Kandungan Gizi dan Manfaat Tahu Bagi Kesehatan

Kandungan Gizi dan Manfaat Tahu Bagi Kesehatan

Indonesia memang bisa di sebut sebagai gudangnya kuliner. Di sini banyak sekali lauk pauk yang bisa kita olah. Salah satu lauk yang mungkin sering Anda konsumsi adalah tahu. Bahan pangan ini sering menjadi santapan yang paling sering di jumpai oleh masyarakat Indonesia. Makanan ini juga kaya dengan protein dan gizi. Tahu sendiri terbuat dari sari kedelai yang di endapkan dengan tambahan koagulan. Olahan ini diadaptasi dari China. Memiliki tekstur yang lembut dan memiliki warna kuning atau putih adalah ciri dari tahu. Biasanya tahu di sajikan dengan di goreng atau sebagai pelengkap kuliner seperti batagor, siomay atau bakso.

Kandungan dan Manfaat Tahu

Tahu adalah bahan makanan dengan bahan dasar kacang kedelai lokal maupun impor yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.
Tahu mengandung energi sebesar 68 kilokalori, protein 7,8 gram, karbohidrat 1,6 gram, lemak 4,6 gram, kalsium 124 miligram, fosfor 63 miligram, dan zat besi 1 miligram.
Selain itu di dalam Tahu juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,06 miligram dan vitamin C 0 miligram. Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Tahu, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %.
Informasi Rinci Komposisi Kandungan Nutrisi/Gizi Pada Tahu :
Nama Bahan Makanan : Tahu Banyaknya Tahu yang diteliti (Food Weight) = 100 gr . Bagian Tahu yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %
Jumlah Kandungan Energi Tahu = 68 kkal
Jumlah Kandungan Protein Tahu = 7,8 gr
Jumlah Kandungan Lemak Tahu = 4,6 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Tahu = 1,6 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Tahu = 124 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Tahu = 63 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Tahu = 1 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Tahu = 0 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Tahu = 0,06 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Tahu = 0 mg
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.
Hasil Penelitian Tahu Yang Lain Versi DKBM P3G ’90 :
Banyaknya Tahu yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Tahu yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %
Jumlah Kandungan Energi Tahu = 80 kkal
Jumlah Kandungan Protein Tahu = 10,9 gr
Jumlah Kandungan Lemak Tahu = 4,7 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Tahu = 0,8 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Tahu = 223 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Tahu = 183 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Tahu = 2,4 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Tahu = 0 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Tahu = 0,01 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Tahu = 0 mg
Manfaat kandungan gizi tahu
Mengurangi resiko penyakit jantung Salah satu penyebab penyakit jantung adalah tingginya kadar kolesterol. Secara umum, meningkatnya kadar kolesterol disebabkan karena asupan makanan yang banyak mengandung lemak dan kolesterol jahat seperti daging. Tahu bisa menjadi salah satu alternatif panganan untuk memerangi kolesterol jahat. Karena mengandung asam lemak tak jenuh dan rendah kolesterol, tahu sangat berkhasiat untuk menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Asupan rutin protein nabati yang terkandung dalam tahu dapat membantu menurunkan kolesterol jahat tanpa menurunkan kandungan kolesterol baik yang bermanfaat bagi tubuh. Oleh karena itu, tahu merupakan panganan yang sangat aman bagi kesehatan jantung kita.

Pos-pos Terbaru

You might be interested in …

Untuk menjadi pengikut Din-i-Ilahi, kandidat dengan serban di tangannya

Umum

Pokok-pokok ajaran Din-i-Ilahi Pokok ajaran Din-i-Ilahi versi Abul Fazl : a. Untuk menjadi pengikut Din-i-Ilahi, kandidat dengan serban di tangannya harus meletakkan kepalanya di kaki Sultan Akbar dan melepaskan dari dari segala benttuk keangkuhan, keegoisan dan kejahatan. Kemudian Sultan Akbar mengembangkan tangan kandidat, menegakkannya dan meletakkan serban tersebut di kepalanya. b. Ketika berjumpa dengan temannya, […]

Read More
Pengertian Hak Ulayat

Pengertian Hak Ulayat

Pendidikan, Umum

Pengertian Hak Ulayat/ Hak Purba Hak Ulayat/ Hak Purba Hak Purba memiliki beberapa istilah, diantaranya hak persekutuan dan hak purba itu sendiri, hal ini diungkapkan oleh Djojodigoeno, hak pertuanan diungkapkan oleh Supomo, dan dalam UUPA disebut hak ulayat. Dalam masa lalu, dimasa sebelum kemerdekaan dan masa-masa kerajaan di Nusantara ini, hak persekutuan/hak purba merupakan hak […]

Read More

Kerajinan Kain Perca di Indonesia

Umum

Kerajinan Kain Perca di Indonesia Kerajinan kain perca sebenarnya sudah cukup lama dikenal di Indonesia dan juga termasuk ke dalam kerajinan seni tradisional. Awalnya kerajinan perca di Indonesia kurang diminati. Karena pembuatannya yang berbahan dasar limbah perca, kerajinan ini menjadi dipandang sebelah mata. Namun, seiring dengan semakin meningkatnya daya kreatifitas dan kualitas bahan yang digunakan oleh para […]

Read More