Bercak hitam

Bercak hitam

Penyebab: cendawan (jamur) Marsonina rosae (Lib.) Lind. (“Black spot”).

Gejala: daun bercak hitam-pekat yang tepinya bergerigi. Lambat laun bercak-bercak berdiameter ± 1 cm menyatu, sehingga jaringan daun di sekitarnya menjadi kuning. Dapat pula terjadi pada tangkai daun, batang, dasar bunga, kelopak dan tajuk bunga. Daun yang terserang akan mudah berguguran. Pengendalian non kimiawi: memangkas bagian tanaman yang sakit dan menjaga kebersihan kebun (sanitasi). Pengendalian kimiawi: disemprot fungisida yang berbahan aktif Propineb dan Mankozeb pada konsentrasi yang dianjurkan.

  1. Karat daun

Penyebab: cendawan (jamur) Phragmidium mucronatum (Pers. ex Pr.) Schlecht.

Gejala: bintik-bintik warna jingga kemerah-merahan pada sisi bawah daun, pada sisi daun atas terdapat bercak bersudut warna kemerah – merahan. Daun yang terserang berat akan mudah gugur (rontok). Pengendalian non kimiawi: pemotongan/pemangkasan daun sakit kemudian dimusnahkan.

Pengendalian kimiawi: disemprot fungisida yang berbahan aktif Zineb atau Maneb pada konsentrasi yang dianjurkan.

 

  1. Tepung mildew

Penyebab: cendawan Oidium sp.

Gejala: terdapat tepung/lapisan putih pada permukaan daun sebelah bawah dan atas. Daun/bagian tanaman yang terserang akan berubah warna dari hijau menjadi kemerah-merahan, lambat laun kekuningkuningan dan akhirnya daun-daun cepat rontok (gugur).

Pengendalian non kimiawi: memetik daun yang terserang untuk dimusnahkan dan menjaga kebersihan kebun (sanitasi).

Pengendalian kimiawi: disemprot fungisida Belerang, atau mengandung bahan aktif Pirazifos.

  1. Bengkak pangkal batang

Penyebab: bakteri Agrobacterium tumefacien (E.F Sm et Town.) Conn.

Gejala: terjadi pembengkakan pada pangkal batang dekat permukaan tanah, sehingga tanaman menjadi kerdil dan akhirnya mati.

  1. Mosaik (belang-belang)

Penyebab: virus (Virus Mosaik Mawar) (Rose mosaic Virus).

Gejala: daun menguning dan belang-belang, tulang-tulang daunnya seperti jala.

Pengendalian: penanaman bibit yang sehat, pemeliharaan tanaman secara intensif, penyemprotan insektisida untuk pengendalian serangga vektor, dan membongkar (eradikasi) tanaman yang sakit untuk dimusnahkan agar tidak menular kepada tanaman yang lainnya.

baca juga :

You might be interested in …

Ilmu Pengetauan, Teknologi dan Kemiskinan

Ilmu Pengetauan, Teknologi dan Kemiskinan

Pendidikan

Ilmu Pengetauan, Teknologi dan Kemiskinan Pengertian ilmu pengetahuan, teknologi dan nilai Ilmu pengetahuan teknologi itu biasanya sering diakitkan dengan nilai atau moral. Penerapan ilmu teknologi biasanya masih kurang memperhatikan dari nilai moral yang ada. Masalah ini kaitannya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi ini, menyangkut perdepatan sengit sampai-sampai terjadi adanya dua pemikiran yan gmnenyatakan ilmu bebas […]

Read More
Gunakan Kurikulum di Luar Pakem, Madrasah Technonatura Banjir Prestasi

Gunakan Kurikulum di Luar Pakem, Madrasah Technonatura Banjir Prestasi

Pendidikan

Gunakan Kurikulum di Luar Pakem, Madrasah Technonatura Banjir Prestasi Jenis lembaga pendidikannya boleh sama madrasah. Namun prestasi Madrasah Aliyah Technonatura tidak bisa dianggap remeh. Tim robotika dari Madrasah Technonatura baru saja mendapatkan medali perak kontes robot internasional di Amerika Serikat. Principal Madrasah Technonatura Riza Wahono mengatakan para murid di sekolahnya sudah terbiasa dengan proyek-proyek. Baik […]

Read More
KEGIATAN EKONOMI KONSUMEN DAN PRODUSEN

KEGIATAN EKONOMI KONSUMEN DAN PRODUSEN

Pendidikan

KEGIATAN EKONOMI KONSUMEN DAN PRODUSEN Konsumsi Pengertian Konsumsi Konsumsi adalah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan nilai guna suatubarang dan jasa dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sedangkan konsumen adalah orang yang mengkonsumsi barang dan jasa hasil produksi untuk memenuhi kebutuhannya. Ciri-ciri barang konsumsi a.Barang konsumsi untuk mempeorlehnya diperlukan pengorbanan (barang ekonomi) b.Barang konsumsi […]

Read More