Kalkulasi Biaya Produk Tradisional

Kalkulasi Biaya Produk Tradisional

Kalkulasi biaya produk tradisional hanya membebankan biaya produksi pada produk. Pembebanan biaya utama keproduk tidak memiliki kesulitan, karena dapat menggunakan penelusuran langsung atau penelusuran penggerak yang sangat akurat. Tetapi sebaliknya, biaya overhead memiliki masalah dalam pembebanan biaya ke produk, karena hubungan antara masukan dan keluaran tidak dapat diobservasi secara fisik.

Dalam sistem biaya tradisional, untuk membebankan biaya ke produk

digunakan penggerak aktifitas tingkat unit (unit level drivers), karena ini merupakan faktor yang menyebabkan perubahan biaya sebagai akibat perubahan unit yang diproduksi. Contoh penggerak tingkat unit yang secara umum digunakan untuk membebankan overhead meliputi :

  1. Unit yang diproduksi
  2. Jam tenaga kerja langsung
  3. Tenaga kerja langsung (rupiah)
  4. Jam mesin
  5. Bahan langsung

Setelah mengidentifikasi penggerak (driver) tingkat unit, lalu memprediksi

tingkat keluaran aktifitas yang diukur oleh penggerak tersebut, yaitu apakah

berdasarkan aktifitas aktual yang diharapkan (expected activity level) dan aktifitas

normal (normal activity level). Expected activity level adalah output aktivitas yang diharapkan dicapai oleh perusahaan pada tahun yang akan datang, sedangkan

normal activity level adalah output aktivitas rata-rata yang merupakan pengalaman perusahaan dalam jangka panjang. Aktivitas normal mempunyai keunggulan berupa penggunaan tingkat aktifitas yang sama dari tahun ketahun, sehingga pembebanan overhead ke produk tidak begitu berfluktuasi.

  1. Keterbatasan Sistem Akuntansi Biaya

Tarif pabrik menyeluruh dan tarif departemental telah digunakan beberapa

dekade dan terus digunakan secara sukses. Namun pada beberapa situasi tarif

tersebut menimbulkan distorsi yang dapat membuat stress perusahaan yang

berproduksi dalam lingkungan produksi canggih (advanced manufacturing

environment). Gejala-gejala dari sistem biaya yang ketinggalan jaman diantaranya

sebagai berikut :

 

 

You might be interested in …

Animo Siswa Masuk Fekon Unpatti Terbanyak Nomor 2

Animo Siswa Masuk Fekon Unpatti Terbanyak Nomor 2

Pendidikan

Animo Siswa Masuk Fekon Unpatti Terbanyak Nomor 2 Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) telah dilaksanakan oleh Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon pada Selasa (31/5) kemarin yang diikuti oleh 3.182 siswa/siswa lulusan SMA sederajat di Provinsi Maluku. Dari jumlah ini maka yang berminat memilih masuk Fakultas Ekonomi adalah terbanyak nomor 2 setelah Fakultas Keguruan dan […]

Read More
Definisi Kedwibahasaan

Definisi Kedwibahasaan

Pendidikan

Definisi Kedwibahasaan   Kedwibahasaan sebagai akibat adanya kontak bahasa berubah-ubah dan merupakan istilah yang bersifat relatif atau nisbi. Berikut ini beberapa definisi kedwibahasaan. 1. Weinreich Kedwibahasaan adalah kebiasaan menggunakan dua bahasa atau lebih secara bergantian 2. Bloomfield Merumuskan kedwibahasaan sebagai penguasaan yang sama baiknya atas dua bahasa atau native like control of two languages. Penguasaan […]

Read More
DERMATITIS PADA KUDA

DERMATITIS PADA KUDA

Pendidikan

DERMATITIS PADA KUDA Etiologi Equine dermatitis adalah semua kondisi inflamasi dari kulit yangmempengaruhi kesehatan secara keseluruhan dari kulit kuda. Kulit kuda itu sendiri menjadi merah dan bersisik atau dalam kasus yang ekstrim dapat di temukan cairan. Equine dermatitis dapat disebabkan oleh bakteri, virus,atau alergi / sensitif terhadap zat tertentu termasuk racun serangga(gigitan).   Gejala Klinis Seekor kuda dengan dermatitis berat biasanya akan menggaruk, menggosok, mengunyah atau menggigit di wilayah yang terkena. Ini adalah upaya kuda untuk meringankan gatal. Tanda-tanda lain seperti gatal-gatal (urtcaria), papula, scale dan kerak juga indikasi dermatitis. Jenis utama dermatitis pada kuda yaitu […]

Read More