Quran karena mereka tengah dalam masa

keemasan sampai usia mereka delapan tahun,” katanya.

Lomba penghafal Alquran, muazin, dan dai cilik ini merupakan penguatan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, yakni Magrib Mengaji. Kompetisi ini dikemas dalam acara “Buka Berkah Ramadan 1440 H” yang merupakan rangkaian acara “Buka Bersama On The Street (Bubos) 2019”.

Kegiatan tersebut diikuti 24 peserta untuk setiap kategori sebagai perwakilan kota/kabupaten di Jawa Barat. Adapun daerah yang tahun ini tidak mengirimkan perwakilan, yaitu Kota Tasikmalaya, Kota Banjar, dan Kabupaten Cirebon.

Bubos 2019 sekaligus menjadi menutup Buka Berkah Ramadan yang sudah diselenggarakan di 4 wilayah, yakni Kabupaten Cianjur, Purwakarta, Sumedang, dan Kota Cirebon sebagai penguatan program Magrib Mengaji.***

 

Sumber :

https://daftarpaket.co.id/

You might be interested in …

Kelembagaan dan Pelaku Pasar Modal di Indonesia

Kelembagaan dan Pelaku Pasar Modal di Indonesia

Pendidikan

Kelembagaan dan Pelaku Pasar Modal di Indonesia Upaya untuk memperlancar mekanisme perdagangan di pasar modal, maka diperlukan banyak pihak yang terlibat dalam transaksi. Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam memperlancar perdagangan yaitu sebagai berikut. Kelembagaan dan Pelaku Pasar Modal di Indonesia Struktur dan Pelaku Pasa Modal di Indonesia 1. Bapepam Untuk melaksanakan dan mengendalikan kegiatan pasar […]

Read More
Sebanyak 40 Pegawai IPB Berlatih Menjadi Pembawa Acara

Sebanyak 40 Pegawai IPB Berlatih Menjadi Pembawa Acara

Pendidikan

Sebanyak 40 Pegawai IPB Berlatih Menjadi Pembawa Acara Kolaborasi dua unit kerja di Institut Pertanian Bogor (IPB) yaitu Biro Komunikasi dan Direktorat Sumberdaya Manusia menggelar “Pelatihan Master of Ceremony (MC)”. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Papyrus Bogor, Rabu-Kamis (31/10-1/11). Pelatihan ini diikuti 40 pegawai dari unit-unit kerja yang ada di lingkungan IPB. Pelatihan digelar untuk […]

Read More

Klimatologi untuk Pertanian

Pendidikan

Klimatologi untuk Pertanian Klimatologi merupakan ilmu tentang atmosfer. Mirip dengan meteorologi, tapi berbeda dalam kajiannya, meteorologi lebih mengkaji proses di atmosfer sedangkan klimatologi pada hasil akhir dari proses2 atmosfer. Klimatologi berasal dari bahasa Yunani Klima dan Logos yang masing2 berarti kemiringan (slope) yg di arahkan ke Lintang tempat sedangkan Logos sendiri berarti Ilmu. Jadi definisi […]

Read More