Kendala yang Dialami oleh UPT Cibaduyut

 Kendala yang Dialami oleh UPT Cibaduyut

Para perajin kulit dari Cibaduyut, Bandung Jawa Barat kian sulit berkembang akibat ketidakberpihakan pemerintah. Selain gagal menaungi dalam bentuk insentif, pemerintah juga tidak mempu melindungi para perajin dari ketersediaan bahan baku ataupun komponen produksi. Persoalan-persoalan itu mengemuka dalam pertemuan antara pelaku kerajinan sepatu kulit Cibaduyut dan rombongan dari Kementerian Perindustrian, Sabtu (9/4). Sejak tahun 1999, jumlah unit usaha di Cibaduyut tidak beranjak dari rentang 800-an.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Ferry Sofwan Arif menjelaskan, “Industri kerajinan sepatu di Cibaduyut mengandalkan sistem kerja maklun atau borongan dari pemilik toko yang berjajar di tepi jalan. Kadang ada pemilik bengkel yang beralih menjadi tukang di bengkel lain apabila tidak mendapatkan pesanan. Ada pula yang menjual tempat usahanya dan pindah ke daerah sekitar di Kabupaten Bandung atau Kota Cimahi,” ujarnya. Salah satu pemilik usaha sepatu kulit, Gugun Runiadi Heze, menjelaskan bahwa mental dan kualitas sumber daya manusia menjadi masalah di Cibaduyut sehingga sulit bangkit kembali ke masa keemasannya tahun 1990-an. Para pemilik usaha kebanyakan malas berinovasi dan menggantungkan diri pada pesanan dari toko. Demi berebut pesanan, kadang perang harga pun terjadi sehingga mereka semua yang rugi. Salah satu pemilik usaha sepatu kulit mengambil spesialisasi pada sepatu keselamatan, sepatu militer untuk perwira, dan sepatu pemadam kebakaran. Dengan pemasaran melalui internet, ia mampu membuat terobosan dan tidak lagi tergantung pada pesanan dari toko layaknya kebanyakan perajin sepatu lainnya.

Selain pemasaran, regenerasi pekerja juga menjadi masalah yang mengemuka dalam pertemuan tersebut. Balai latihan kerja yang disiapkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sepatu Cibaduyut tidak bisa dimanfaatkan secara optimal. Anggaran yang tersedia hanya cukup untuk melatih 40 orang setahun. Akibatnya, mesin lebih banyak terbengkalai dan akhirnya disewa pengusaha yang mendapat pesanan. Masalah yang juga terungkap dalam pertemuan itu adalah ketiadaan manajemen informasi untuk sarana komunikasi antarpengusaha. Para pengusaha sepatu kulit tidak memiliki sarana komunikasi di internet.

Sekretaris Umum Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Persatuan Indonesia Jabar kurang tegas dalam mengawasi kebijakan tata ruang. Perumahan terus merangsek ke wilayah Cibaduyut. Pemerintah tidak berupaya untuk menghentikannya. Masalah mental pengusaha akan ditangani dengan mengerahkan motivator. Pihaknya juga akan mendorong agat kantor UPT Sepatu Kulit menjadi ruang pamer bagi para produsen. Dengan demikian, para pengusaha tidak terlalu bergantung pada toko sepatu dengan sistem katalog mereka. Masalah yang paling dikeluhkan para perajin adalah sedikitnya ketersediaan bahan baku ataupun bahan pendukung yang berkualitas. Kulit yang tersedia di pasaran saat ini misalnya, bukan yang paling prima. Kulit kualitas pertama kebanyakan justru diekspor mentah begitu saja. Pengenaan bea keluar juga tidak mampu membendungnya.

Lateks adalah bagian penting dalam produksi sepatu dan tidak bisa diganti dengan bahan lain seperti lem karena bisa membuat kulit di sepatu mengeras. Namun bahan lateks juga telah melonjak harganya hingga dua kali lipat dari Rp 18.000,00 menjadi Rp 40.000,00 per kilogram.

sumber :

https://daftarpaket.co.id/seva-mobil-bekas/

You might be interested in …

Kebebasan melakukan kompetisi

Pendidikan

Kebebasan melakukan kompetisi Mengakui hukum ekonomi pasar bebas atau mekanisme pasar. Pendapat Adam Smith yang paling penting ialah tentang ketergantungan peningkatan perekonomiaan, kemajuan dan kemakmuran kepada kebebasan ekonomi yang tercermin kepada kebebasan individu yang memberikan seseorang kebebasan memilih pekerjaannya sesuai dengan kemampuannya yng dapat mewujudkan penghasilan yang dapat memenuhi kebutuhan dirinya. Kebebasan berdagang dimana produktivitas […]

Read More
pengertian dan macam-macam shell pada linux

pengertian dan macam-macam shell pada linux

Pendidikan

pengertian dan macam-macam shell pada linux Apa itu shell ? shell adalah program (penterjemah perintah) yang menjembatani user dengan sistem operasi dalam hal ini kernel (inti sistem operasi), umumnya shell menyediakan prompt sebagai user interface, tempat dimana user mengetikkan perintah-perintah yang diinginkan baik berupa perintah internal shell (internal command), ataupun perintah eksekusi suatu file progam […]

Read More
Tahapan dan Tujuan Manajemen Kinerja

Tahapan dan Tujuan Manajemen Kinerja

Pendidikan

Tahapan dan Tujuan Manajemen Kinerja Tahapan Manajemen Kinerja: Tahapan Manajemen Kinerja Menurut Williams (1998), terdapat empat tahapan utama dalam pelaksanaan manajemen kinerja. Tahapan ini menjadi suatu siklus manajemen kinerja yang saling berhubungan dan menyokong satu dengan yang lain. 1. Tahap pertama: directing/planning. Tahap pertama merupakan tahap identifikasi perilaku kerja dan dasar/basis pengukuran kinerja. Kemudian, dilakukan […]

Read More