Jenis-jenis hasil kebijakan

Jenis-jenis hasil kebijakan

Jenis-jenis hasil kebijakan

Jenis-jenis hasil kebijakan

            Dalam memantau hasil kebijakan, harus dibedakan dua jenis hasil kebijakan, yaitu: keluaran (outputs), dan dampak (impacts). Keluaran kebijakan adalah barang, layanan, atau sumberdaya yang diterima oleh kelompok sasaran atau kelompok penerima (beneficiaries). Sebaliknya dampak kebijakan merupakan perubahan nyata pada tingkah laku atau sikap yang dihasilkan oleh keluaran kebijakan tersebut.

            Dalam memantau keluaran serta dampak kebijakan harus diingat bahwa kelompok sasaran tidak selalu merupakan kelompok penerima. Kelompok sasaran (target group) merupakan individu, masyarakat atau organisasi yang hendak dipengaruhi oleh suatu kebijkan dan program. Sedangkan penerima (beneficiaries) adalah kelompok yang menerima manfaat atau nilai dari kebijakan tersebut.

2.2.2 Jenis-jenis tindakan kebijakan

            Untuk menghitung secara baik keluaran dan dampak kebijakan, perlu melihat kembali tindakan kebijakan yang dilakukan sebelumnya. Secara umum tindakan kebijakan mempunyai dua tujuan utama, yaitu regulasi dan alokasi. Tindakan regulatif adalah tindakan yang dirancang untuk menjamin kepatuhan terhadap standar atau prosedur tertentu. Sebaliknya tindakan alokatif adalah tindakan yang membutuhkan masukan yang berupa uang, waktu, personil dan alat.

            Tindakan kebijakan dapat pula dipilah lebih lanjut menjadi masukan (input) kebijakan dan proses kebijakan. Masukan kebijakan adalah sumberdaya (waktu, uang, personil, alat, material) yang dipakai untuk menghasilkan keluaran dan dampak. Proses kebijakan adalah tindakan organisasional dan politis yang menentukan transformasi dari masukan kebijakan menjadi keluaran dan dampak kebijakan.

sumber :

Crime City (Action RPG) 7.9.8 Apk for android

You might be interested in …

Ciri-Ciri Kewirausahaan

Ciri-Ciri Kewirausahaan

Pendidikan

Ciri-Ciri Kewirausahaan Motif Berprestasi Tinggi Para ahli mengemukakan bahwa seseorang memiliki minat berwirausaha karena adanya motif tertentu, yaitu motif berprestasi (achievement motive). Menurut Gede Anggan Suhanda (dalam Suryana, 2003 : 32) Motif berprestasi ialah suatu nilai sosial yang menekankan pada hasrat untuk mencapai yang terbaik guna mencapai kepuasan secara pribadi. Faktor dasarnya adalah kebutuhan yang […]

Read More
SMAN 5 Jambi Raih Penghargaan IHRDP

SMAN 5 Jambi Raih Penghargaan IHRDP

Pendidikan

SMAN 5 Jambi Raih Penghargaan IHRDP SMAN 5 Kota Jambi terus menunjukkan eksitensinya dalam mendukung pendidikan di Jambi. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya penghargaan International Human Resources Development Program (IHRDP). Tak hanya sekolah saja, Kepala SMAN 5 Kota Jambi juga meraih penghargaan IHRDP ketegori Principal The Most Popular tahun 2018. Kepala SMAN 5 Kota Jambi, […]

Read More
UU ITE dalam Kasus Pembobolan Bank

UU ITE dalam Kasus Pembobolan Bank

Pendidikan

UU ITE dalam Kasus Pembobolan Bank Beberapa waktu terakhir telah muncul beberapa persoalan yang menyangkut dugaan tindak kriminalitas berupa aksi pembobolan bank. Memang secara kasat mata kasus ini masuk ranah perbankan, namun jika ditelisik lebih jauh, Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) bisa menjerat para pelaku.   Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi […]

Read More