Gulirkan Evaluasi Rutin, Dosen Tak Bersertifikat Terancam Digeser

Gulirkan Evaluasi Rutin, Dosen Tak Bersertifikat Terancam Digeser

Gulirkan Evaluasi Rutin, Dosen Tak Bersertifikat Terancam Digeser

Gulirkan Evaluasi Rutin, Dosen Tak Bersertifikat Terancam Digeser
Gulirkan Evaluasi Rutin, Dosen Tak Bersertifikat Terancam Digeser

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti)

melatin lima pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN) di Jakarta Rabu sore (6/3). Dalam pidato arahannya, Nasir mengatakan akan menggulirkan pengawasan secara periodik kepada pemimpin PTN. Tujuannya supaya pemimpin PTN bisa mencapai target sesuai jenis perguruan tingginya.

Total ada lima pemimpin PTN yang dilantik. Mereka adalah Mahfudz

sebagai rektor Universitas Tadulako, Rektor Universitas Timor Arnoldus Klau Berek, Direktur Politeknik Negeri Banjarmasin Joni Riadi, Direktur Politeknik Negeri Jember Saiful Anwar, dan Direktur Politeknik Negeri Pontianak Muhammad Toasin Asha.

Lebih lanjut Nasir menuturkan evaluasi periodik kepada pimpinan PTN bisa dilakukan setiap triwulan, setiap semester, atau setiap tahun. ’’Untuk mengetahui bagaimana kinerja yang telah dilakukan oleh para pimpinan tersebut,’’ jelasnya. Hasil dari evaluasi tersebut bisa mengetahui apakah pimpinan PTN bekerja sesuai dengan target yang ditetapkan atau tidak.

Dia menjelaskan, target PTN jenis universitas berbeda

dengan politeknik. Nasir menuturkan target universitas berfokus pada peningkatan kinerja dan akreditasi akademik. Sedangkan politeknik tugasnya memberikan target berkaitan dengan sertifikat kompetensi yang dimiliki mahasiswa serta dosennya.

’’Ke depan kami akan buat aturan. Kalau memang dosen (di politeknik, Red) tidak memiliki sertifikat kompetensi, maaf mungkin tidak bisa melanjutkan proses pembelajaran berikutnya,’’ katanya.

Nasir mengatakan, keberadaan sertifikat profesi atau kompetensi di pendidikan vokasi seperti politeknik sangat penting. Sebab sertifikat tersebut menunjukkan keterampilan. Dosen-dosen di politeknik yang tidak bersertifikat untuk sementara bisa dipindahkan ke laboratorium saja. ’’Tidak usah mengajar,’’ tegasnya.

 

Sumber :

https://balad.org/pengertian-dan-metode-pidato/

You might be interested in …

500 KTSP SMA SMK Sumatera Barat Mulai Divalidasi

500 KTSP SMA/SMK Sumatera Barat Mulai Divalidasi

Pendidikan

500 KTSP SMA/SMK Sumatera Barat Mulai Divalidasi Sekitar 500 KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) SMA/SMK di Sumatera Barat mulai divalidasi oleh Tim Validator KTSP Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar. “Lakukan validasi dengan sebaik mungkin, agar tidak merugikan sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Syamsulrizal, Jumat (22/7) di hadapan validator KTSP SMA/SMK se-Sumbar.Validasi perlu dilakukan dengan […]

Read More

Tindakan Guru dalam Menghadapi Permasalahan Kelas

Pendidikan

Tindakan Guru dalam Menghadapi Permasalahan Kelas             Setiap peserta didik pastilah memiliki karakteristik masing-masing, ada peserta didik yang hipperaktif, pendiam, santun, bandel, dan lain sebagainya. Maka dari itu guru dituntut untuk menguasai beberapa pendekatan-pendekatan yang mana dapat diadaptasi jika dihadapkan dengan berbagai tingkah laku peserta didik. Pendekatan yang perlu dikuasi oleh guru yaitu pendekatan pengubahan tingkah […]

Read More
Ratusan CJH Sampang Dibekali Sebelum Terbang ke Tanah Suci

Ratusan CJH Sampang Dibekali Sebelum Terbang ke Tanah Suci

Pendidikan

Ratusan CJH Sampang Dibekali Sebelum Terbang ke Tanah Suci Sebanyak 406 Calon Jamaah Haji (CHJ) asal Kabupaten Sampang, mendapat pembekalan, sebelum diberangkatkan ke tanah suci Mekkah, Rabu (10/7/2019) nanti. Saat membuka acara tersebut, Wakil Bupati Sampang, H Abdulah Hidayat mengatakan, sebelum berangkat seluruh CJH asal Kabupaten Sampang untuk tetap menjaga fisik maupun mental. “Bagi CJH […]

Read More