Kemendikbud Anggarkan Bantuan Fasilitas Pendidikan untuk Banten

Kemendikbud Anggarkan Bantuan Fasilitas Pendidikan untuk Banten

Kemendikbud Anggarkan Bantuan Fasilitas Pendidikan untuk Banten

Kemendikbud Anggarkan Bantuan Fasilitas Pendidikan untuk Banten
Kemendikbud Anggarkan Bantuan Fasilitas Pendidikan untuk Banten

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada tahun anggaran 2017

dialokasikan untuk Provinsi Banten. Program tersebut meliputi Pembangunan Ruang Kelas Baru SMK sebesar (Rp 51,96 miliar), pembangunan ruang kelas baru SMA (Rp 32,78 miliar), bantuan operasional pendidikan PAUD (Rp 97,8 miliar), serta pembinaan kursus dan pelatihan (Rp 22,89 miliar).

Hadir dalam pertemuan dengan jajaran Pemerintahan Provinsi Banten di serang, beberapa waktu lalu yaitu Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD Dikmas), Yusuf Muhyidin, serta Tim Kunjungan Kerja Komisi DPR RI.

Anwar Mas’ud, Asisten Daerah mengatakan,”Pemprov Banten akan

memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya demi memajukan pendidikan di provinsi Banten,” ujarnya. Menurut Mas’ud, untuk sektor pendidikan di Banten masih banyak kekurangan yang harus dikejar agar dapat sejajar dengan provinsi lain di Pulau Jawa. Mas’ud juga berharap Komisi X dapat berpihak dengan provinsi Banten untuk menentukan politik anggaran.

Kunjungan Kerja Komisi X ke provinsi Banten adalah salah satu kegiatan reses Masa

Persidangan II Tahun Sidang 2016 – 2017. Kunjungan ke provinsi Banten dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Ferdiansyah dengan anggota antara lain Junico Siahaan, Wiryanti Sukamdani, Popong Otje Djundjunan, Mujib Rohmat, Laila Istiana, Surakhman Hidayat, Anas Thahir, dan Yayuk Sri Rahayuningsih. Provinsi lain yang dikunjungi pada masa reses ini adalah provinsi Bangka Belitung dan provinsi Bali.

 

Sumber :

https://memphisthemusical.com/

You might be interested in …

Tugas-tugas perkembangan

Tugas-tugas perkembangan

Pendidikan

Tugas-tugas perkembangan Tugas-tugas perkembangan tersebut oleh Havighurst dikaitkan dengan fungsi belajar, karena pada hakikatnya perkembangan kehidupan manusia dipandang sebagai upaya mempelajari norma kehidupan dan budaya masyarakat agar mereka mampu melakukan penyesuaian diri dengan baik di dalam kehidupan nyata. Havighurst (Garrison, 1956: 14-15) mengemukakan 10 jenis tugas perkembangan remaja, yaitu: Mencapai hubungan dengan teman lawan jenisnya […]

Read More
Perjuangkan Nasib Guru Honorer ke Kemenpan-RB

Perjuangkan Nasib Guru Honorer ke Kemenpan-RB

Pendidikan

Perjuangkan Nasib Guru Honorer ke Kemenpan-RB   Walikota Bogor Bima Arya Walikota Bogor Bima Arya menyatakan siap memperjuangkan nasib para guru honorer yang menginginkan adanya pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal tersebut diungkapkan Bima di sela Halal Bihalal bersama Forum Komunikasi Honorer Kategori 2 (FKHK2) di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Jalan Pajajaran, […]

Read More
KOMPETENSI PROFESI APLIKASI PERKANTORAN

KOMPETENSI PROFESI APLIKASI PERKANTORAN.

Pendidikan

KOMPETENSI PROFESI APLIKASI PERKANTORAN Dalam Uji kompetensi Aplikasi Perkantoran bukan hanya diperuntukkan kepada para profesinoalisme yang langsung berkaitan dengan aplikasi perkantoran, tetapi kepada seluruh profesonalisme lain yang dalam kebutuhannya juga menggunakan aplikasi perkantoran dalam kegiatannya baik yang bekerja pada instansi ataupun yang menekuni profesi secara perseorangan. Contoh jabatan/jenis pekerjaan yang bisa mengikuti uji kompetensi aplikasi […]

Read More