Dakwah Berbasis Multikultural

Dakwah Berbasis Multikultural

Dakwah Berbasis Multikultural

Dakwah Berbasis Multikultural
Dakwah Berbasis Multikultural

Beragam budaya, agama, etnis dan golongan

membutuhkan model pengelolaan yang sesuai supaya dakwah tidak melenceng dari cita-cita luhurnya. Substansi dakwah multikulturalisme dikembangkan sebagai respon atas kondisi yang dilatarbelakangi oleh keragaman budaya atau masyarakat multicultural, utama masyarakat yang sudah maju. Dakwah multikulturalime secara konsepsional mempunyai dua pandangan dengan makna yang saling berkatian. Pertama, multikultural sebagai kondisi kemajemukan kebudayaan atau pluralisme budaya dari suatu masyarakat. Kondisi ini diasumsikan dapat membentuk sikap toleransi. Kedua, multikulturalisme merupakan seperangkat kebijakan pemerintah pusat yang dirancang sedemikian rupa agar seluruh masyarakat dapat memberikan perhatian kepada kebudayaan dari semua kelompok etnik atau suku bangsa. Hal ini beralasan, karena bagaimanapun juga, semua kelompok etnik atau suku bangsa telah memberi kontribusi bagi pembentukan dan pembangunan suatu bangsa.

Baca Juga: https://www.pendidik.co.id/mukadimah/

Dalam kaitan dengan kebijakan kedakwahan

multikulturalisme merupakan konsep sosial yang diitrodusir ke dalam kegiatan dakwah. Jadi dakwah berwawasan multikultural, merupakan kebijakan dakwah yang mampu mengayomi setiap kelompok dan mengapresiasi perbedaan kultur di masyarakat. Setiap kebijakan dakwah diharapkan mampu mendorong lahirnya sikap apresiatif, toleransi, prinsip kesetaraan antar budaya, kesetaraan gender, kesetaraan antar pelbagai kelompok etnik, kesetaraan bahasa, agama, dan sebagainya.

Hakikat Dakwah Berbasis Multikulturakisme

Dasar pemikiran dakwah multikultural sejatinya berangkat dari pandangan dakwah kultural, yakni pengakuan doktrinal Islam terhadap keabsahan eksistensi budaya dan kearifan lokal yang tidak bertentangan dengan prinsip tauhid. Namun, dakwah multikultural berangkat lebih jauh dalam hal intensitas atau keluasan cakupan kulturalnya. Dakwah multikultural, memikirkan bagaimana pesan dakwah ini disampaikan dalam situasi masyarakat plural, baik kultur maupun keyakinannya. Pendekatan multikultural, mencoba melihat yang banyak ragam tersebut sebagai sebuah keunikan tersendiri dan tidak seharusnya dipaksa untuk disatukan, tetapi tetap berjalan harmonis dalam keragaman dan perbedaan

You might be interested in …

Pengertian Ibadah Haji

Pengertian Ibadah Haji

Agama

Pengertian Ibadah Haji Pengertian Ibadah Haji Ibadah haji merupakan rukun islam yang kelima, apabila kita telah melaksanakannya maka sempurnalah islam kita, meskipun demikian banyak sekali saudara-saudara kita yang berhaji masih bingung mengenai pelaksanaan ibadah haji, oleh karena itu saya mengajak para pembaca menilik bagaimana rasulullah melaksanakan haji, siapa tau diantara para pembaca dikemudian hari ada […]

Read More
Hukum Nalar Berdasarkan Hakikat Dan Tarekat

Hukum Nalar Berdasarkan Hakikat Dan Tarekat

Agama

Hukum Nalar Berdasarkan Hakikat Dan Tarekat Akal yaitu sumber ilmu, secara hakikat nalar itu yaitu kemuliaan dan dengan kemuliaannya maka insan sanggup mengetahui aneka macam isu teoritis, nalar laksana cahaya yang dipancarkan kedalam hati sehingga insan bisa memehami sesuatu dan nalar pula kemampuan setiap makhluk sanggup tidak sama sesuai dengan insting yang dimiliki. melaluiataubersamaini kemualiaan […]

Read More
Adab dalam berpergian dalam islam

Adab dalam berpergian dalam islam

Agama

Adab dalam berpergian dalam islam Di antara kita tentu pernah melakukan perjalanan (safar) baik itu perjalanan untuk menuntu ilmu, berziarah kepada saudara atau bahkan bertamu, agar perjalanan kita sampai tujuan bernilai ibadah di mata allah, maka kia harus mengetahui adab-adabnya. Untuk itu kita semestinya memperhatikan adab bersafar, sehingga sesuai dengan tuntunan rasulullah , apa saja […]

Read More