Macam-macam Umrah

Macam-macam Umrah

Umrah dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

  1. Umrah yang terpisah dari haji (mufradah). Waktunya sepanjang tahun, menurut kesepakatan semua ulama mazhab. Namun waktu yang paling utama menurut Imamiyah adalah bulan Rajab. Sedangkan menurutt yang lain adalah bulan Ramadhan.
  2. Umrah yang terpadu atau bersama haji (tamattu’). Orang yang beribadah  (haji) harus melakukan umrah terlebih dahulu, kemudian melakukan amalan-amalan haji pada satu kali perjalanan, sebagaimana yang dilakukan oleh para jamaah haji yang datang dari berbagai negara yang jauh dari Mekah al-Mukarramah. Waktunya adalah pada bulan-bulan haji, yaitu Syawal, Zhulqa’dah dan Dzulhijjah, menurut kesepakatan mazhab. Namun mereka berbeda pendapat tentang bulan Dzulhijjah, apakah satu bulan penuh termasuk haji, atau sepertiga pertama? Menurut orang yang mengatakan bahwa umrah itu wajib, gugurlah kewajiban itu bila telah melakukan umrah yang bersama atau terpadu denagn haji.

Sayyid Al-Khui membedakan antara umrah mufradah (berpisah dari haji) dengan umrah tamattu’ (bersama haji) dengan beberapa hal di bawah ini:

  1. Waktu umrah tamattu’ dimulai dari awal bulan Syawal sampai pada hari kesembilan bulan Dzulhijjah. Sedangkan waktu umrah mufradah adalah

sepanjang tahun.

  1. Orang yang melakukan umrah tamattu’ hanya diperbolehkan memendek-kan raambutnya saja. Sedengkan orang yang melakukan umrah mufradah boleh memilih antara memendekkan atau mencukur rambutnya.
  2. Umrah tamattu’ dan haji terjadi dalam satu tahun, tetapi kalau umrah mufradah tidak.

Dalam buku Al-Din wa Al-Haj ‘ala al-Madzahib Al-Arba’ah karya Al-kararah dijelaskan bahwa Maliki dan Syafi’i mengatakan: orang yang melakukan umrah mufradah dihalalkan melakukan apa saja, sampai bergaul dengan istrinya kalau dia telah bercukur atau memendekkan rambutnya, baik telah membayar (memberikan) kurban atau belum.

Hambali dan Hanafi: Orang yang melakukan umrah dihalalkan bercukur atau memendekkan rambut kalau belum memberikan kurban. Kalau tidak, dia tetap berada dalam keadaan ihram sampai ber-tahallul dari haji dan umrah secara bersamaan pada hari nahr (hari kurban)

SUmber: https://www.gurupendidikan.co.id/usaha-barbershop/

You might be interested in …

HAL-HAL YANG KELIRU SEHABIS MAKAN

Umum

HAL-HAL YANG KELIRU SEHABIS MAKAN Kita tahu makan minum yang tidak sehat mungkin akan menyebabkan penyakit yang menakutkan, namun, acap kali kita juga sering mengabaikan beberapa kebiasaan kecil sehabis makan, dan diluar dugaan kebiasaan hidup yang tidak baik ini besar kemungkinan menjadi “pembunuh” yang sewaktu-waktu menimpa kita. 1 . Makan buah-buahan Kebiasaan makan buah setelah […]

Read More

akhlak dan tasawuf dalam era modernisasi dan globalisasi

Umum

PERAN TASAWUF DI ERA GLOBALISASI A. Pendahuluan Zaman sekarang adalah zaman modern dimana kita dapat dengan mudah mengakses segala sesuatu hanya dengan jari telunjuk saja, yaitu dengan menggunakan internet. Dimasa globalisasi ini segala sesuatunya pun dapat lebih mudah dengan canggihnya berbagai macam teknologi canggih, untuk itu kita dituntut agar bisa memanfaatkan kelebihan itu dengan sebaik […]

Read More

bukti kerasulan nabi muhammad

Umum

Hubungan Kerosulan Nabi Muhammad Dan HAM Dalam pembahasan kita tentang HAM dalam diskursus klasik Islam sejak dari Piagam Madinah, Khutbah Haji Wada’, Mâqashid Sharî’ah/Dharûriyyât Khamsah dapat dilihat kesesuaian antara prinsip-prinsip HAM dalam Islam dan dalam DUHAM. Tercatat ada beberapa hak asasi manusia yang penyebutan selalu ada pada ketiga dokumen di atas, yaitu hak hidup atau […]

Read More