Ketua Ahli K3 Riau Tutup Pelatihan Ahli K3 Muda

Ketua Ahli K3 Riau Tutup Pelatihan Ahli K3 Muda

Ketua Ahli K3 Riau Tutup Pelatihan Ahli K3 Muda

Ketua Ahli K3 Riau Tutup Pelatihan Ahli K3 Muda
Ketua Ahli K3 Riau Tutup Pelatihan Ahli K3 Muda

Bulan Bahasa (BB) Universitas Islam Riau (UIR) sukses digelar. BB tahun ini lebih menggaungkan kiprahnya

ke tingkat Asia Tenggara. BB 2018 mengangkat tema ‘Cintai Bahasa dan Sastra Indonesia sebagai Benteng Persatuan Bangsa.’

Hal itu, diungkapkan Muhammad Mukhlis, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR) menjawab Monitorriau.com, Sabtu (17/11).

Menurut Mukhlis, Bulan Bahasa telah menjadi kegiatan rutin sekaligus sarana memperkenalkan

Bahasa Indonesia ke tingkat Asia Tenggara.

“Karena kalau bukan kita siapa lagi,” kata lulusan Universitas Negeri Padang itu.

Mukhlis menambahkan, kegiatan Bulan Bahasa merupakan kegiatan yang didukung penuh berbagai pihak, terutama pendukung utama Universitas Islam Riau.

“Kegiatan ini tujuan untuk mempersatukan bangsa, mempermudah kita dalam berkomunikasi. Jangan gara-gara bahasa membuat kita terpecah belah,” sebut alumni PBSI FKIP UIR itu.

Di Tingkat Asia Tenggara sambung Mukhlis, penggunaan Bahasa Indonesia sudah mendunia.

Bahkan, berbagai kampus di beberapa negara seperti, Hankuk University of Foreign Studies sebagai kampus terbaik di Korea telah membuka Jurusan Bahasa Indonesia.

Bahkan ada dua jurusan, Departement of Malay-Indonesia di College of Oriental Language dan Departement of Malay-Indonesia di Colleger of Interpretation and Translation.

“Maka tahun depan kita berusaha menghadirkan peserta lomba dari berbagai negara di Asia Tenggara. Kita sudah bicarakan dengan pimpinan UIR, kalau peserta dari luar negeri akan kita tempatkan di Rusunawa,” sebut Mukhlis.

BB secara resmi telah dibuka Wakil Rektor III Universitas Islam Riau hari Senin 12 November 2018 bertempat di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIR Jalan kaharudin Nasution Pekanbaru.

 

Sumber :

http://ahmadali.wagomu.id/e107255.html