Line Indonesia Akuisisi Startup Lokal TemanJalan

Line Indonesia Akuisisi Startup Lokal TemanJalan

Line Indonesia Akuisisi Startup Lokal TemanJalan

Line, penyedia layanan pesan instan asal Jepang tampaknya menaruh perhatian kepada platform chatbot buatan startup lokal Indonesia. Terbukti dengan langkah Line Indonesia yang mengakuisisi startup TemanJalan.

Pengumuman akuisisi TemanJalan oleh Line Indonesia dilakukan pada Rabu (22/11). Tidak disebutkan berapa dana yang digelontorkan Line Indonesia untuk mengakuisisi TemanJalan.

TemanJalan sendiri merupakan startup lokal yang membuat solusi layanan transportasi untuk mahasiswa. Layanan ini dalam operasinya menggunakan sarana chatbot.

 

Akusisisi ini menurut Line Indonesia dilakukan mendukung pengembangkan platform

chatbot di Indonesia. Selain itu, Line Indonesia juga berharap mendapat pengetahuan lebih banyak lagi guna meningkatkan kinerja bisnis ke depannya.

“Bersama TemanJalan, kami mendapatkan tim developer baru yang dapat meningkatkan kemampuan kami dalam mengembangkan platform chatbot serta wawasan yang mendalam tentang pasar di Indonesia,” ujar Dale Kim, Managing Director Line Indonesia dalam keterangan tertulis Kamis (23/11).

Sedangkan bagi TemanJalan, akuisisi ini menandakan keseriusan Line dalam membina dan mendukung komunitas lokal.

“Kami sangat senang bisa bergabung dengan Line. Akuisisi ini merupakan sebuah bentuk kepercayaan pada produk dan developer Indonesia,” ujar Fauzan Helmi Sudaryanto, Co-Founder sekaligus CEO TemanJalan.

 

Sebelum diakuisisi Line,TemanJalan telah menerima perhatian dan pengakuan dari dunia

internasional melalui Line Bot Awards. Saat itu, mereka meraih penghargaan pada kategori lokalisasi.

Saat awal mula didirikan, TemanJalan telah mengembangkan layanannya di beberapa platform. Namun menurut pengembang, jumlah pengembang yang didapat belum seberapa.

Berselang waktu, TemanJalan mulai mengaitkan platformnya dengan Line melalui chatbot. Saat itulah pengguna TemanJalan mulai melonjak hingga 70 kali lebih banyak dibanding saat menggunakan platform lainnya.

 

Layanan TemanJalan menarik minat mahasiswa untuk berangkat ke kampus

, karena tarifnya yang lebih murah dibandingkan ojek online. Pelanggan hanya diwajibkan membayar Rp 20.000 untuk enam trip tumpangan ke kampus.

Sedang bagi pengendara, mereka akan mendapatkan poin yang dapat ditukarkan dengan hadiah menarik, seperti voucher MAP, voucher bahan bakar minyak (BBM), dan pulsa.

 

sumber :

https://merpati.co.id/seva-mobil-bekas/

You might be interested in …

Advan Vandroid 01A Hadir dengan Konsep Tablet CDMA

Teknologi

Advan Vandroid 01A Hadir dengan Konsep Tablet CDMA Saat ini, cukup sulit untuk menemukan tablet CDMA di pasaran karena pasar didominasi oleh tablet GSM. Peluang inilah yang dimanfaatkan oleh Advan untuk mengembangkan tablet CDMA dengan berbagai fitur menarik yang bisa dimanfaatkan oleh penggunanya. Tablet tersebut adalah Advan Vandroid 01A. Tidak hanya konsep tablet yang berbeda, […]

Read More
Mendeteksi Penyebaran Corona Melalui Kata Kunci di Google

Mendeteksi Penyebaran Corona Melalui Kata Kunci di Google

Teknologi

Mendeteksi Penyebaran Corona Melalui Kata Kunci di Google   b Dalam tiga bulan terakhir, lebih dari 1,3 juta orang di seluruh dunia terinfeksi SARS-CoV-2, virus di balik wabah Covid-19. Memanfaatkan teknologi yang telah berkembang, masyarakat terus mencari informasi tentang virus tersebut. Di Amerika Serikat, kata kunci “what is the coronavirus?” populer di Google. Lalu, ada […]

Read More

Snapchat akan tutup layanan transfer uang Snapcash

Teknologi

Snapchat akan tutup layanan transfer uang Snapcash Pada 2014 Snapchat bermitra dengan Square untuk menawarkan layanan transfer uang peer to peer yang dikenal dengan nama Snapcash. Namun kini Snapchat akan menutup layanan tersebut. Snapcash dibuat sebagai cara untuk membayar utang kepada teman. Namun, belakangan layanan ini dikenal sebagai cara bagi pengguna untuk membuka konten dewasa […]

Read More