Cara Budidaya Bunga Lily

Cara Budidaya Bunga Lily

Cara Budidaya Bunga Lily

Cara Budidaya Bunga Lily

  1. Persiapan Pembudidayaan

    a.Tahap Pemilihan Benih Umbi

Setelah panen, benih umbi yang akan ditanam dipilih dan segera ditanam dengan memilih umbi yang tidak memiliki lapisan luar yang disebut dengan tunik yang melindungi umbi dari kekeringan. Semakin cepat  umbi lily ditanam maka akan semakin cepat pertumbuhannya.

 

  1. Media Tanam

Tanaman lily menyukai sinar matahari, tapi umbinya lebih suka dingin sepanjang musim panas. Gali lubang sedalam 10 – 15 cm, lebih dalam lebih bagus, karena tidak hanya dapat melindungi umbi dari panas tapi juga akan memberikan penyangga yang baik bagi batang lily. Lily bisa ditanam juga digundukan tanah. Tanam lily di tanah, lalu tutup dengan tanah setelah 10 – 15 cm. Cara seperti ini juga akan membantu drainase yang lebih baik. Jarak tanam sekitar 15 cm sehingga sinar matahari tidak terhalang apapun.

 

  1. Pemupukan

Tanah pada dasar lubang ditaburkan pupuk kandang didalamnya, kemudian letakkan umbi lily dan tutup dengan tanah atau kompos. Siram tanaman lily sampai tanah menjadi lembab sehingga membuat pertumbuhan lily akan terpacu.

Saat akar lily mulai tumbuh, tambahkan sedikit pupuk seimbang kedalam tanah. Lily adalah tanaman yang cukup kuat dan tidak memerlukan banyak pupuk. Faktanya, terlalu banyak nitrogen bisa menyebabkan batang menjadi lemah dan pada suhu panas juga akan menyebabkan pembusukan umbi. Untuk hasil yang optimal, pilihlah pupuk yang digunakan untuk tanaman umbi seperti kentang. Beri pupuk saat pertama kali akar mulai tumbuh, lalu sekali lagi sebulan kemudian.

 

 

 

  1. 2Pelaksanaan
  2. Teknik penanaman

Jika suhu udara akan menjadi dingin ataupanas, beri lapisan mulsa diatas tanaman untuk melindungi akarnya. Lily terompet paling rentan terhadap dingin. Pastikan mulsa yang Anda gunakan bebas dari siput. Hewan ini suka memakan lily yang baru tumbuh.

 Setelah bibit yang disemai sudah mulai tumbuh tunas, maka bibit tersebut sudah bisa ditanam. Untuk lahan tanamnya bisa langsung di tanah atau bisa menggunakan pot dan polybag. Untuk media tanam yang digunakan bisa menggunakan campuran dari tanah, pupuk kandang atau pupuk kompos, dan pasir dengan perbandingan campuran 1:1:1.

Pemindahan bibit dari tempat penyemaian ke media tanam harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak umbi tanaman. Sebaiknya proses pemindahan dilakukan pada waktu pagi atau sore hari dimana sinar matahari tidak terlalu terik. Lakukan penyiraman secara rutin pada pagi dan sore hari agar tanaman tidak layu. Penyiraman agar tanah terjaga kelembabannya, ingat jangan terlalu bayak air karena akan menyebabkan umbi tanaman busuk.

  1.  Pemeliharaan Tanaman

Ø  penyiraman

Lily secara umum tidak membutuhkan terlalu banyak air, jadi berikan air hanya jika perlu. Lily asiatic, terompet, dan orienpet dapat mekar pada cuaca yang panas dan kering asalkan cukup air pada masa berbunga. Lily oriental perlu air selama musim panas karena lily jenis ini tidak akan mekar hingga bulan Agustus. Memberikan mulsa sepanjang musim panas akan membantu mendinginkan umbi sehingga mengurangi kebutuhan air.

  1.  Hama dan penyakit

Hama yang sering menyerang jenisnya seperti kumbang, serangga dan lai-lain penyakit yang sering menjadi masalah adalah penyakit layu, mati pucuk. Untuk mengatasinya sering digunakan Fungisida untuk penyakit dan Insektisdida untuk hama pengganggu.

 

 

 

  1. 3Cara Panen dan Peiode Panen

Lily dapat ditanam pada waktu kapanpun sepanjang tahun selama tanahnya tidak padat. Pada tahun pertamanya, lily mungkin akan terlambat mekar, tapi pada tahun selanjutnya lily biasanya akan mekar pada sekitar bulan Juni.

Selama musim berbunga, pangkas tanaman Anda dan biarkan paling tidak 2/3 batang lily tetap utuh agar tanaman Anda bisa tetap tumbuh dengan baik selama tahun-tahun berikutnya. Untuk memangkas tanaman lily, mula-mula semprot daun dengan fungisida mawar yang bisa Anda beli di toko tanaman atau toko perkakas. Potonglah 1/3 batang bersama bunganya dan biarkan sisanya tetap tumbuh di tanah. Dengan begitu, umbi lily akan tetap mendapatkan nutrisi yang diperlukan untuk menghasilkan bunga lagi tahun depan. Untuk drainase air yang optimal, buatlah gundukan bunga dengan tanah pot. Gundukan ini harus berada paling tidak 13 cm diatas permukaan tanah dan juga cukup besar untuk menanam umbi lily sesuai petunjuk. Cara ini akan berhasil dengan baik terutama jika anda menanam lily di daerah yang tidak bisa segera kering setelah diguyur hujan.


Sumber:

https://works.bepress.com/m-lukito/8/

You might be interested in …

pemerograman swasebada pangan

pemerograman swasebada pangan

Pendidikan

pemerograman swasebada pangan Hambatan dalam pemerograman swasebada pangan Swasembada pangan terkendala pada keterbatsan lahan, swasembada pangan berkelanjutan pemerintah telah menetapkan peningkatan produksi. Untuk jagung 10 persen per tahun, kedelai 20 persen, daging sapi 7,93 persen, gula 17,56 persen dan beras 3,2 persen per tahun. Dalam Sidang Regional Dewan Ketahanan Pangan Tahun 2010, dia mengatakan, mencapai […]

Read More
Prajurit dan PNS Puspen TNI Ikuti Penyuluhan Hukum

Prajurit dan PNS Puspen TNI Ikuti Penyuluhan Hukum

Pendidikan

Prajurit dan PNS Puspen TNI Ikuti Penyuluhan Hukum Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Puspen TNI mengikuti penyuluhan hukum terkait dengan bahaya narkoba dan netralitas TNI dalam politik, disampaikan oleh Tim penceramah dari Badan Pembinaan Hukum (Babinkum) TNI, bertempat di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (11/4/2018). Acara ceramah hukum yang […]

Read More
Donasikan CSR untuk Iuran BPJSTK

Donasikan CSR untuk Iuran BPJSTK

Pendidikan

Donasikan CSR untuk Iuran BPJSTK   BANDUNG-Lembaga Pengembangan Dana Bergulir (LPDB) bekerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb) akan memberikan fasilitas permodalan, pembinaan dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada pelaku Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) yang tertuang dalam Nota Kesepahaman yang ditandatangani di Bandung pada Jumat (2/9). Direktur Utama BPJS […]

Read More