Keuntungan utama dari Orfice plate

Keuntungan utama dari Orfice plate

Keuntungan utama dari Orfice plate Keuntungan utama dari Orfice plate

Keuntungan utama dari Orfice plate ini adalah dari :

  • Konstruksi sederhana
  • Ukuran pipa dapat dibuat persis sama dengan ukuran pipa sambungan.
  • Harga pembuatan alat cukup murah
  • Output cukup besar
  • Mudah dalam pemasangan
  • Mudah dalam penggantian

Kerugian menggunakan Orfice plate adalah :

  • Jika terdapat bagian padat dari aliran fluida, maka padat bagian tersebut akan terkumpul pada bagian pelat disisi inlet.
  • Jangkauan pengukuran sangat rendah
  • Dimungkinkan terjadinya aliran Turbulen sehingga menyebabkan kesalahan pengukuran jadi besar karena tidak mengikuti prinsip aliran Laminer.
  • Tidak memungkinkan bila digunakan untuk mengukur aliran fluida yang bertekanan rendah.

Penggunaan

Orifice Plate yang paling sering digunakan untuk pengukuran kontinyu cairan di dalam pipa. Mereka juga digunakan dalam beberapa sistem sungai kecil untuk mengukur aliran di lokasi di mana sungai melewati gorong-gorong atau saluran. Hanya sebagian kecil sungai sesuai untuk penggunaan teknologi sejak piring harus tetap sepenuhnya terendam yaitu pendekatan pipa harus penuh, dan sungai harus secara substansial bebas dari puing-puing.

Dalam lingkungan alam pelat orifice besar digunakan untuk mengontrol aliran bantuan selanjutnya dalam bendungan banjir. dalam struktur sebuah bendungan rendah ditempatkan di seberang sungai dan dalam operasi normal air mengalir melalui pelat orifice leluasa sebagai lubang secara substansial lebih besar dari bagian aliran normal cross. Namun, dalam banjir, naik laju alir dan banjir keluar pelat orifice yang dapat kemudian hanya melewati aliran ditentukan oleh dimensi fisik lubang tersebut. Arus ini kemudian diadakan kembali di belakang bendungan yang rendah dalam reservoir sementara yang perlahan dibuang melalui mulut ketika banjir reda.

Prinsip Kerja Plate Orifice

Orifice merupakan alat untuk mengukur laju aliran dengan prinsip beda tekanan atau disebut juga Bernoulli’s principle yang mengatakan bahwa terdapat hubungan antara tekanan fluida dan  kecepatan fuida. Jika kecepatan meningkat, tekanan akan menurun begitu pula sebaliknya.

Pada dasarnya orifice berupa plat tipis dengan lubang di bagian tertentu (umumnya di tengah). Fluida yang mengalir melalui pipa ketika sampai pada orifice akan dipaksa untuk melewati lubang pada orifice. Hal itu menyebabkan terjadinya perubahan kecepatan dan tekanan. Titik dimana terjadi kecepatan maksimum dan tekanan minimum disebut vena contracta. Setelah melewati vena contracta kecepatan dan tekanan akan mengalami perubahan lagi. Dengan mengetahui perbedaan tekanan pada pipa normal dan tekanan pada vena contracta, laju aliran volume dan laju aliran massa dapat diperoleh dengan persamaan Bernoulli.

Baca juga:

You might be interested in …

Siklus Daur Nitrogen, Tahapan Dan Pola Ilustrasinya

Siklus Daur Nitrogen, Tahapan Dan Pola Ilustrasinya

Pendidikan

Siklus Daur Nitrogen, Tahapan Dan Pola Ilustrasinya Nitrogen (N2) ialah komponen terbesar dalam komposisi gas di atmosfer bumi. Baik tanaman, hewan, dan manusia, membutuhkan nitrogen untuk pertumbuhan dan perkembangan. Nitrogen ialah unsur utama dalam pembentukan asam amino, asam yang dipakai sebagai materi penting dalam molekul pembentuk protein. Seperti pada sifat ini, nitrogen sanggup ditemukan dalam […]

Read More
Progres Sertifikasi Guru

Progres Sertifikasi Guru

Pendidikan

Progres Sertifikasi Guru Tiga bulan sebelum berakhirnya proses sertifikasi guru kuota tahun 2009, Ketua Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) mengumpulkan seluruh anggotanya dengan agenda membicarakan perkembangan pelaksanaan sertifikasi guru kuota tahun 2009, kendala, dan permasalahan yang dijumpai serta solusinya di masing-masing perguruan tinggi penyelenggara sertifikasi guru. Laporan per 15 Oktober 2009, dari 46 rayon perguruan tinggi […]

Read More
Pengertian Sampah

Pengertian Sampah

Pendidikan

Pengertian Sampah 1) Pengertian Sampah Sampah merupakan suatu bahan yang dibuang atau terbuang sebagai hasil dari aktivitas manusia maupun hasil aktivitas alam yang tidak/belum memiliki nilai ekonomis. 2) Jenis-jenis sampah. Sampah yang dihasilkan bermacam-macam bentuk dan jenisnya. Secara garis besar sampah dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu: (a) Sampah kering atau sampah anorganik (b) Sampah basah […]

Read More