filsafat politik ibnu khaldun

PENERAPAN POLITIK ISLAM PADA ERA MODERN PERSPEKTIF IBN KHALDUN

Awal perjalanan Ibn Khaldun didunia politik

Nama lengkap Ibn Khaldun adalah Wali al-Din ‘Abd.al-Rahman ibn Muhammad ibn Abi Bakr Muhammad Al-Hasan ibn Khaldun, beliau lahir di Tunisia pada tanggal 1 Ramadhan 723 H (7 Mei 1332 M) dan wafat pada tanggal 19 Maret 1406 M. Ia berasal dari suku Arabia Selatan. Beliau mempunyai nenek moyang yang sejak abad ke-8 telah hijrah ke Spanyol dan telah menyaksikan perkembangan islam di Barat.[2]
Ibn khaldun terjun kedunia politik dimulai sebagai tukang stempel surat dalam pemerintahan Ibnu Tafrakin. Ketika ibnu tafrakin berkonflik dengan Abu Zaid, dan pemerintahannya berhasil ditaklukan. Konflik tersebut bermula pada sebuah intrik dan perebutan kekuasan, lalu Ibnu Khaldun melarikan diri ke Tlemeen membuat persekutuan sekaligus menyusn strategi buat menjatuhkan sultan Abu Inan, dengan kecerdasan Ibn Khaldun tak butuh selang waktu yang lama, kemudian ia diangkat sebagai skretaris sultan Abu Inan, selanjutnya Ibn Khaldun melibatkan dirinya ke dalam sebuah intrik politik, dimana beliau bekerjasama dengan rival Sultan Abu Inan, yakni Amir Abu Abdullah. Dalam intrik tersebut sultan Abu Inan mencium bau penghianatan, dan melahirkan sebuah petaka bagi Ibn Khaldun, lalu Ibn Khaldun dipenjarakan selama dua Tahun oleh sultan Abu Inan setelah persengkokolan politik dan kekuasaan Amir Abu Abdullah ditumpas habis oleh sultan Abu Inan.[3]

v Strategi Ibnu Khaldun terhadap politik Islam pada era klasik
“Dua tahun berlalu Ibn Khaldun mendekam dalam penjara, dan dibebaskan setelah sultan Abu Inan meninggal dunia. Abu Zayyan menggantikan kedudukan sultan Abu Inan, namun Wazir Al-Hasan Ibn Umar melakukan kudeta dan mendudukkan Al-Sa’id ibn Abi Inan sebagai putra mahkota boneka. Wazir Al-Hasan membunuh wazir-wazir lain yang menentangnya.
Melihat kecerdasan Ibn Khaldun dalam dunia politik, Wazir Al-Hasan mengembalikan tugas-tugas kenegaraan semula. Meskipun Ibn Khaldun pernah meminta izin pada Wazir Al-Hasan untuk pulang ke negerinya, wazir tidak mengizinkan dan tetap menugaskan Ibn Khaldun dalam pemerintahannya. Kekuasaan Wazir Al-Hasan juga tidak berlangsung lama, karena ia digulingkan oleh Manshur ibn Sulaiman dari Bani Marin di Maghribi jauh. Uniknya, Ibn Khaldun malah berbalik mengkhianati Wazir Al-Hasan yang telah berjasa kepadanya. Ia ikut serta dalam menggulingkan Wazir Al-Hasan untuk kemudian mengabdi kepada Manshur ibn Sulaiman. Ia menjadi sekretaris pemerintahan ibn Sulaiman.
Namun seperti halnya dengan Wazir Al-Hasan, pengabdian Ibn Khaldun kepada Ibn Sulaiman juga tidak berlangsung lama. Ia mulai main mata dengan Abu Salim ibn Abi Al-Hasan, salah seorang keturunan Abu Inan, yang sedang menyusun strategi bersama Ibn Marzuq untuk merebut kembali kekuasaan dari ibn Sulaiman. Ibn Khaldun tidak segan-segan bekerja sama dalam menggulingkan Ibn Sulaiman. Bahkan Ibn Khaldun sendir yang memberi masukan masukan apa yang harus dilakukan oleh Abu Salim terhadap Ibn Sulaiman. Usaha ini pun berhasil dan Abu Salim mengangkat Ibn Khaldun sebagai sekretaris negara. Ketika Abu Salim menjadi penguasa terjadi lagi pemberontakan di bawah pimpinan Wazir Umar ibn Abdullah. Sultan Abu Salim dipecatnya dan digantikan dengan Sultan Tasyifin. Akhirnya terjadi perselisihan dan sebagai jalan tengah Ibn Khaldun diizinkan keluar Fez, teapi tidak boleh ke Tunisia atau ke Tilmisani, karena dua wilayah ini merupakan pusat pemerintahan dinasti Hafsh Bani Abdul Wad. Akhirnya Ibn Khaldun pergi ke Andalusia.

Pos-pos Terbaru

You might be interested in …

makalah pancasila di era milenial

Umum

Pengaruh pancasila sebagai modal bangsa Setelah Proklamasi Kemerdekaan di tanda tangani Soekarno-Hatta dan kemudian di ucapkan oleh Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945, maka Negara Indonesia ada. Proklamis kemerdekaan itu merupakan norma yang pertama sebagai penjelmaan pertama dari sumber segala sumber hukum yaitu Pancasila yang merupakan jiwa dan pandangan hidup Bangsa Indonesia. Pada anggal 18 […]

Read More

downward counterfactuals

Umum

Pemikiran Konterfaktual Misalnya Anda melaksanakan ujian penting; ketika Anda menerima hasilnya, nilainya adalah C —jauh lebih rendah dari yang Anda harapkan. Apa yang ada di benak Anda mengenai nilai Anda itu? Jika Anda seperti kebanyakan orang, Anda mungkin dengan cepat mulai membayangkan “apa yang akan terjadi seandainya…” yaitu mendapat nilai yang lebih tinggi —selain pemikiran […]

Read More
Jam Dinding 3D Giant Wall Clock Besar

Jam Dinding 3D Giant Wall Clock Besar

Umum

Jam Dinding 3D Giant Wall Clock Besar Jam Dinding 3D Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa manusia pada hakikatnya mencintai keindahan dan menginginkan keindahan disekitarnya. Dan jam dinding 3D yang berukuran besar ini bisa dijadikan sebagai media untuk memperindah ruangan anda. Jam dinding 3D raksasa ini tidak hanya memberikan manfaat fungsionalnya saja sebagai penunjuk waktu, namun […]

Read More