Aspek-Aspek yang terkandung dalam Sila-Sila Pancasila 

Aspek-Aspek yang terkandung dalam Sila-Sila Pancasila

Pancasila sebagaimana ideology manipulasi di dunia ini, adalah kerangka berfikir yang senantiasa memerlukan penyempurnaan. Karena tidak ada satupun ideologi yang disusun dengan begitu sempurnanya sehingga cukup lengkap dan bersifat abadi untuk semua zaman, kondisi, dan situasi. Setiap ideology memerlukan hadirnya proses dialektika agar dia dapat mengembangkan dirinya dan tetap adaptif dengan perkembangan yang terjadi. Dalam hal ini, setiap warga Negara Indonesia yang mencintai negar adan bangsa ini berhak ikut dalam dalam proses merevitalisasi ideology pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karenanya, prestasi bangsa kita kanamenentukan posisi pancasila di tengah peraturan ideology dunia saat ini dan dimasa mendatang.
Untuk dapat mencapai hal itu kita harus dapat menempatkan pancasila dalam pengertian sebagai moral, jiwa, dan kepribadian bangsa Indonesia. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia keberadaanya/ lahirnya bersamaan dengan adanya bangsa Indonesia. Artinya, jika bangsa Indonesia mempunyai arti statis dan dinamis. Jiwa ini keluar di wujudkan dalam sikap mental, tingkah laku, dan amal perbuatan bangsa Indonesia yang pada akhirnya mempunyai ciri khas. Sehingga akan muncul dengan sendirinya harpaan optimisme motivasi yang sangat berguna dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.
Selain itu kita juga harus paham apa saja yang ada di dalam pancasila itu sendiri. Salah satunya adalah aspek-aspek dalam sila-sila pancasila. Adapun aspek-aspek tersebut adalah sebagai berikut:
1) Aspek ideoalitas.
Yaitu hakkat nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila pancasila yaitu: ketuhanan, keman usiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan hakikat nilai-nilai pancasila yiatu nilai-nilai dasar yang terkandung di dalam pancasila yang bersifat sistematis, rasional, dan menyeluruh tersebut bersumber pada filsafat pancasila.

2) Aspek Normalitas

Yaitu nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila perlu dijabarkan dalam suatu sistem norma-norma kenegaraan. Dalam pengertian ini pancasila terkandung dalam pembukaan UUD 1945 yang merupakna norma tertib hukum tertinggi dalam negara Indonesia serta merupakan states fundamental norm (pokok kaidah negara yang fundamental).
3) Aspek Realitas
Artinya mampu dijabarkan dalam segala aspek kehidupan nyata. Maka suatu ideologi harus mampumencerminkan realitas yagn hidup dan berkembang dalam masyarakat. Oleh karena itu pancasila selain memiliki nilai-nilai ideal serta normative pancasila harus mampu dijabarkan dalam kehidupan masyarakat secara nyata baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam penyelenggaraan Negara. Dengan demkian pancasila sebagai ideology terbuka tidak bersifat “utopis” yang hanya berisi ide-ide yang bersifat mengawang melainkan suatu ideology yang bersifat realiftif.
4) Aspek fleksibilitas
Yakni pancasila sebagai suatu idiologi tidak bersifat kaku dan tertutup namun bersifat reformatif, dinamis, dan terbuka. Hal in dimaksudkan bahwa idiologi pancasila bersifat aktual, dinamis, antisifasif dan senantiasa mampu menyelesaikan dengna perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi.
sumber :

You might be interested in …

Penerapan kurikulum 2013 berisiko

Penerapan kurikulum 2013 berisiko

Pendidikan

Penerapan kurikulum 2013 berisiko Penerapan kurikulum 2013 dianggap berisiko jika dilakukan tanpa pembekalan pelatihan kompetensi guru dan sosialisasi kurikulum yang memadai. Sebab pada kurikulum baru 2013, dilakukan pendekatan tematik yang terintegrasi. Sehingga peluang salah implementasi di lapangan sangat besar tanpa kemampuan yang cukup dari tenaga pendidik, sekalipun sekolah itu adalah sekolah unggulan yang terakreditasi A. […]

Read More
Faktor Pendorong dan Penghambat Integrasi Nasional

Faktor Pendorong dan Penghambat Integrasi Nasional

Pendidikan

Faktor Pendorong dan Penghambat Integrasi Nasional Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, integrasi nasional mempunyai arti dua macam, yaitu: 1. Secara politisi integrasi nasional adalah proses penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial ke dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk suatu identitas nasional. 2. Secara antropologis integrasi nasional adalah proses penyesuaian di antara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda, […]

Read More
UPH Wisuda 1.962 MahasiswaUPH Wisuda 1.962 Mahasiswa

UPH Wisuda 1.962 Mahasiswa

Pendidikan

UPH Wisuda 1.962 Mahasiswa Universitas Pelita Harapan (UPH) menggelar upacara wisuda dengan melantik 1.962 wisudawan yang berasal dari berbagai program studi dan jenjang pendidikan, Kamis (20/6) dan Jumat (21/6). Mulai dari Sarjana Strata Satu (S1), Sarjana Strata Dua (S2), Sarjana Strata Tiga (S3) hingga wisudawan untuk program Dual Degree kerja sama antara UPH dan University […]

Read More