Kerajaan Islam di Aceh

 Kerajaan Islam di Aceh

      Kerajaan Samudra Pasai

Kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah kerajaan Samudra Pasai, yang didirikan pada abad ke-10 M dengan raja pertamanya Malik Ibrahim bin Mahdum. Yang kedua bernama Al-Malik Al-Shaleh dan yang terakhir bernama Al-Malik Sabar Syah (tahun 1444 M/ abad ke-15 H).[22] Pada tahun 1345, Ibnu Batutah dari Maroko sempat singgah di Kerajaan Pasai pada zaman pemerintahan Malik Az-Zahir, raja yang terkenal alim dalam ilmu agama dan bermazhab Syafi’i, mengadakan pengajian sampai waktu sholat Ashar dan fasih berbahasa Arab serta mempraktekkan pola hidup yang sederhana.[23]

Keterangan Ibnu Batutah tersebut dapat ditarik kesimpulan pendidikan yang berlaku di zaman kerajaan Pasai sebagai berikut:

  • Materi pendidikan dan pengajaran agama bidang syari’at adalah Fiqh mazhab Syafi’i
  • Sistem pendidikannya secara informal berupa majlis ta’lim dan halaqoh
  • Tokoh pemerintahan merangkap tokoh agama
  • Biaya pendidikan bersumber dari negara.[24]

Pada zaman kerajaan Samudra Pasai mencapai kejayaannya pada abad ke-14 M, maka pendidikan juga tentu mendapat tempat tersendiri. Mengutip keterangan Tome Pires, yang menyatakan bahwa “di Samudra Pasai banyak terdapat kota, dimana antar warga kota tersebut terdapat orang-orang berpendidikan”.

Menurut Ibnu Batutah juga, Pasai pada abad ke-14 M, sudah merupakan pusat studi Islam di Asia Tenggara, dan banyak berkumpul ulama-ulama dari negara-negara Islam. Ibnu Batutah menyatakan bahwa Sultan Malikul Zahir adalah orang yang cinta kepada para ulama dan ilmu pengetahuan. Bila hari jum’at tiba, Sultan sembahyang di Masjid menggunakan pakaian ulama, setelah sembahyang mengadakan diskusi dengan para alim pengetahuan agama, antara lain: Amir Abdullah dari Delhi, dan Tajudin dari Ispahan. Bentuk pendidikan dengan cara diskusi disebut Majlis Ta’lim atau halaqoh. Sistem halaqoh yaitu para murid mengambil posisi melingkari guru. Guru duduk di tengah-tengah lingkaran murid dengan posisi seluruh wajah murid menghadap guru.[25]

      Kerajaan Perlak

            Kerajaan Islam kedua di Indonesia adalah Perlak di Aceh. Rajanya yang pertama Sultan Alaudin (tahun 1161-1186 H/abad 12 M). Antara Pasai dan Perlak terjalin kerja sama yang baik sehingga seorang Raja Pasai menikah dengan Putri Raja Perlak. Perlak merupakan daerah yang terletak sangat strategis di Pantai Selat Malaka,dan bebas dari pengaruh Hindu.[26]

Kerajaan Islam Perlak juga memiliki pusat pendidikan Islam Dayah Cot Kala. Dayah disamakan dengan Perguruan Tinggi, materi yang diajarkan yaitu bahasa Arab, tauhid, tasawuf, akhlak, ilmu bumi, ilmu bahasa dan sastra Arab, sejarah dan tata negara, mantiq, ilmu falaq dan filsafat. Daerahnya kira-kira dekat Aceh Timur sekarang. Pendirinya adalah ulama Pangeran Teungku Chik M. Amin, pada akhir abad ke-3 H, abad 10 M. Inilah pusat pendidikan pertama.

Rajanya yang ke enam bernama Sultan Mahdum Alaudin Muhammad Amin yang memerintah antara tahun 1243-1267 M, terkenal sebagai seorang Sultan yang arif bijaksana lagi alim. Beliau adalah seorang ulama yang mendirikan Perguruan Tinggi Islam yaitu suatu Majlis Taklim tinggi dihadiri khusus oleh para murid yang sudah alim. Lembaga tersebut juga mengajarkan dan membacakan kitab-kitab agama yang berbobot pengetahuan tinggi, misalnya kitab Al-Umm karangan Imam Syafi’i.[27] Dengan demikian pada kerajaan Perlak ini proses pendidikan Islam telah berjalan cukup baik.

sumber :
https://bogorchannel.co.id/seva-mobil-bekas/

You might be interested in …

Pengertian Dan Karakteristik Bahan Ajar

Pengertian Dan Karakteristik Bahan Ajar

Pendidikan

Pengertian Dan Karakteristik Bahan Ajar   Pengertian Dan Karakteristik Bahan Ajar Pengertian Dan Karakteristik Bahan Ajar. Bahan ajar yang baik dirancang sesuai dengan prinsip-prinsip instruksional. Seorang Guru dapat menulis sendiri bahan ajar yang ingin digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Akan tetapi guru juga dapat memanfaatkan buku teks atau bahan dan informasi lainnya yang sudah ada […]

Read More
SMAN 1 Cisarua Jadi Perwaklan Jawa Barat di Ajang Indonesia Student Company Competition 2019

SMAN 1 Cisarua Jadi Perwaklan Jawa Barat di Ajang Indonesia Student Company Competition 2019

Pendidikan

SMAN 1 Cisarua Jadi Perwaklan Jawa Barat di Ajang Indonesia Student Company Competition 2019    Provinsi Jawa Barat SMAN 1 Cisarua kembali menjadi perwakilan Provinsi Jawa Barat pada tahun depan untuk kompetisi bisnis tingkat nasional, Indonesia Student Company Competition 2019. Acara ini diselenggarakan oleh Prestasi Junior Indonesia (PJI) bersama Citi Indonesia (Citibank), di Atrium Braga […]

Read More

Zat Berbahaya dalam Rokok

Pendidikan

Zat Berbahaya dalam Rokok 1. Nikotin Zat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk trus menghisap rokok Pengaruh bagi tubuh manusia : menyebabkan kecanduan / ketergantungan merusak jaringan otak menyebabkan darah cepat membeku mengeraskan dinding arteri 2. Tar Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel pada paru-paru dan bisa menimbulkan iritasi bahkan kanker Pengaruh […]

Read More