Bingungnya Pihak Sekolah Atas Kewajiban Lagu Indonesia Raya 3 Stanza

Bingungnya Pihak Sekolah Atas Kewajiban Lagu Indonesia Raya 3 Stanza

Bingungnya Pihak Sekolah Atas Kewajiban Lagu Indonesia Raya 3 Stanza

Bingungnya Pihak Sekolah Atas Kewajiban Lagu Indonesia Raya 3 Stanza
Bingungnya Pihak Sekolah Atas Kewajiban Lagu Indonesia Raya 3 Stanza

Mulai Juli 2017, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

mewajibkan pelajar untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza. Kebijakan ini untuk untuk mengembalikan Lagu Indonesia Raya secara utuh kepada seluruh warga Indonesia.

Kewajiban tersebut sudah tertuang dalam surat edaran serta Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud). Ternyata belum semua sekolah mengetahuinya dan mengaplikasikannya.

“Kami belum dengar kalau harus tiga stanza. Edarannya juga belum ada, akan tetapi jika ini sudah mulai wajib, kami siap mengajarkan kepada siswa,” kata Kepala Sekolah SDN Kramat Jati 01 Justina Malau kepada JawaPos.com, Sabtu (5/8).

Dia mengakui lagu tersebut sangat panjang dan beragam liriknya.

Sehingga siswa pasti membutuhkan waktu untuk menghapalnya.

“Iya saya tahu itu panjang sekali, kalau memang sudah diharuskan maka kami akan ajarkan di kelas-kelas nanti. Teksnya akan dibagikan kepada siswa untuk sering nyanyi bersama,” jelas Justina.

Namun jika berbicara lagu Indonesia Raya, Justina mengungkapkan seluruh siswa selalu menyanyikannya setiap kali upacara. Tak hanya saat upacara, tetapi saat senam dan acara-acara penting pasti dinyanyikan.

“Kami guru-guru ikut bintek kurikulum 2013 dan itu memang sudah wajib

untuk selalu menyanyikan lagu Indonesia Raya. Namun selama ini baru satu stanza. Kami belum tahu kalau harus tiga stanza,” katanya.

Lagu Indonesia Raya tiga stanza memiliki makna yang bergelora. Pada stanza kedua dan ketiga, liriknya begitu megah menggambarkan upaya hidup mati perjuangan para pahlawan merebut kemerdekaan RI.

 

Baca Juga :

 

 

You might be interested in …

SMP YTM Galakkan Program Bebersih

SMP YTM Galakkan Program Bebersih

Pendidikan

SMP YTM Galakkan Program Bebersih Kepala SMP YTM Bogor, Tetik Pur­wati, mengatakan, saat ini pi­haknya tengah menggalakkan Program Bebersih di lingkungan sekolahnya. Hal ini dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan asri. “Kita lakukan agar pe­serta didik nyaman saat melaks­anakan kegiatan belajar,” ka­tanya. Menurut dia, sekolah itu merupakan rumah kedua bagi siswa. Untuk itu, […]

Read More
PT PNM Perluas Jaringan di Jabar

PT PNM Perluas Jaringan di Jabar

Pendidikan

PT PNM Perluas Jaringan di Jabar BANDUNG- Seiring dengan perkembangan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM), di sejumlah wiayah di Jawa Barat, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), berencana memperluas jaringan. Direktur Bisnis I PT PNM (Persero), M. Lukman Rizal mengatakan, Sukabumi yang masuk ke dalam wilayah operasional cabang Bandung serta […]

Read More
Alokasi Anggaran Diprioritaskan untuk Mutu Pendidikan

Alokasi Anggaran Diprioritaskan untuk Mutu Pendidikan

Pendidikan

Alokasi Anggaran Diprioritaskan untuk Mutu Pendidikan Pemerintah pusat menganggarkan Rp 444 triliun untuk sektor pendidikan pada 2018. Dari jumlah tersebut, lebih dari 60 persen anggaran ditujukan untuk transfer daerah. Ini artinya, pemerintah daerah selaku pemangku kebijakan pendidikan mempunyai kewenangan mengatur dana pendidikan yang diterimanya. Seperti dikutip dari Kompas, Jumat 14 September 2018, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan […]

Read More