Faktor pembatas pada sungai

Faktor pembatas pada sungai

Sungai merupakan salah satu sumber air tawar yang sangat penting untuk kehidupan manusia. Antara sungai, ekosistem lentik, ekosistem lotik, dan ekosistem lahan basah saling berhubungan. Kualitas dari sungai itu sendiri sangat ditentukan oleh faktor-faktor pembatasnya seperti suhu, pH, alkalinitas, CO2 , DO, kecepatan arus, densitas plankton, dan diversitas plankton.

Kecepatan arus

      Karakter utama sungai ditentukan oleh faktor pembatas yaitu kecepatan arus. Kecepatan arus tersebut dipengaruhi oleh lebar sungai, kedalaman sungai, dan kemiringan sungai. Kecepatan arus dikatakan sebagai faktor pembatas karena mempengaruhi kandungan yang ada di sungai. Seperti kuantitas lumpur yang mengendap, tanah liat, pasir, dan bahan organik yang terkandung dalam sungai. Kandungan tersebut mempengaruhin jumlah komunitas biotik yang ada di sungai (Rein and Wood 1976).

Kadar keasaman (ph)

Derajat keasaman mempunyai pengaruh yang besar terhadap tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewan air,sehingga sering dipergunakan sebagai petunjuk untuk menyatakan baik buruknya keadaan air sebagai lingkungan hidup,walaupun baik buruknya suatu perairan masih tergantung pada factor-faktor lain.ikan akan hanya tahan terhadap pergoncangan ph antara 5 sampai 8.jika keadaan ini terpenuhi ikan ikan dapat hidup dengan normal.walaupun pengoncanggan ph suatu perairan kecil tetapi jika penggocangan itu terjadi dalam waktu yang singkat(mendadak) ikan tidak akan hidup normal,bahkan bisa mati.Perairan yang baik untuk kehidupan organisme misalnya ikan ialah ph 6 samapi 8,7(Elist westfall,1948) berkisar 7-8.

Suhu

Suhu air mempengaruhi terhadap proses pertukaran zat atau metabolisme organism misalnya ikan. Mempengaruhi juga kadar oksigen yang larut dalam air.semakin tinggi suhu suatu perairan semakin cepat pula perairan tersebut mengalami kejenuhan akan oksigen. suhu 20-25ºC.

sum er :

https://www.ayoksinau.com/seva-mobil-bekas/

You might be interested in …

Bidang Seni Rupa Pada Masa Kerajaan Di Indonesia

Bidang Seni Rupa Pada Masa Kerajaan Di Indonesia

Pendidikan

Bidang Seni Rupa Pada Masa Kerajaan Di Indonesia Selain pada arsitektur, pengaruh budaya Hindu-Buddha terlihat pada bidang seni rupa, seperti corak relief, patung atau arca, dan makara pada candi atau keraton. Dalam hal motif yang pada masa prasejarah berupa motif-motif budaya Vietnam purba, maka pada masa Hindu-Buddha berkembang dan makin beragam. Patung Arca (patung) dipahat […]

Read More
Tahapan operasional konkrit

Tahapan operasional konkrit

Pendidikan

Tahapan operasional konkrit Tahapan ini adalah tahapan ketiga dari empat tahapan. Muncul antara usia enam sampai duabelas tahun dan mempunyai ciri berupa penggunaan logika yang memadai. Proses-proses penting selama tahapan ini adalah: Pengurutan—kemampuan untuk mengurutan objek menurut ukuran, bentuk, atau ciri lainnya. Contohnya, bila diberi benda berbeda ukuran, mereka dapat mengurutkannya dari benda yang paling besar ke […]

Read More
Jadikan Resolusimu Kenyataan bukan Khayalan

Jadikan Resolusimu Kenyataan bukan Khayalan

Pendidikan

Jadikan Resolusimu Kenyataan bukan Khayalan Apa Resolusi mu di tahun 2015 ini? Setiap orang pasti punya resolusi untuk setiap tahunnya, meskipun tiap orang akan berbeda namun pada intinya sama, untuk menjadikan dirinya lebih baik di tahun 2015 ini. Sebagian orang menganggap tidak penting tentang Resolusi. “Resolusi? Apaan tuh, kagak penting banget dah” salah satu komentar […]

Read More