DJP Apresiasi Telkomsel Sebagai Penyumbang Pajak Terbesar

DJP Apresiasi Telkomsel Sebagai Penyumbang Pajak Terbesar

DJP Apresiasi Telkomsel Sebagai Penyumbang Pajak Terbesar

DJP Apresiasi Telkomsel Sebagai Penyumbang Pajak Terbesar
DJP Apresiasi Telkomsel Sebagai Penyumbang Pajak Terbesar

Telkomsel mendapatkan apresiasi dari Direktorat Jenderal Pajak

(DJP) atas kontribusi Telkomsel sebagai penyumbang pajak terbesar pada tahun 2019 di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar Empat.

“Tahun lalu Telkomsel berhasil membukukan laba sekitar empat kali lipat lebih tinggi dari pesaing terdekat, sehingga kami menjadi penyumbang pajak terbesar dari sektor telekomunikasi. Pencapaian ini tidak terlepas dari komitmen Telkomsel untuk terus bergerak maju mengakselerasikan negeri melalui pencapaian di berbagai sektor,” ucap Heri Supriadi, Direktur Keuangan Telkomsel.

Menurut laporan DJP, pengecekan laporan pajak Telkomsel hingga akhir tahun lalu

menunjukkan perusahaan telah membayar kewajibannya pada negara hingga Rp 18 triliun sekaligus menjadi pembayar pajak terbesar di KPP Wajib Pajak Besar Empat. KPP Wajib Pajak Besar Empat sendiri meliputi Wajib Pajak BUMN yang melakukan kegiatan usaha di sektor jasa dan Wajib Pajak orang pribadi tertentu.

Kepala KPP Wajib Pajak Besar Empat, Budi Prasetya mengatakan, jumlah pembayaran pajak Telkomsel pada 2019 adalah yang terbesar di KPP Wajib Pajak Besar Empat, dan itu tercatat berkali-kali sejak beberapa tahun terakhir.

“Ke depannya, saya berharap sinergi antara Telkomsel dan DJP dapat semakin kuat,

karena kita memiliki core yang sama yaitu melayani publik,” harapnya.

Selain penghargaan sebagai penyumbang pajak terbesar di sektor telekomunikasi pada tahun 2019 ini, sebelumnya Telkomsel juga mendapatkan penghargaan sebagai “Penyelenggara Telekomunikasi dengan Jaringan Terluas, Quality of Service, dan Wajib Bayar PNBP Telekomunikasi Tertinggi Tahun 2019”.

Pada 2019, pembayaran PNBP ke kas negara yang telah dilakukan oleh Telkomsel mencapai Rp. 6,9 Trilyun (Biaya Hak Penggunaan Frekuensi, Biaya Hak Penyelenggaraan Telekomunikasi dan Kontribusi USO).

 

Baca Juga :

You might be interested in …

Facebook baru saja membatalkan konferensi pengembang F8 karena coronavirus

Facebook baru saja membatalkan konferensi pengembang F8 karena coronavirus

Teknologi

Facebook baru saja membatalkan konferensi pengembang F8 karena coronavirus Facebook hari ini mengumumkan pembatalan konferensi pengembang F8 tahunannya karena kekhawatiran akan pandemi COVID-19 (coronavirus). Konferensi tahunan dijadwalkan berlangsung di San Jose, California pada 5-6 Mei. Facebook mengumumkan pembatalan dalam posting blog Kamis pagi. Direktur kemitraan platform perusahaan, Konstantinos Papamiltiadis, menulis: Ini adalah panggilan yang sulit […]

Read More
Redmi Note 8 Pro Meluncur di India, Harga Mulai Rp3 Juta

Redmi Note 8 Pro Meluncur di India, Harga Mulai Rp3 Juta

Teknologi

Redmi Note 8 Pro Meluncur di India, Harga Mulai Rp3 Juta   Redmi Note 8 Pro yang dijadwalkan meluncur di Indonesia pada Kamis (17/10/2019) besok, telah singgah di India hari ini, Rabu, 16 Oktober 2019. Di sana, smartphone terbaru Xiaomi itu dibanderol dengan harga mulai 14.999 rupee atau setara Rp3 juta (kurs Rp198,56). Melansir GSM […]

Read More
HTC U12+ Satu-satunya Flagship Racikan HTC pada Tahun ini

HTC U12+ Satu-satunya Flagship Racikan HTC pada Tahun ini?

Teknologi

HTC U12+ Satu-satunya Flagship Racikan HTC pada Tahun ini? Tahun lalu, HTC merilis dua smartphone high-end, yakni U11 yang diirilis pada bulan Mei 2017 dan U11+ yang dirilis pada bulan November 2017. Menariknya, hanya U11+ yang kabarnya mendapat sambutan positif dari konsumen dan cukup membantu pundi-pundi keuangan HTC. Melihat hal itu, HTC dilaporkan akan mencoba […]

Read More